Meski Berat, Pemkot Bogor Siap Ambil Alih Pengelolaan Biskita dari Kemenhub
Sebelumnya Penjabat Wali Kota Bogor Hery Antasari mengatakan subsidi Biskita sulit ditanggung APBD. Halaman all
(Kompas.com) 09/07/24 16:49 10206466
BOGOR, KOMPAS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mau tak mau menyanggupi pengalihan pengelolaan Biskita Transpakuan Bogor dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Meskipun, sebelumnya Penjabat Wali Kota Bogor Hery Antasari mengatakan subsidi Biskita sulit ditanggung APBD.
“Kita bersiap saja, intinya dalam perencanaan 2025 bersiap untuk men-take over subsidinya,” ucap Hery saat diwawancarai Kompas.com, Selasa (9/7/2024).
Hery menyampaikan nilai anggaran untuk pengelolaan Biskita sudah dihitung. Namun masih perlu dilakukan perhitungan ulang mengingat banyak faktor yang masih perlu dipertimbangkan.
“Kalau nilai sudah dihitung, tetapi ini masih kita hitung ulang kembali karena banyak faktor yang masih berjalan tetapi secara pagu awalnya sudah dihitung. Tetapi nanti angkanya ya, karena saya tidak mau mendahului prosesnya dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD),” ujarnya.
Sebelumnya Hery mengatakan, untuk mengelola 49 armada Biskita, Pemkot Bogor harus mengeluarkan APBD sebesar Rp 50 miliar.
Hery merasa biaya pengelolaan Biskita yang mencapai Rp 50 miliar menjadi beban berat bagi APBD Kota Bogor.
“Kalau total untuk yang eksisting yang sedang berjalan saja kan Rp 50 miliar lebih. Berarti harus kita handle Rp 50 miliar oleh APBD kita, berat ya,” ucap Hery
Adapun rencana pengalihan pengelolan Biskita dari Kemenhub ke Pemkot Bogor bakal dimulai di 2025.
Keputusan ini mengikuti permintaan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang ingin pelaksanaan BTS Biskita tidak lagi dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan melalui APBD.
#biskita-trans-pakuan-bogor #tarif-biskita-trans-pakuan-bogor