Rezim Bunga Tinggi Segera Tamat, Broker Asing Top Jagokan Enam Saham

Rezim Bunga Tinggi Segera Tamat, Broker Asing Top Jagokan Enam Saham

Broker asing DBS menaikkan rekomendasi pasar saham Indonesia dari netral menjadi positif pada 2024. Enam saham dijagokan... - Halaman all

(InvestorID) 08/07/24 20:15 10108376

JAKARTA, investor.id –  Broker asing DBS menaikkan rekomendasi pasar saham Indonesia dari netral menjadi positif, yang ditopang oleh prediksi penguatan rupiah pada paruh kedua 2024. Ada enam saham jagoan broker ini yang diyakini bakal memberikan return menarik.

Sebelum masuk ke nama-nama saham, DBS meyakini bahwa era bunga tinggi dalam jangka waktu lama (higher for longer)  akan berganti menjadi rezim bunga rendah. Bank investasi ini memprediksi The Federal Reserve (The Fed) menurunkan suku bunga acuan (FFR) sebesar 25 basis poin (bps) setiap kuartal mulai kuartal IV-2024.

Dengan demikian, akhir tahun ini, FFR akan bertengger di level 5,25% dan turun lagi menjadi 4,25% pada akhir 2025. Ini akan membuat rupiah menguat hingga kembali di bawah Rp 16 ribu per dolar AS. Tentunya, ini positif bagi pasar saham, dalam hal ini indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI).

DBS mematok target IHSG akhir 2024 di level 7.750, turun dari sebelumnya 7.990. Ini lantaran ada revisi proyeksi penurunan suku bunga acuan dan pertumbuhan laba bersih serta fenomena derating di semua pasar saham negara berkembang.

Target itu mencerminkan PER 13,8 kali, satu kali standar deviasi di bawah rata-rata 10 tahun. Sejauh ini, konsensus analis di Bloomberg telah menurunkan proyeksi laba bersih emiten di BEI menjadi 11% dari sebelumnya 14%.

Jagokan Enam Saham 

Saat ini, valuasi pasar saham Indonesia sangat menarik, dengan PER 2024 sebesar 12,88 kali. Selain itu, PEG IHSG hanya 1,1 kali, terendah di Asean.

Sejalan dengan proyeksi berakhirnya era bunga tinggi menjadi penurunan bunga, DBS menilai bahwa investor sudah waktunya mengakumulasi saham-saham yang sensitif dengan pergerakan suku bunga. Tidak masalah jika saham-saham seperti itu bergerak volatile dalam jangka pendek.

“Saham-saham seperti ini sudah turun dalam dan diperdagangkan dengan valuasi menarik,” tulis broker asing top itu.

DBS menetapkan enam saham pilihan, yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Astra International Tbk (ASII), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Medialoka Hermina Tbk (HEAL). Rekomendasinya adalah buy dengan target harga masing-masing Rp 8.300, Rp 1.400, Rp 6.000, Rp 4.650, Rp 10.875, dan Rp 1.585

Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #dbs #bmri #jpfa #asii #tlkm #bbca #saham-heal #ihsg #suku-bunga-tinggi #broker-asing #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/366408/rezim-bunga-tinggi-segera-tamat-broker-asing-top-jagokan-enam-saham