Ada Potensi Harga Bitcoin ke Level US$ 60 Ribu, Ini Faktor Pendorongnya

Ada Potensi Harga Bitcoin ke Level US$ 60 Ribu, Ini Faktor Pendorongnya

harga Bitcoin mulai pulih dan berpotensi ke level US$ 60 ribu, yang didorong oleh beberapa faktor. Apa saja? - Halaman all

(InvestorID) 10/07/24 11:08 10293905

JAKARTA, investor.id - Bitcoin (BTC) bergerak volatile akhir-akhir ini. Bahkan, harga Bitcoin telah mengalami penurunan sekitar 16% dari level tertingginya di US$ 73 ribu. Meski demikian, harga Bitcoin mulai pulih dan berpotensi ke level US$ 60 ribu, yang didorong oleh beberapa faktor. Apa saja?

Trader Tokocrypto Fyqieh Fachrur menekankan bahwa fluktuasi terbaru Bitcoin telah menurunkan harga di bawah moving average 50 hari dan 200 hari, yang menimbulkan keraguan terhadap kelanjutan tren naik ini. Meski demikian, harga BTC perlahan mulai pulih. “Salah satu faktor yang bisa mendorong harga Bitcoin kembali ke level US$ 60 ribu adalah perkembangan signifikan terkait ETF Ethereum dan dampaknya terhadap BTC,” ungkapnya, Rabu (10/7/2024).

Menurut laporan terbaru, lanjut Fyqieh, ada enam perusahaan manajemen aset sedang bersaing untuk mendapatkan izin perdagangan ETF Ethereum dan telah menyerahkan formulir S-1 yang diperbarui, menunjukkan persetujuan SEC mungkin akan segera terjadi. Bitcoin saat ini berada dalam kondisi oversold, dengan dua katalis potensial yang bisa mendongkrak harga, yaitu data CPI AS dan kemungkinan persetujuan SEC terhadap ETF Ethereum pada 18 Juli mendatang.

“Peristiwa ini dapat memicu short-covering dan reli singkat, memberikan kelegaan sementara dari tren penurunan saat ini dan memberikan indikasi arah masa depan Bitcoin," jelas Fyqieh.

Fyqieh juga menjelaskan skenario untuk kemungkinan pemulihan pasar. Ia mencatat bahwa indikator oversold menunjukkan potensi pembalikan jangka pendek, dengan dua dari tiga indikator pembalikan sekarang bullish. Meskipun Bitcoin menghadapi tantangan baru-baru ini, Indeks Kekuatan Relatif (RSI) berada di angka 38%, menunjukkan kondisi yang siap untuk kenaikan singkat.

Target Harga Bitcoin

Namun, lanjut Fyqieh, kehati-hatian diperlukan. Jika Bitcoin gagal menembus kisaran US$ 60 ribu 62 ribu, tekanan penurunan lebih lanjut bisa terjadi. Selama harga Bitcoin mampu bertahan di atas US$ 53.500, dapat mengantisipasi kembalinya BTC di atas US$58.500. Resistensi berikutnya yang perlu dipertimbangkan adalah zona US$ 60 ribu hingga US$ 61 ribu.

“Jika pergerakan bullish berlanjut, target berikutnya adalah US$ 63.800, yang akan menunjukkan peningkatan sekitar 12%,” papar Fyqieh.

Melihat kembali siklus kenaikan harga sebelumnya, pola serupa diamati pada tahun 2016 dan 2020. Meskipun sulit untuk menentukan kapan periode penyesuaian akan berakhir, data menunjukkan bahwa hal itu tidak akan lama lagi. Tren saat ini menunjukkan kemungkinan akan menyaksikan dimulainya reli kenaikan harga baru pada Kuartal III-2024.

Lebih lanjut Fyqieh mengatakan, potensi kenaikan suku bunga dapat mendorong Bitcoin mendekati US$ 60 ribu, meskipun mempertahankan level ini mungkin terbukti sulit. “Pasar saat ini memperkirakan dua pemangkasan suku bunga pada September dan Desember tahun ini menyusul data ketenagakerjaan yang mengecewakan dan tingkat pengangguran AS yang lebih tinggi dari yang diharapkan, sebesar 4,1%,” tutup Fyqieh.

Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #bitcoin #harga-bitcoin #btc #tokocrypto #penopang-bitcoin #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/366584/ada-potensi-harga-bitcoin-ke-level-us-60-ribu-ini-faktor-pendorongnya