Solana Labs kembali meluncurkansmartphone berbasis blockchain terbarunya, Seeker, yang diharapkan membawa berbagai peningkatan signifikan dari pendahulunya, Saga.
“Kami telah fokus dalam mode pengembangan selama berbulan-bulan, dan kami sangat bersemangat untuk memperlihatkan apa yang telah kami kerjakan. Memperkenalkan babak baru dari Solana Mobile: Solana Seeker,” sebut Solana Mobile pada pengumuman resminya, Kamis (19/9/2024).

Untuk bersaing di pasar ini, Solana harus menawarkan lebih dari sekadar teknologi blockchain. Konsumen umum tidak akan tertarik hanya karena teknologi tersebut.
Mereka menginginkan ponsel yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka, baik dari sisi performa, kamera, hingga daya tahan baterai seperti yang sudah ditawarkan oleh kedua merek tersebut.
Lalu, jika Solana berencana menyasar konsumen umum, apakah Seeker mampu bersaing?
Akankah Solana Seeker Berhasil?Meski tantangannya besar, Solana Seeker memiliki peluang untuk berhasil, terutama di kalangan pengguna kripto yang tech-savvy.
Namun, di tengah pasar smartphone yang didominasi oleh raksasa seperti Apple dan Samsung, pertanyaan besarnya adalah apakah Seeker dapat bersaing dan menarik pasar yang lebih luas.
Walaupun begitu, ada harapan baru dengan Solana Seeker, terutama karena Seeker yang dibanderol dengan harga US$450, penjualannya sudah berhasil mencapai 140.000 unit.
“Solana Mobile mengungkapkan bahwa ‘Solana Seeker’ telah melampaui 140.000 pemesanan awal,” ujar akun SolanaFloor di media sosial X.
Ini menunjukkan minat yang cukup tinggi dari pengguna kripto dan penggemar teknologi.
Jika Solana mampu memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas dan tidak hanya fokus pada fitur blockchain, Seeker mungkin akan menjadi langkah besar menuju adopsi teknologi blockchain yang lebih luas dalam perangkat mobile. [dp]