Program Gas Murah Diperpanjang, Menteri ESDM Ungkap Alasannya

Program Gas Murah Diperpanjang, Menteri ESDM Ungkap Alasannya

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengungkapkan alasan diperpanjangnya insentif harga gas bumi murah karena industri sedang bertumbuh. Halaman all

(Kompas.com) 09/07/24 07:12 10157680

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memutuskan melanjutkan kebijakan harga gas murah atau harga gas bumi tertentu (HGBT) untuk industri setelah 2024.

Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif alasan diperpanjangnya insentif harga gas bumi 6 dollar AS per mmbtu itu dikarenakan industri sedang bertumbuh.

Selain itu, ketujuh sektor industri yang menikmati kebijakan HBGT bisa memberikan nilai tambah ke negara.

"Terutama (industri) yang bisa memanfaatkan bahan baku yang kita punya, bisa kasih nilai tambah," ujar Arifin saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (8/7/2024).

Adapun 7 sektor industri yang mendapat insentif gas murah yakni pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca, dan sarung tangan karet.

Menurut Arifin, industri turunan dari 7 sektor tersebut yang saat ini sedang tumbuh, juga akan mendapatkan fasilitas HGBT.

"Kan industrinya ada lagi yang tumbuh-tumbuh, tapi masuk di dalam kelompok tujuh itu," kata dia.

Sebelumnya, kebijakan harga gas murah diputuskan dalam rapat bersama di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, Senin (8/7/2024).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, Presiden Joko Widodo memutuskan memperpanjang HGBT 6 dollar AS per mmbtu untuk 7 sektor industri.

"Keputusaannya HGBT itu dilanjutkan pada sektor eksisting sekarang 7 sektor," kata Airlangga.

Sementara itu, pemerintah masih mengkaji usulan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) soal pemberian harga gas murah kepada 24 sektor industri.

"Sedangkan yang lain nanti dikaji. itu akan dikaji satu per satu industrinya. Sekarang masih tujuh," ucapnya.

#menteri-esdm #harga-gas-murah #gas-murah

https://money.kompas.com/read/2024/07/09/071200826/program-gas-murah-diperpanjang-menteri-esdm-ungkap-alasannya