Kaesang Diunggulkan di Pilkada Jateng dan Pernah Nyatakan Lebih \'Happy\' di Politik, Siap Tinggalkan Bisnis?

Kaesang Diunggulkan di Pilkada Jateng dan Pernah Nyatakan Lebih 'Happy' di Politik, Siap Tinggalkan Bisnis?

Kaesang pernah mengungkapkan bahwa dirinya lebih happy berkarir di politik dibandingkan selama berada di dunia bisnis.

(Bisnis Tempo) 10/07/24 09:00 10285080

TEMPO.CO, Jakarta - Elektabilitas Kaesang Pangarep menempati posisi tertinggi dalam Pilgub Jateng berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia. Anak bungsu Presiden Jokowi ini, memperoleh elektabilitas 17,7 persen, disusul Kapolda Jateng Ahmad Luthfi dan mantan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen yang masing-masing memperoleh 15,6 dan 12,8 persen.

Meski unggul dalam survei di Jateng, Kaesang tampaknya masih mengincar posisi Gubernur Jakarta, yang juga akan dipilih dalam Pilkada November mendatang. "Mengenai saya tadi, Jakarta atau Jawa Tengah, sabar," kata Kaesang dalam konferensi pers saat kunjungan ke Kantor DPP PKS, Senin petang, 8 Juli 2024, seperti dikutip Antara.

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini sedang menjadi sorotan terkait ambisinya maju Pilgub, yang didukung Keputusan Mahkamah Agung dengan mengizinkan peserta Pilgub berumur 30 tahun saat dilantik sebagai gubernur.

Kasang yang lahir 25 Desember 2024, genap berumur 30 tahun jika ia menang Pilgub dan dilantik pada Januari 2025.

Popularitas Kaesang sebagai anak bungsu Presiden Jokowi tidak didukung jumlah kursi PSI di DPRD baik di Jawa Tengah atau Jakarta. Pada periode 2019-2024, PSI di Jateng tidak memperoleh kursi sedangkan di Jakarta 8 kursi.

Untuk maju Pilkada, calon minimal mengantongi dukungan 20 persen dari jumlah kursi di DPRD. Itu sebabnya, Kaesang aktif melobi partai-partai besar seperti dilakukannya dengan mendatangi PKS dan Golkar.

Presiden Joko Widodo sendiri mengatakan akan mendoakan putra bungsunya Kaesang Pangarep, yang disebut-sebut berpotensi maju dalam Pilkada 2024.

"Tugasnya orang tua itu hanya mendoakan," kata Jokowi singkat usai melepas bantuan kemanusiaan Indonesia untuk Papua Nugini dan Afganistan di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, 8 Juli 2024.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sudah pernah menekankan tidak ikut campur dengan langkah politik Kaesang Pangarep yang merupakan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.

Saat kunjungan kerja ke Karawang beberapa hari lalu, Jokowi membantah isu yang menyebut dirinya menawarkan nama Kaesang ke sejumlah partai politik untuk diusung dalam Pilkada.

"Saya tidak pernah menyodorkan (nama) kepada siapapun. Kepada partai juga tidak pernah, (coba) tanyakan ke partai-partai," ujar Jokowi, Rabu (3/7) lalu.

Dia menegaskan bahwa pilkada merupakan urusan partai-partai politik, sehingga soal siapa saja yang dicalonkan dalam pilkada November mendatang juga adalah hak para partai politik.

"Saya bukan ketua partai, saya bukan pemilik partai, jadi jangan ditanyakan kepada saya," kata Jokowi menegaskan.

Kaesang Happy di Politik

Kaesang yang terpilih sebagai Ketua UMUM PSI pada September 2023, sebelumnya dikenal sebagai aktivis media sosial sebelum terjun di dunia bisnis dengan membuat sejumlah start up. Ia pertama kali membuka usaha kaus oblong dengan merek Kecebong yang tampaknya sebagai tanggapan atas olok-olok lawan politik Jokowi kepada pendukungnya sebagai Cebong.

Setelah itu, ia menarik perhatian dengan mendirikan perusahaan waralaba jajanan Sang Pisang.

Tentang kiprahnya di dunia politik, Kaesang pernah mengungkapkan bahwa dirinya lebih happy berkarir di politik dibandingkan selama berada di dunia bisnis.

"Saya harus ngomong selama saya berkarir di bisnis, saya jauh lebihhappydi politik, saya nggak tahu kenapa," kata Kaesang saat bertemu para pemengaruh (influencer), UMKM, tim kampanye daerah dan media di Bandar Lampung, 19 Januari 2024, seperti dikutip Antara.

Pernyataan tersebut disampaikan Kaesang untuk menjawab pertanyaan dari salah satu peserta pertemuan tentang kesan selama menjadi Ketua Umum PSI.

Meski demikian, Kaesang mengaku belum tahu mengapa lebih menyukai bidang politik. Ia lantas menceritakan kesannya saat awal-awal menjadi Ketua Umum PSI.

Ia membandingkan pekerjaan satu pekan menjadi ketua umum parpol sama dengan pekerjaan 2,5 tahun di bisnis.


"(Tahun) 2021 adaproject(proyek) dan baru bisa selesai tuh 2,5 tahun, tepat satu bulan sebelum jadi Ketum PSI dan sebagai Ketum PSI, seminggu tuh sama kayaprojectsaya 2,5 tahunlah. Di politik tuh seminggu terasa banget beratnya," ujarnya.

Kaesang menambahkan sebagai pimpinan partai politik, dirinya harus memimpin calon anggota legislatif hingga pengurus partai.

"Walaupun sebenarnya kalau di perusahaan saya punya banyak uang, tapi di politik, saya isi uang ya," kata dia.

ANTARA | DANIEL A FAJRIE

#kaesang #psi #pilkada #jokowi

https://bisnis.tempo.co/read/1889569/kaesang-diunggulkan-di-pilkada-jateng-dan-pernah-nyatakan-lebih-happy-di-politik-siap-tinggalkan-bisnis