8 Tips Menjaga Mata Tetap Sehat
Anda wajib mengonsumsi buah dan sayuran berwarna oranye dan kuning seperti wortel, melon, dan ubi jalar.
(Bisnis.Com) 09/07/24 15:56 10200559
Bisnis.com, JAKARTA - Mata adalah salah satu organ yang dimiliki oleh manusia yang tidak dapat diganti oleh apapun. Mata memiliki banyak aspek yang terhubung ke tubuh seseorang, sehingga apa yang rutin dilakukannya sehari-hari, bisa berdampak pada organ penglihatannya tersebut.
Dilansir dari laman allabaoutvidion.com dan webmd.com, jika seseorang mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan matanya, dia akan menjaga ketajaman penglihatan, menurunkan risiko penyakit mata, dan melindungi matanya dari berbagai bahaya.
Berikut adalah 8 tips yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mata:
1. Konsumsi makanan yang memiliki manfaat untuk mata
Mengonsumsi makanan sehat adalah salah satu langkah terbaik yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mata. Mulailah dengan memilih makanan yang dapat meningkatkan kesehatan mata seperti buah dan sayuran, kacang-kacangan, lemak sehat, dan biji-bijian utuh ataupun sereal.
Konsumsilah buah dan sayuran berwarna oranye dan kuning seperti wortel, melon, dan ubi jalar. Sayuran tersebut mengandung vitamin A, yang membantu melindungi kornea dan berperan sebagai kunci untuk penglihatan yang baik.
- Konsumsilah kacang-kacangan yang memiliki manfaat seperti kacang polong hitam dan garbanzo yang mengandung berbagai nutrisi, termasuk vitamin B, kalsium, folat, zat besi, kalium, dan seng.
- Konsumsi juga lemak sehat seperti minyak kanola, kacang kenari, dan ikan dengan asam lemak esensial omega-3 yang dapat membantu mencegah masalah mata umum seperti katarak dan mata kering.
- Untuk biji-bijian, pilihlah roti dan sereal yang terbuat dari 100% gandum utuh, bukan roti putih dan biji-bijian olahan.
2. Jauhi merokok
Merokok memperbesar kemungkinan terkenanya katarak, yaitu ketika lensa mata mengalami gangguan yang menyebabkan seseorang mengalami pandangan atau penglihatan yang tidak baik. Terlebih lagi, katarak tidak dapat disembuhkan selain menggunakan operasi sebagai jalan keluar.
Berusahalah untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Dan jika Anda melakukannya lagi, tetaplah berusaha untuk terus berhenti. Semakin sering Anda mencoba berhenti, semakin besar pula kemungkinan Anda berhasil.
3. Lindungi mata dari sinar matahari
Melindungi mata dari sinar UV matahari dapat membantu melindungi penglihatan dan mencegah kanker kulit berkembang di sekitar mata. Kerusakan akibat sinar matahari dapat menyebabkan berbagai kondisi buruk pada mata, termasuk katarak dan fotokeratitis.
Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan kacamata hitam. Kacamata hitam berkualitas tinggi dapat melindungi mata dari sinar matahari. Pilihlah kacamata yang dapat memblokir 99% hingga 100% sinar UVA dan UVB. Lensa wraparound dan lensa terpolarisasi dapat menjadi pilihan ketika memilih kacamata hitam.
4. Berikan mata istirahat yang cukup
Di era digital, tentu sulit untuk menerima fakta bahwa seseorang pasti menghabiskan sebagian waktunya di depan layar, baik layar komputer, layar smartphone, bahkan layar televisi. Hal ini dapat menyebabkan ketegangan mata yang pada akhirnya dapat menyebabkan penglihatan kabur, mata kering, mata lelah, mata merah, dan bahkan kedutan mata.
Untuk mencegah ketegangan mata akibat penggunaan perangkat digital, bersikaplah proaktif dengan mengistirahatkan mata secara berkala dari layar.
Hal yang dapat dilakukan diantaranya adalah berkedip lebih sering, alihkan pandangan dari layar setiap 20 menit dan tatap objek yang berjarak minimal 20 kaki selama 20 detik (20-20-20 rules), beristirahat selama 10 menit pada setiap jam, atau habiskan waktu di luar ruangan untuk memanjakan mata.
5. Hentikan kebiasaan buruk secara keseluruhan
Serupa dengan merokok, menghentikan kebiasaan buruk lainnya seperti mengkonsumsi nikotin juga dapat membantu mengurangi kemungkinan kerusakan mata. Hentikan juga kebiasaan lain yang dapat membahayakan kesehatan mata seperti bekerja di sekitar dahan pohon dan puing-puing yang beterbangan tanpa mengenakan kacamata pengaman.
Lebih dari 125.000 penduduk AS mengalami cedera mata di rumah setiap tahunnya, sehingga mengenakan pelindung mata adalah salah satu cara terampuh untuk menjaga mata tetap terlindungi.
6. Olahraga
Olahraga dengan porsi yang sesuai adalah hal penting bagi seseorang untuk menjaga kesehatannya secara keseluruhan, tidak terkecuali mata. Olahraga dapat membantu mencegah atau mengendalikan berbagai kondisi yang dapat menyebabkan masalah mata, seperti diabetes dan kolesterol tinggi.
Penelitian telah menemukan bahwa olahraga teratur dapat membantu menunda atau mencegah degenerasi makula terkait usia (AMD). Tak hanya itu, penelitian ini menunjukkan bahwa berolahraga juga dapat membantu mencegah timbulnya glaukoma dan retinopati diabetik.
Untuk mulai berolahraga, seseorang tidak perlu mendaftar kegiatan maraton terlebih dahulu. Memulainya dengan olahraga ringan seperti jalan kaki, jogging, atau bersepeda selama 30 menit sehari dan lima hari seminggu adalah keputusan tepat yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan.
7. Menjaga kebersihan mata
Mencegah masuknya kotoran atau virus ke mata juga dapat membantu mencegah infeksi pada mata. Hal ini terjadi setiap tahun di AS, dimana maraknya infeksi mata mengharuskan seseorang untuk terus pergi ke dokter atau rumah sakit terdekat. Oleh karena itu, mencegah masuknya virus dengan melakukan hal tertentu perlu dilakukan demi mencegah terjadinya infeksi atau kerusakan pada mata.
Hal pertama yang dapat dilakukan adalah dengan tidak menyentuh wajah atau menggosok mata, tindakan ini dapat membahayakan mata mengingat banyaknya hal yang kita sentuh memiliki banyak kuman yang tidak dapat dilihat.
Selain itu, mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik atau lebih secara teratur juga dapat meningkatkan higienitas agar jauh dari kuman. Dan jika memakai lensa kontak, lakukanlah perawatan lensa kontak , pembersihan, dan disinfeksi yang tepat.
8. Periksa mata secara teratur
Pastikan juga untuk menjalani pemeriksaan mata komprehensif secara teratur. Orang dewasa berusia 18 hingga 64 tahun harus menjalani pemeriksaan mata setidaknya dua tahun sekali, dan orang dewasa yang lebih tua (usia 65 tahun ke atas) harus menjalani pemeriksaan mata setiap tahun.
Terlebih lagi, orang dewasa dengan risiko lebih tinggi terkena penyakit mata – misalnya, mereka yang menderita diabetes, tekanan darah tinggi, atau memiliki riwayat glaukoma dalam keluarga – mungkin memerlukan pemeriksaan lebih sering.
Pemeriksaan mata juga dapat mengungkap banyak hal tentang kesehatan seseorang secara keseluruhan, yang dapat mendeteksi kemungkinan lainnya seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, bahkan kondisi tidak baik lainnya.
#buaha #makanan #makanan-untuk-kesehatan-mata #mata-sehat #tips-mata-sehat #cara-menjaga-kesehatan-mata #n-a
https://lifestyle.bisnis.com/read/20240709/106/1780769/8-tips-menjaga-mata-tetap-sehat