#30 tag 24jam
Prediksi Harga Kripto: SOL Sasar US$220, XRP Bisa Naik 42 Ribu Persen, Hingga Kabar Terbaru Presale BlockDAG Network
Prediksi harga kripto kali ini mencakup SOL yang bisa menggapai US$220 dan XRP diperkirakan melejit 42 ribu persen! [446] url asal
#altcoin #harga-kripto #prediksi #presale #ripple #ripple-labs #sol #solana #xrp
(BlockChain-Media) 24/08/24 17:49
v/14644048/
Prediksi harga kripto kali ini merangkum analisis dari beberapa pengamat, terkait SOL yang menyasar US$220, XRP bisa terbang 42 ribu persen, hingga kabar terbaru presale BlockDAG Network (BDAG).
Solana Belum Sayonara, Prediksi Harga Kripto: Bisa Melaju ke US$220Kripto Solana (SOL) secara teknikal belum layak mendapatkan ucapan sayonara, karena diproyeksikan bisa melaju ke US$220. Namun ada sejumlah syarat tembusan untuk bisa menuju ke sana.
Ramalan itu datang dari analis kripto popular Ali Martinez di X belum lama ini.
“Solana tampaknya sedang membentuk pola Adam & Eve, yang menunjukkan kemungkinan kenaikan menuju US$164. Jika SOL berhasil menembus level resistensi tersebut, kita bisa melihat lonjakan sebesar 33 persen menuju US$220,” tulisnya dengan gambar pendukung grafik SOL pada time frame 4 jam.

Pola resistensi atau konsolidasi yang berlangsung lama sering kali menciptakan tekanan yang besar di pasar. Ketika harga berhasil menembus level resistensi tersebut, biasanya terjadi lonjakan harga yang cukup signifikan karena investor dan trader bereaksi terhadap sinyal tersebut. Jika XRP berhasil menembus resistensi ini, kita mungkin akan melihat pergeseran besar dalam dinamika pasar, yang dapat mengarah pada pertumbuhan harga yang signifikan.
Faktor-faktor teknikal ini penting untuk diperhatikan karena pola resistensi yang lama menunjukkan adanya ketahanan yang kuat di level harga tersebut. Namun, jika terobosan terjadi, ini bisa menandakan bahwa tekanan jual yang telah menahan harga selama ini mulai mengendur, membuka jalan bagi pergerakan bullish yang lebih luas.
Ripple Menang Besar Lawan SEC, Tapi Tantangan Belum Usai
Kabar Terbaru Presale BlockDAG NetworkDi luar prediksi harga kripto SOL dan XRP, ada sejumlah kabar terbaru dalam presale kripto BlockDAG Network (BDAG) yang sudah mencapai US$67,7 juta. Hal itu tertera di situs resminya.
BlockDAG diklaim sebagai inovasi terdepan dalam dunia blockchain yang terinspirasi oleh Bitcoin, menawarkan teknologi Layer-1 yang sangat canggih.
“Algoritma Proof-of-Work (PoW) yang digunakan dalam BlockDAG menjanjikan kecepatan transaksi yang unggul, keamanan yang tak tertandingi, dan desentralisasi yang tinggi. Fitur-fitur ini membuat BlockDAG sangat cocok untuk berbagai aplikasi, dari penggunaan sehari-hari hingga protokol DeFi kelas enterprise. Keunggulan BlockDAG terletak pada kemampuannya untuk memproses transaksi dengan sangat cepat dan aman, mengatasi batasan kecepatan dan skalabilitas yang sering dihadapi oleh blockchain tradisional. Selain itu, BlockDAG mendukung desentralisasi yang lebih besar, yang dapat mengurangi risiko terpusatnya kontrol jaringan dan meningkatkan integritas sistem,” tertera di laman depan situsnya.
Disebutkan pula, bahwa kemampuan untuk melakukan mining dari berbagai lokasi juga memberikan aksesibilitas yang lebih luas bagi para penambang, menjadikan proses mining kripto lebih sederhana dan inklusif.
Dengan teknologi ini, BlockDAG berpotensi merevolusi cara manusia berinteraksi dengan blockchain, menawarkan solusi yang lebih efisien dan mudah diakses untuk berbagai aplikasi kripto. Ini menjadikannya pilihan menarik bagi pengembang dan investor yang mencari inovasi terbaru dalam ekosistem blockchain. [ps]
Berita Kripto Hari Ini: 3 Alasan Harga XRP Reli di Oktober, Support dan Resistance BTC Terkini, dan Presale BlockDAG Network Tembus US$67,5 Juta
Dalam berita kripto hari ini merangkum alasan harga XRP reli di Oktober, analisis teknikal BTC dan presale BlockDAG mencapai US$67,5 juta. [1,074] url asal
#analisis-teknikal #bitcoin #btc #investor #kripto #prediksi-harga #presale #ripple #ripple-labs #sec #trader #xrp
(BlockChain-Media) 23/08/24 18:43
v/14595316/
Dalam berita kripto hari ini, ada sejumlah informasi yang menarik, mulai dari 3 alasan harga XRP bisa reli di Oktober 2024, hingga analisis teknikal harga BTC untuk support dan resistancelevel-nya. Sementara itu dikabarkan bahwa nilai presale BlockDAG Network sudah menembus US$67,5 juta.
3 Alasan Harga XRP Reli di Oktober 2024Memulai artikel berita kripto hari ini ada sejumlah alasan teknikal, bahwa harga kripto Ripple (XRP) berpotensi reli di Oktober 2024 mendatang. Dinamika ini juga terkait dengan pasca kemenangan parsial Ripple Labs melawan SEC di pengadilan di AS di beberapa waktu lalu, yang masih ada peluang SEC akan melakukan banding.
Salah satu analisis terhadap harga XRP itu adalah dari Redaksi Coingape. Mereka menerangkan, situasi harga XRP saat ini menghadirkan potensi pergerakan yang menarik bagi para investor, terutama dalam jangka pendek.
“Meskipun prospek jangka panjangnya masih dibayangi ketidakpastian akibat potensi banding dari SEC, formasi teknikal yang terjadi saat ini memberikan gambaran yang lebih positif dalam jangka waktu yang lebih dekat,” tulis mereka.
Lanjutnya, secara teknikal ada formasi pola pennant yang sedang berkembang di grafik harga XRP 4 jam menunjukkan adanya potensi breakout yang volatil, baik ke arah atas maupun bawah. Namun, mengingat adanya pergerakan impulsif sebelum formasi ini terbentuk, kemungkinan besar breakout ini akan cenderung mendukung kenaikan harga. Dalam analisis teknikal, pola seperti ini sering kali diartikan sebagai tanda bahwa pasar sedang bersiap untuk pergerakan signifikan, dan dalam hal ini, kemungkinan besar pergerakan tersebut akan menguntungkan para bulls.
Ada dua skenario yang mungkin terjadi berdasarkan formasi teknikal ini. Skenario pertama adalah terjadinya breakout bearish yang justru akan mengarah pada kenaikan harga XRP.
“Dalam konteks ini, penurunan harga dari pennant dapat memicu koreksi sebesar 4,5 persen dan menguji kembali zona ketidakseimbangan harga antara US$0,568 hingga US$0,573 dalam zona permintaan empat jam, yang mencakup kisaran US$0,562 hingga US$0,575. Zona ini memiliki probabilitas tinggi untuk menjadi area pembalikan, di mana para investor dapat memanfaatkan penurunan ini untuk membeli XRP dengan harga lebih murah,” tulisnya.

“Dalam rentang harga ini, terdapat sejumlah besar investor yang membeli Bitcoin, sehingga rentang tersebut berpotensi menjadi zona support atau resistensi yang signifikan,” tulis analis itu di X.
Saat unggahan tersebut dibuat, harga Bitcoin berada sedikit di atas rentang harga pertama, namun kemudian harga turun ke dalam zona tersebut, yang berarti Bitcoin sedang menguji ulang zona tersebut. Bagi para investor, basis biaya mereka adalah level yang sangat penting karena mencerminkan harga rata-rata yang mereka bayarkan untuk membeli aset tersebut. Ketika harga kripto menguji ulang level ini, para investor cenderung bereaksi, yang bisa mempengaruhi pasar secara signifikan. Ketika banyak investor memiliki basis biaya di dalam rentang harga yang sempit, reaksi kolektif mereka bisa memicu pergerakan harga yang besar.
Sekitar 1,7 juta address investor telah membeli 965.239 BTC dalam rentang US$59.160 hingga US$60.973. Setelah penurunan harga, para pemegang Bitcoin dalam rentang ini berada pada titik impas, yang artinya mereka tidak untung maupun rugi.
Biasanya, ketika harga aset menguji ulang basis biaya dari atas, para investor mungkin akan bereaksi dengan membeli lebih banyak, karena mereka berharap harga akan naik kembali dan memberi mereka keuntungan. Reaksi ini bisa memberikan dukungan bagi harga Bitcoin, terutama jika dilakukan dalam skala besar.
Rentang harga US$59.160 hingga US$60.973 dianggap sebagai zona support terbesar bagi Bitcoin saat ini. Namun, apakah para investor benar-benar akan membeli saat harga menyentuh zona ini masih harus ditelusuri lebih lanjut.
Jika Bitcoin mendapatkan support di zona ini dan berhasil bangkit kembali, ia harus menghadapi level resistensi berikutnya. Rentang harga US$64.670 hingga US$66.483, yang merupakan level pembelian banyak, bisa menjadi tantangan signifikan bagi Bitcoin.
Secara umum, ketika harga Bitcoin menguji ulang zona resistensi ini dari bawah, para pemegang yang berada dalam posisi rugi mungkin akan berharap untuk menjual pada titik impas untuk mengembalikan modal mereka. Hal ini bisa menciptakan zona resistensi yang kuat saat Bitcoin mencoba menembus ke atas.
Analisis ini menggarisbawahi pentingnya memahami bagaimana basis biaya mempengaruhi perilaku pasar dan pergerakan harga Bitcoin. Zona-zona dukungan dan resistensi ini bukan hanya angka statistik, tetapi mencerminkan sentimen kolektif ribuan investor yang bisa mempengaruhi tren harga.
Presale BlockDAG Network Tembus US$67,5 JutaMengakhiri artikel berita kripto hari ini, pengembang proyek kripto BlockDAG Network mengabarkan bahwa program presale mereka sudah mencapai angka US$67,5 juta. Hal itu tertera juga di situs resmi mereka.
BlockDAG Network adalah proyek kripto terbaru yang akan meluncurkan blockchain mereka sendiri dengan kripto BDAG. Di whitepaper-nya mereka mengklaim menggunakan kombinasi dua konsensus sekaligus yang mirip dengan Kaspa yakni Proof-of-Work (PoW) dan DAG atau Directed Acyclic Graph. Dalam konteks blockchain dan kripto, DAG sering digunakan sebagai alternatif dari struktur blockchain tradisional seperti PoW. Alih-alih menyusun block transaksi dalam rantai linier seperti pada blockchain, DAG memungkinkan transaksi untuk diproses dan diverifikasi secara bersamaan dalam jaringan yang lebih terdesentralisasi dan efisien. Ini menghasilkan kecepatan dan kapasitas transaksi berlipat dan murahnya biaya transaksi.
Kabar terbaru dari pengembang juga dicatatkan pada beberapa hari yang lalu, dengan peluncuran versi terbaru aplikasi BlockDAG X1 di TestFlight dan berbagai toko aplikasi lainnya.
“Salah satu masalah yang berhasil kami atasi adalah masalah terkait layar loader saat mengirimkan notifikasi. Setelah melakukan investigasi, kami menemukan bahwa masalah ini terkait dengan perangkat yang tidak menerima notifikasi karena ID perangkat mereka tidak diperbarui. Untuk memperbaiki masalah ini, kami melakukan penyesuaian pada API backend sehingga ID perangkat diperbarui, memastikan bahwa semua perangkat sekarang dapat menerima notifikasi sebagaimana mestinya. Dengan pembaruan ini, pengguna yang sebelumnya mengalami masalah dengan notifikasi seharusnya melihat perbaikan setelah masuk ke versi aplikasi yang diperbarui,” tulis mereka.
Pembaruan lain adalah pengenalan fitur fungsi kata sandi, di mana pengguna dapat mereset kata sandi mereka melalui verifikasi OTP, memastikan akses mereka tetap aman jika mereka lupa kredensial mereka.
Mengenai status unggahan aplikasi di toko aplikasi, versi sebelumnya masih dalam peninjauan oleh tim Apple. Pihak pengembang mengatakan telah mengatasi umpan balik mereka dan mengirimkan build baru untuk ditinjau lebih lanjut.
“Kemajuan yang signifikan juga telah dicapai pada BlockDAG Explorer, khususnya dalam pengembangan model UTXO. Tim kami telah berhasil menyelesaikan tantangan dan penelitian, memungkinkan kami untuk melanjutkan pengembangan model UTXO ini. Desain skema basis data yang kuat telah dibuat untuk mengelola alamat ‘From’ secara efisien, di mana setiap transaksi dalam model ini merujuk pada output sebelumnya sebagai input. Ini memerlukan desain yang mendukung pencarian cepat dan penyimpanan yang efisien, memastikan bahwa setiap alamat ‘From’ dapat dilacak dengan cepat ke sumber UTXO-nya, sehingga memungkinkan riwayat transaksi yang akurat,” sebut mereka. [ps]