Laba Emiten Bank Digital Ini Tumbuh Double Digit, Kinerja Kredit Agresif
Emiten bank digital itu adalah Krom Bank (BBSI). Anak usaha Kredivo Group ini berhasil meningkatkan kapasitas binsisnya dua kali lipat. - Halaman all
(InvestorID) 09/07/24 16:41 10206215
JAKARTA, investor.id – Emiten bank digital, PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) alias Krom Bank mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 52,97 miliar atau tumbuh 11,97% year on year (yoy) sampai Mei 2024. Perolehan laba ini didorong penyaluran kredit yang cukup agresif dari perseroan.
Mengacu laporan keuangan Krom Bank, kredit yang disalurkan tumbuh dua kali lipat atau 109,88% menjadi Rp 2,49 triliun. Tren ini juga yang mendorong pendapatan bunga BBSI melesat hampir sama tinggi yakni 196,80% menjadi Rp 350,76 miliar.
Perusahaan juga mulai mengimbangi penyaluran kredit menggunakan dana masyarakat, dimana dana pihak ketiga tumbuh signifikan sampai dengan 713,41% menjadi Rp 1,20 triliun pada Mei 2024. Seperti bank digital lainnya, mayoritas DPK Krom Bank datang dari instrumen deposito, kendati instrumen tabungan juga mencatat pergerakan yang cukup baik.
Alhasil dari komposisi penghimpunan dana tersebut, pos beban bunga BBSI yang merupakan anak usaha Kredivo Group ini ikut naik sama tinggi dengan DPK yaitu 718,56% menjadi Rp 21,20 miliar.
Sehingga pendapatan bunga bersih bergerak positif di jalur pertumbuhan sebesar 185,10% menjadi Rp 329,55 miliar. Mendukung perolehan laba bersih tahun berjalan perusahaan yang ditutup pada Mei 2024 sebesar Rp 52,97 miliar atau naik 11,97% (yoy).
Presiden Direktur Krom Bank, Anton Hermawan mengatakan, bank digital perlu merancang layanan yang memiliki nilai tambah selain penyediaan bunga deposito yang tinggi, sehingga mampu bersaing di industri. Meskipun pertumbuhan industri bank digital masih berada pada tahap awal, namun pihaknya melihat bahwa bank digital perlu memiliki unique value proposition untuk lebih menarik target market dan unggul di pasar.
“Oleh karena itu, Krom Bank tidak hanya menawarkan suku bunga deposito yang tinggi, tetapi juga fokus menghadirkan fleksibilitas fitur dan layanan. Hal ini akan membuat nasabah lebih nyaman bertransaksi dan mengelola keuangan di bank digital serta lebih loyal terhadap layanan kami,” ujar Anton.
Strategi Krom Bank
Menurut Anton, bank digital punya tantangan krusial mengenai fleksibilitas dalam rangka melayani segmen nasabah yang berasal dari generasi muda. Hal ini karena fleksibilitas dipercaya mampu menjawab kebutuhan generasi muda yang mengutamakan kemudahan dan kecepatan.
Selain itu, generasi muda juga cenderung memilih layanan keuangan yang dapat dipersonalisasi sesuai kebutuhan mereka. Menjawab tantangan itu, Krom Bank menghadirkan berbagai fleksibilitas bagi nasabah seperti keleluasaan dalam memilih tenor deposito harian dengan bunga progresif; kemudahan mengatur keuangan dengan 20 tabungan dan 20 deposito; hingga memilih nomor rekening sendiri.
Sementara itu, seiring semakin populernya bank digital dengan penawaran bunga yang tinggi, keamanan dana dan data menjadi faktor penting untuk membangun dan mempertahankan kepercayaan nasabah, terutama di generasi muda yang kini semakin kritis dalam hal keamanan bertransaksi digital. Dalam hal ini, keamanan dana nasabah di bank digital dapat tercermin dari laporan keuangan perusahaan.
Bank digital bersandi BBSI ini memilih fokus pada dua strategi untuk menjaga keamanan dana nasabah, yaitu komitmen perusahaan untuk selalu membukukan laba; dan menjaga likuiditas perusahaan dengan menyeimbangkan jumlah modal, DPK hingga penyaluran kredit.
Lebih lanjut, sebagai bank yang telah berizin dan diawasi oleh OJK, Krom Bank juga berkomitmen untuk terus memprioritaskan keamanan data nasabah, melalui penerapan standar ISO 27001; risk management plan dan disaster recovery yang diuji dan di-review secara berkala; enkripsi tingkat tinggi berbagai data nasabah; dan penerapan PIN, password, dan OTP yang memperkuat setiap transaksi.
Anton yakin, industri bank digital memiliki potensi pertumbuhan yang besar ke depannya, meskipun menghadapi berbagai tantangan. Krom Bank pun optimistis bahwa kedepannya industri bank digital ini akan semakin berkembang, terlebih saat ini jumlah bank digital di Indonesia terus bertambah.
“Kami percaya bahwa dengan makin banyaknya jumlah bank digital, masyarakat dapat lebih terbantu dalam mengelola keuangan dan meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Kami juga berkomitmen untuk senantiasa memprioritaskan keamanan data dan dana nasabah, guna menciptakan iklim industri yang kondusif,” demikian jelas Anton.
Editor: Prisma Ardianto (redaksi@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #bank-digital #krom-bank #bbsi #laba-bank-digital #laba-krom-bank #kredit-krom-bank #berita-ekonomi-terkini