Banjir Rob di Muara Angke Jakut Bisa Terjadi 4 Kali dalam Sebulan

Banjir Rob di Muara Angke Jakut Bisa Terjadi 4 Kali dalam Sebulan

Bani mengatakan, banjir rob yang masuk ke area pemukiman warga biasanya datang pada malam hari. Namun, pagi hari, banjir surut dengan sendirinya. Halaman all

(Kompas.com) 08/07/24 13:04 10071723

JAKARTA, KOMPAS.com - Bani Sadar, Ketua RW 22 Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, menyebut, banjir rob di kawasan Dermaga Ujung II, Pelabuhan Muara Angke, bisa terjadi sebanyak empat kali dalam satu bulan.

"Kalau pasang air rob itu per satu bulan bisa pasang empat kali," ucap Bani saat dikonfirmasi oleh Kompas.com, Senin (8/7/2024).

Bani mengatakan, banjir rob yang masuk ke area pemukiman warga biasanya datang pada malam hari. Namun, pagi hari, banjir surut dengan sendirinya.

Sementara, di Jalan Dermaga Ujung II tepatnya depan pos RW 22, air dari banjir rob tak bisa benar-benar surut dan terus menggenang. Bahkan, kata Bani, genangan air banjir rob itu tak pernah surut sejak tahun 2022.

"Iya, sering banget (banjir), karena kurang dibenahi derainase tadi menjadi satu kesatuan penghubung ke pompa air, sehingga ini menyebabkan banjir yang sifatnya harian," ucap Bani.

Bani menyebut, berbagai upaya sudah dilakukan warga, pihak kelurahan, maupun Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara untuk mengurangi genangan air.

Salah satunya, melakukan pengerukan lumpur di selokan agar bisa menyerap lebih banyak air dan mengurangi genangan.

Memang, kata Bani, pengerukan itu sempat menyebabkan genangan air banjir rob surut. Namun, beberapa hari setelahnya, genangan kembali muncul.

Bani mengatakan, kontur jalan di depan pos RW 11 Jalan Dermaga Ujung II memang cekung dan lebih rendah dari jalanan sekitar. Hal inilah yang menyebabkan air terus menggenang.

Menurut Bani, pihaknya sudah bersurat ke Dinas Bina Marga Jakarta Utara sebanyak dua kali untuk memperbaiki jalan cekung itu.

Namun, hingga kini belum ada respons dari Dinas Bina Marga. Jalan tersebut pun tak kunjung diperbaiki.

"Artinya, jalan yang cekung ini obatnya enggak ada lagi, selain peninggian sehingga bisa menghasilkan kerataan," ujar Bani.

#banjir-rob-muara-angke #banjir #banjir-awal-juli-2024

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/07/08/13042831/banjir-rob-di-muara-angke-jakut-bisa-terjadi-4-kali-dalam-sebulan