PM Termuda Prancis Mundur Setelah Kalah Pemilu
PM termuda Prancis Gabriel Attal mundur dari jabatannya pada Minggu (7/7/2024) malam waktu setempat. - Halaman all
(InvestorID) 08/07/24 11:52 10066980
PARIS, investor.id – Perdana Menteri (PM) termuda Prancis Gabriel Attal mundur dari jabatannya pada Minggu (7/7/2024) malam waktu setempat. Ia mengajukan pengunduran dirinya kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Senin (8/7/2024).
Sebelumnya, koalisi partai pengusungnya yakni Ensemble gagal mencapai kemenangan mayoritas pada putaran kedua pemilu parlemen yang dipercepat.
“Malam ini formasi politik yang saya wakili dalam kampanye ini tidak memiliki mayoritas, saya akan mengajukan pengunduran diri saya kepada presiden besok pagi (Senin),” ungkap Attal, seperti dikutip pada Senin.
Ia lega tidak ada yang ekstrem yang mendapatkan kursi mayoritas untuk menjalankan pemerintahan Prancis, kata Gabriel Attal sebagai pujian para para pemilih Prancis.
Pernyataannya itu mengacu pada jumlah kursi yang diperoleh oleh partai sayap kanan Rassemblement National (RN) dan aliansi sayap kiri Nouveau Front populaire (NFP) yang mencapai mayoritas untuk memerintah negara tersebut.
NFP bisa memperoleh 180 hingga 205 kursi di majelis rendah parlemen, yaitu Majelis Nasional, menurut proyeksi terbaru berdasarkan perkiraan perusahaan survei Ifop.
Aliansi sentris Ensemble, yang didukung oleh Presiden Macron, berada di peringkat kedua dengan kemungkinan perolehan kursi sebanyak 164 hingga 174. Sedangkan RN yang dipimpin Marine Le Pen akan memperoleh 130 hingga 145 kursi.
Majelis Nasional memiliki total 577 kursi dan tidak satu pun dari tiga blok utama tersebut diproyeksikan memperoleh mayoritas absolut dengan 289 kursi.
Pemilu putaran pertama dilaksanakan pada 30 Juni dengan menghasilkan 76 calon terpilih, tanpa perlu ada putaran kedua.
Sementara RN memperoleh 29,26% suara (37 kursi). Angka itu meningkat hingga lebih dari 33 persen jika digabungkan dengan perolehan sekutu-sekutunya. NFP mendapat 28,06% (32 kursi), sementara Ensemble menempati posisi ketiga dengan sedikit di atas 20,04% (dua kursi).
Pada 9 Juni 2024 Macron membubarkan parlemen dan mengumumkan pemilu dini setelah RN meraih lebih dari 31% suara dalam pemilu Parlemen Eropa, mengalahkan blok sentris yang dipimpinnya.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #pm-prancis-mundur #gabriel-attal #politik-prancis #ensemble #emmanuel-macron #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/international/366362/pm-termuda-prancis-mundur-setelah-kalah-pemilu