JAKARTA, investor.id - PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) dijadwalkan mencatatkan (listing) sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (12/11/2024). Newport Marine Services (BOAT) telah mengelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) 1 miliar (28,57%) saham ke publik.
Perseroan mematok harga penawaran umum di Rp 100/saham, sehingga nilai keseluruhan IPO BOAT Rp 100,04 miliar.
Masa penawaran umumnya berlangsung pada 4-8 November 2024. Penjatahan saham pada 8 November, distribusi saham di 11 Novemberm dan pencatatan saham Newport Marine Services di BEI pada 12 November 2024.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek alias underwriter aksi IPO Newport Marine Services (BOAT) adalah BRI Danareksa Sekuritas.
Newport Marine Services (BOAT) bergerak di bidang perkapalan untuk kegiatan lepas pantai dengan fokus pada industri minyak dan gas bumi. Newport Marine Services (BOAT) menyediaan jasa sewa menyewa kapal, baik kapal milik sendiri yang merupakan anchor handling tug and supply vessels dan crew/utility vessel, maupun kapal sewa sesuai kebutuhan pelanggan.
Manajemen Newport Marine dalam prospektus menjelaskan bahwa dalam hal melakukan penetapan harga saham, rasio price earning ratio (PER) tidak digunakan karena dianggap tidak mencerminkan nilai wajar. Hal ini dikarenakan selama 2 bulan awal tahun 2024, kapal perseroan sedang dalam proses persiapan untuk menjalankan kontrak ke luar negeri sehingga tidak beroperasi, sehingga meskipun disetahunkan tetap tidak mencerminkan kinerja operasional normal perseroan selama satu tahun.
Oleh karenanya, lanjut manajemen, EV/EBITDA dan PBV dianggap rasio yang lebih tepat menggambarkan kondisi perseroan. Rasio yang dapat menggambarkan kondisi saham BOAT dibandingkan dengan rasio yang dimiliki oleh saham perusahaan tercatat yang berada pada sektor industri yang sama dengan perseroan antara lain adalah EV/EBITDA dan PBV sebagai berikut:
Manajemen BOAT menambahkan, perseroan memiliki nilai PBV 0,92x, artinya nilai PBV perseroan relatif lebih rendah dengan nilai rata-rata PBV industri sejenis jika dibandingkan dengan perusahaan publik yang telah tercatat. Dengan nilai PBV perseroan yang sebanding dengan cenderung lebih rendah menunjukkan bahwa valuasi saham yang ditawarkan perseroan cukup konservatif.
Pemegang Saham
Pemegang saham Newport Marine Services (BOAT) saat ini adalah Suyaja Soekarno Putra 40% saham, Surya Soekarno Putra 30% saham, dan Dharmawati Djuhana 30% saham.
Dharmawati Djuhana menjabat komisaris utama BOAT dan merupakan ibu dari Sujaya Soekarno Putra serta Surya Soekarno Putra.
Sujaya menduduki posisi direktur utama perseroan. Sedangkan Surya Soekarno adalah direktur perseroan.
Seluruh dana yang diperoleh dari IPO ini setelah dikurangi biaya-biaya yang berhubungan dengan IPO akan digunakan oleh Newport Marine Services (BOAT) sekitar US$ 4,78 juta (ekuivalen Rp 75 miliar) akan digunakan untuk pelunasan sebagian pokok pinjaman perseroan. Sisanya akan digunakan untuk modal kerja perseroan yaitu membiayai menyewa kapal sewa untuk mendukung pendapatan dari kapal sewa.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News