Mabes Polri Klaim Polda Sumut Tangani Kasus Terbakarnya Rumah Wartawan di Karo dengan

Mabes Polri Klaim Polda Sumut Tangani Kasus Terbakarnya Rumah Wartawan di Karo dengan "Scientific Crime Investigation"

Mabes Polri memastikan, Polda Sumut terus mengusut kasus kebakaran rumah yang menewaskan wartawan Tribrata TV, Sempurna Pasaribu. Halaman all

(Kompas.com) 08/07/24 10:00 10058637

JAKARTA, KOMPAS.com - Mabes Polri menyatakan Polda Sumatera Utara (Sumut) menangani kasus terbakarnya rumah wartawan Tribrata TV, Sempurna Pasaribu, di Kabupaten Karo dengan investigasi kejahatan secara ilmiah (scientific crime investigasi).

Diketahui, Sempurna dan tiga orang keluarganya tewas akibat kebakaran yang terjadi di akhir bulan Juni lalu.

"Polda Sumut bekerja selain kolaboratif juga berdasarkan pada scientific crime investigation," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Senin (8/7/2024).

Trunoyudo menegaskan, pihak Polda Sumut juga telah bergerak mengusut kasus itu. Menurut dia, Dewan Pers juga dilibatkan dalam mengusut kasus tersebut.

"Dari Polda Sumut sudah turun untuk melakukan penyelidikan dengan berkoordinasi dengan stakeholder, termasuk dari Dewan Pers juga polda sumut melakukan koordinasi," ucap dia.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di rumah Sempurna Pasaribu di Jalan Nabung Surbakti, Kelurahan Padang Mas, Kabanjahe, Karo pada Kamis (27/6/2024) pukul 02.30 WIB.

Sempurna meninggal bersama istrinya Efprida boru Ginting (48), anaknya Sudiinveseti Pasaribu (12), dan cucunya Louin Arlando Situngkir (3).

Sempat tulis berita judi

Sebelum meninggal, Sempurna diketahui tengah aktif menulis berita mengenai kasus judi di Karo melalui media tempatnya bekerja.

Kepala Biro Tribratatv.com wilayah Karo, Sitta Gurning mengatakan peristiwa tersebut dialami Sempurna yang belakangan gencar memberitakan kasus judi di Karo melalui medianya.

Pihaknya berharap kepolisian segera mengungkap kejadian tersebut agar masyarakat mengetahui penyebab kebakaran yang mengakibatkan satu keluarga ini meninggal.

Putri sulung Sempurna, Eva Meliani Boru Pasaribu (22), mengonfirmasi bahwa ayahnya sempat menulis berita judi yang diduga dibekingi aparat sebelum kebakaran terjadi.

”Seminggu lalu Bapak memang membuat berita soal kasus judi tembak ikan-ikan di Tanah Karo,” ujarnya, diberitakan Kompas.id, Selasa.

Meski begitu, Eva yang juga kehilangan putranya Louin Situngkir tidak bisa menduga-duga penyebab kebakaran. Keluarga hanya menunggu proses penyelidikan polisi.

Sebelum rumah Sempurna terbakar, Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sumatera Utara menyebutkan, wartawan Tribrata TV itu sempat menuliskan keterlibatan aparat berinisial HB dalam pemberitaan yang ditulis terkait judi.

Sempurna memberitakan perjudian yang ada di Jalan Kapten Bom Ginting, Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Setelah berita tayang, ada aparat menghubungi atasan Sempurna untuk meminta berita diturunkan.

Namun, perusahaan menolak permintaan tersebut. Lalu, ada orang diduga aparat menghubungi lagi meminta berita dibuat secara halus.

Adapun berita tersebut berisi peristiwa demo organisasi keagamaan di Karo yang menuntut kapolres dicopot lantaran marak judi, prostitusi, dan narkoba.

Koordinator Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Dewan Pers Erick Tanjung mengungkapkan, Sempurna sempat bertemu anggota TNI yang diduga pemilik lapak judi yang dia beritakan sebelum kebakaran.

“Sebelum kejadian, korban dan rekannya bertemu dengan oknum aparat itu beberapa jam sebelum kejadian ya. Jadi dari Rabu (26/6) malam, kejadiannya kan jam 3 dini hari, Kamis (27/6),” katanya, dikutip dari Kompas TV, Selasa lalu.

#polri #wartawan-tribratatv-tewas-terbakar #wartawan-tribratatv-sempurna-pasaribu-karo #wartawan-tribrata-tewas-terbakar

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/08/10005981/mabes-polri-klaim-polda-sumut-tangani-kasus-terbakarnya-rumah-wartawan-di