JAKARTA, investor.id - Grup Djarum melalui PT Iforte Solusi Infotek menggelar penawaran tender wajib atas maksimal 133.611.504 (9,89%) saham PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST), emiten menara telekomunikasi. Adapun harga penawaran tender wajib ini adalah Rp 4.067/saham sehingga nilai keseluruhannya maksimal Rp 543,39 miliar.
Saham IBST sendiri kini ada di papan pemantauan khusus sehingga diperdagangkan dengan mekanisme full call auction. Per 22 Agustus harga saham IBST di pasar reguler Rp 5.300. Saham IBST masuk dalam papan pemantauan khusus dengan kriteria 7, yang artinya memiliki likuiditas rendah.
Iforte Solusi Infotek adalah pengendali baru Inti Bangun Sejahtera (IBST). Iforte juga merupakan entitas usaha dari PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).
Pada tanggal 1 Juli 2024, Pengendali baru telah melakukan pengambilalihan atas 1.217.293.423 saham dari penjual yang merupakan 90,11% dari modal ditempatkan dan disetor penuh IBST.
Jadwal Tender Wajib
Saham-saham itu dibeli dari PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) – emiten Grup Sinar Mas – sebanyak 114,76 juta saham IBST; kemudian dari PT Bakti Taruna Sejati sejumlah 1,07 miliar saham IBST; dari PT Inovasi Mas Mobilitas 200 saham IBST; dan dari PT DSST Mas Gemilang – yang juga bagian dari Grup Sinar Mas – sejumlah 23,39 juta saham IBST.
“Pengendali Baru telah melakukan pembayaran atas seluruh jumlah saham yang telah diambilalih sebesar Rp 3,42 triliun,” ungkap direksi Iforte dalam keterbukaan informasi, Jumat (23/8/2024).
“Transaksi jual beli telah dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2024 melalui crossing di pasar negosiasi BEI, dengan penjual,” sambung direksi Iforte.
Sehubungan dengan selesainya transaksi jual beli tersebut, jelas direksi, iForte menjadi pengendali baru dari perusahaan sasaran (IBST), dan karenanya wajib melakukan penawaran tender wajib sesuai POJK No. 9/2018.
Penawaran tender wajib akan berlangsung selama 30 hari sejak pukul o9.00 WIB pada tanggal 24 Agustus 2024 sampai dengan pukul 16.00 WIB pada tanggal 22 September 2024.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News