REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah berulangkali memperingatkan Israel agar menghentikan serangan ke Gaza. Serangan kepada bangsa Palestina di Gaza merupakan sebuah kejahatan internasional.
Erdoga pun memberi sinyal bahwa Turki bisa saja mengirimkan pasukan ke Palestina untuk mendukung perjuangan di sana. “Kita harus menjadi sangat kuat sehingga Israel tidak dapat melakukan hal-hal ini terhadap Palestina,” katanya, mengacu pada genosida Israel yang sedang berlangsung di Gaza.
“Sama seperti kita memasuki [Nagorno] Karabakh, sama seperti kita memasuki Libya, kita dapat melakukan hal yang sama kepada mereka. Tidak ada yang tidak bisa kita lakukan. Kita hanya harus menjadi kuat,"ujar Erdogan dilansir laman Al-Mayadeen, Ahad (28/7/2024) waktu setempat.
Kekuatan militer Turki memang tidak bisa dianggap enteng. Ankara menjadi pemain Drone militer utama dunia. Drone-drone Turki bahkan disebut menjadi salah satu penentu kemenangan perang Azerbaijan melawan Armenia dalam pertempuran pada 2023 lalu.
Berikut senjata Turki yang bisa buat ketar-ketir Israel dikutip dari berbagai sumber.
1. Bayraktar TB3
Bayraktar TB3 adalah pesawat udara nirawak (UAV) bersenjata yang saat ini sedang dikembangkan oleh perusahaan pertahanan Turki, Baykar Technologies.
UAV ini dapat melakukan misi pengintaian, pengawasan, dan intelijen serta dilengkapi dengan amunisi cerdas yang dipasang di bawah sayapnya, sehingga memungkinkannya melakukan operasi penyerangan secara efektif.
UAV ini dirancang untuk beroperasi di kapal induk dengan landasan pacu pendek seperti kapal serbu amfibi serbaguna TCG Anadolu. Kemampuannya yang disesuaikan seperti sayap yang dapat dilipat juga memungkinkan pelaksanaan operasi militer di luar negeri.
UAV Bayraktar TB3 menyelesaikan penerbangan pertamanya pada Oktober 2023, dan pada Maret 2024, uji terbangnya yang ke-25.
Pada Desember 2023, UAV menyelesaikan uji terbang Jarak jauh, menempuh jarak total 5.700 km selama penerbangan 32 jam. UAV tetap mengudara selama 12 jam selama uji terbang ke-12, mengevaluasi kinerja sistem ketinggian menengahnya.
Sebelumnya Turki juga berhasil mengembangkan Bayraktar TB2 yang merupakan 'adik' dari Bayraktar TB3.
5. Altay Tank
Presiden Industri Pertahanan Turki, Haluk Gorgun, mengumumkan dimulainya produksi massal tank Altay pada 29 Mei 2024. Diproduksi oleh BMC Defence di bawah naungan Presidensi Industri Pertahanan, tank Altay telah mengalami pembaruan penting agar sesuai dengan persyaratan tempur kontemporer.
Banyak subsistem telah dilokalkan, dan teknologi serta inovasi terbaru telah dimasukkan untuk meningkatkan kemampuan tempurnya
Berdasarkan pengalaman operasional terkini Angkatan Bersenjata Turki, tank Altay dilengkapi dengan fitur-fitur tambahan. Teknologi digital semakin terintegrasi ke dalam Altay, memungkinkan deteksi, penargetan, dan penyerangan elemen musuh yang lebih tepat dan cepat.
Menyoroti keahlian Turki dalam kendaraan darat, Gorgun berkata: "Negara kami unggul dalam bidang kendaraan darat, dengan banyak perusahaan yang mengekspor secara internasional. Produk mereka menawarkan keunggulan kompetitif di panggung global."