BEIJING, KOMPAS.com- Pasar Xinfadi di Beijing, China, merupakan pasar induk pertanian terbesar di Asia. Luasnya mencapai 1,12 kilometer persegi dan mempunyai lebih dari 2.000 kios penjaja beragam bahan pangan.
Di antara produk-produk pertanian yang dijual di pasar berusia 36 tahun tersebut, ada satu area yang khusus menjual durian beserta produk-produk turunannya yakni International Durian Hall.
"Konsumsi durian di Beijing memang cukup tinggi, itulah mengapa mereka membangun hall khusus untuk para pedagang durian," kata pemandu kunjungan ke Pasar Xinfadi, Steven Jumat (20/9/2024).
Meski menjadi bagian dari pasar induk, jangan bayangkan pengalaman berbelanja durian di International Durian Hall di Pasar Xinfadi sama seperti pasar-pasar yang ada di Indonesia.
Alih-alih lantai yang becek dan bau yang menyengat, International Durian Hall Pasar Xinfadi justru tak ubahnya seperti sebuah supermarket yang hanya menjual durian.
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Suasana di dalam International Durian Hall, Pasar Xinfadi, Beijing, China, Jumat (20/9/2024). Hall ini khusus menjual berbagai jenis durian dan produk turunannya.Durian yang dijajakan di pasar tersebut umumnya didatangkan dari Malaysia dan Thailand. Sayangnya belum ada durian dari Indonesia yang masuk ke pasar itu.
Walau dijual di pasar induk, durian-durian tersebut juga bisa dibeli per buah bahkan per potong, tidak harus secara grosir.
Harga durian pun bervariasi mulai dari 19,9 yuan atau sekitar Rp 43.000 per 500 gram hingga 31,9 yuan atau sekitar Rp 68.500 per 500 gram.
Pengunjung pun tidak perlu khawatir karena sudah ada beberapa bangku dan meja yang disiapkan untuk langsung menyicipi durian setelah bertransaksi.
Sementara itu, para pedagang juga menyediakan kemasan yang apik bagi pembeli yang ingin membawa pulang durian.
Pasar induk terbesar se-China
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan Tampak depan International Durian Hall di Pasar Xinfadi, Beijing, China, Jumat (20/9/2024). International Durian Hall menjadi tempat perdagangan berbagai jenis durian dan produk-produk turunannya.Satu hal yang patut diperhatikan, mayoritas masyarakat China belum mahir berbahasa Inggris sehingga interaksi dengan para pedagang akan menjadi tantangan tersendiri.
Di samping International Durian Hall, menjelajahi Pasar Induk Xinfadi juga bisa menjadi pengalaman baru karena suasananya yang berbeda dibandingkan pasar-pasar di Indonesia.
Misalnya, area dagang pasar tersebut mayoritas berada di dalam ruangan yang terbagi atas sejumlah hall besar tergantung komoditas yang diperdagangkan. International Durian Hall hanya salah satunya.
Sama seperti International Durian Hall, bangunan-bangunan lainnya juga relatif lebih bersih dan nyaman ketimbang pasar di Indonesia, meskipun berada di area pasar basah yang menjajakan makanan laut dan produk-produk daging.
Setiap harinya ada 13.000 ton sayur, 24.000 ton buah-buahan, 1.500 ekor kambing, 150 ekor sapi, dan 2.0000 ton produk ikan yang diperjualbelikan di pasar tersebut.
Tak ketinggalan, pasar ini juga punya aula khusus yang suasananya seperti pusat perbelanjaan untuk memamerkan produk-produk tani yang sudah dikemas dengan baik untuk menarik minat pembeli.
Tidak heran, perputaran uang di Pasar Xinfadi mencapai 126,7 miliar yuan atau sekitar Rp 272,1 triliun sepanjang tahun 2023 dan menjadi yang terbesar di antara seluruh pasar induk se-China.