IHSG Terkoreksi, Rupiah Lanjut Menguat Pagi Ini

IHSG Terkoreksi, Rupiah Lanjut Menguat Pagi Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada awal perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (8/7/2024). Halaman all

(Kompas.com) 08/07/24 09:30 10056043

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada awal perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (8/7/2024). Hal ini berbeda dengan nilai tukar rupiah yang menguat pada perdagangan pasar spot.

Melansir data RTI, pukul 09.01 WIB, IHSG bergerak pada level 7.250,5. IHSG melemah 2,8 poin atau 0,04 persen dibanding penutupan sebelumnya pada level 7.253,37.

Sebanyak 176 saham melaju di zona hijau dan 115 saham di zona merah. Sedangkan 231 saham lainnya stagnan.

Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 336,4 miliar dengan volume 862,5 juta saham.

Research Division MNC Sekuritas T Herditya Wicaksana mengatakan, saat ini posisi IHSG diperkirakan sudah berada di akhir wave [v] dari wave 1 dari wave (3). Support IHSG pada level 7.099 hingga 6.945, resistance pada level 7.282 hingga 7.356.

"Sehingga penguatannya akan cenderung terbatas untuk menguji 7.265 sampai 7.282. Waspadai akan adanya pembalikan arah IHSG untuk membentuk wave 2 ke rentang area 7.059 sampai 7.144," kata Herditya dalam analisisnya.

Bursa Asia mayoritas dibuka di zona merah, dengan penurunan Hang Seng Hong Kong 1,42 persen (252,47 poin) ke posisi 17.547,13, Strait Times melemah 0,06 persen (1,8 poin) ke level 3.408,92 dan Shanghai Komposit turun 0,54 persen (16 poin) ke posisi 2.993,87. Sementara itu, Nikkei naik 0,05 persen (18,7 poin) ke level 40.931,1.

Rupiah menguat

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot pagi ini menguat. Melansir data Bloomberg, pukul 9.04 WIB rupiah berada pada level Rp 16.271 per dollar AS.

Rupiah menguat 6 poin atau 0,04 persen dibanding penutupan sebelumnya Rp 16.277 per dollar AS.

PIXABAY/IQBAL NURIL ANWAR Ilustrasi rupiah, uang rupiah.
Pengamat pasar uang Ariston Tjendra mengatakan, rupiah masih berpotensi menguat terhadap dollar AS di hari Senin ini karena pelaku pasar melihat peluang pemangkasan suku bunga acuan membesar setelah data tingkat pengangguran AS terus naik di akhir pekan kemarin.

Tapi di sisi lain, sikap pasar ini masih tergantung oleh dinamika data AS yang akan dirilis ke depannya seperti pekan ini yang akan menghadirkan dengar pendapat antara Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell dengan Kongres tentang kebijakan moneter dan data inflasi konsumen AS bulan Juni.

“Pernyataan atau data yang mendukung penurunan inflasi bisa terus menekan dollar AS dan sebaliknya. Peluang penguatan hari ini ke area Rp 16.220 per dollar AS, dengan potensi resisten di kisaran Rp 16.320 per dollar AS,” kata Ariston.



Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

#rupiah-menguat #ihsg-melemah #ihsg #saham #nilai-tukar-rupiah

https://money.kompas.com/read/2024/07/08/093000226/ihsg-terkoreksi-rupiah-lanjut-menguat-pagi-ini