#30 tag 24jam
Harga Bitcoin Sentuh Rekor Baru, Tokocrypto: Waspada Profit Taking
Harga Bitcoin mencetak rekor tertinggi baru di US$76.494, Tokocrypto mengatakan, trader patut mewaspadai kemungkinan aksi profit-taking. [711] url asal
#bitcoin #btc #crypto #harga-bitcoin #konsolidasi #koreksi #profit-taking #tokocrypto
(BlockChain-Media) 07/11/24 22:41
v/17726155/
Terkait harga Bitcoin yang sebelumnya mencetak rekor tertinggi baru di US$76.494, Tokocrypto mengatakan kepada Blockchainmedia.id, bahwa trader patut mewaspadai kemungkinan adanya aksi profit-taking dalam beberapa hari mendatang.
Para trader disarankan untuk waspada terhadap kemungkinan aksi profit taking dalam beberapa hari mendatang, meskipun harga Bitcoin telah mencetak rekor harga tertinggi baru di level US$76.494 pada Kamis (7/11/2024). Kenaikan harga ini didorong oleh sentimen positif terkait hasil sementara pemilu Amerika Serikat yang menunjukkan kemenangan Donald Trump sebagai presiden. Optimisme politik ini tidak hanya mempengaruhi pasar saham, tetapi juga pasar kripto, di mana investor besar tampak menambah alokasi dana mereka ke Bitcoin.
Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan bahwa pemilu di Amerika Serikat selalu menjadi momen krusial bagi pasar global, dan kali ini dampaknya sangat terasa di pasar kripto.

Sejak hasil sementara yang menguntungkan Trump mulai terlihat, sentimen investor terhadap aset berisiko seperti Bitcoin meningkat tajam. Hal ini tercermin dari arus masuk institusional yang melonjak dalam perdagangan ETF Bitcoin di AS, mencapai US$6 miliar dalam satu hari terakhir saat pemilu dilaksanakan, yang diyakini sebagian besar dipengaruhi oleh optimisme terhadap kemenangan Trump.
“Ekspektasi pasar terhadap hasil pemilu secara langsung mendorong minat beli terhadap Bitcoin. Para investor tampaknya melihat kemenangan Trump sebagai kondisi yang menguntungkan bagi pertumbuhan nilai pasar kripto dan Bitcoin dalam waktu dekat,” jelas Fyqieh dalam keterangan tertulisnya.
Perhatikan Level Ini!Fyqieh menambahkan, meskipun telah mencapai level tertinggi baru, ada kemungkinan sebagian investor akan mulai merealisasikan keuntungan, yang bisa menyebabkan penyesuaian harga Bitcoin dalam beberapa hari mendatang.
Jika hal ini terjadi, harga Bitcoin mungkin akan stabil di sekitar support level US$74.876 atau US$73.346, atau bahkan kembali naik pada saat pengumuman kebijakan suku bunga The Fed yang diperkirakan turun pada bulan November ini.
Blockchainmedia.id melansir dari TradingEconomics, The Fed diperkirakan akan menurunkan kisaran target suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,5 persen-4,75 persen pada FOMC November 2024, setelah pemangkasan 50 basis poin yang cukup besar pada September.

“Setelah lonjakan harga lebih dari 9 persen dalam satu hari terakhir, Bitcoin kini berada di dekat sejumlah level penting, dengan US$74.876 dan US$73.346 sebagai titik support terdekat. Jika terjadi profit-taking, maka ada kemungkinan harga akan berkonsolidasi di kisaran ini sebelum melanjutkan pergerakan,” lanjutnya.
Meskipun ada potensi koreksi, momentum bullish yang kuat dapat mendorong Bitcoin ke level lebih tinggi, apalagi jika didukung oleh kondisi makroekonomi yang mendukung.
“Jika kenaikan berlanjut, Bitcoin bisa mencetak rekor baru mencapai level harga US$80.000 atau sekitar Rp1,268 miliar, yang semakin memperkuat kepercayaan investor terhadap aset kripto ini sebagai penyimpan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global,” sebutnya.
Siklus Harga Bitcoin Setelah Pemilu ASFyqieh mengungkapkan bahwa setiap empat tahun sekali, ketika warga AS memilih pemimpin baru, pasar kripto menunjukkan pola menarik. Harga Bitcoin pada hari pemilu sering menjadi pijakan awal bagi pergerakan harga di masa depan.
“Pada pemilu AS 2020 misalnya, harga Bitcoin berada di sekitar US$13.569 dan melonjak ke rekor tertinggi US$69.000 dalam waktu satu tahun. Bahkan di tahun-tahun berikutnya, level harga ini tetap menjadi acuan kuat, bertahan sebagai batas bawah yang sulit ditembus selama masa penurunan. Tren ini mencerminkan optimisme investor yang berharap hasil pemilu dapat membuka peluang baru bagi Bitcoin dan aset kripto lainnya,” ujar Fyqieh.
Masa depan Bitcoin sangat dipengaruhi oleh agenda politik global negara-negara utama, termasuk AS. Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS bisa menjadi dorongan besar bagi pasar kripto. Berdasarkan survei, lebih dari 60 persen masyarakat AS optimis bahwa kemenangan Trump akan memicu tren kenaikan harga kripto, terutama karena pendekatan deregulasi yang bisa menarik lebih banyak investor ke pasar.
Trump telah menunjukkan dukungan yang jelas terhadap aset digital, bahkan mendapat julukan sebagai “kandidat kripto.” Salah satu janjinya yang paling menarik perhatian adalah mengganti Ketua U.S. Securities and Exchange Commission (SEC),Gary Gensler, yang selama ini dianggap terlalu ketat dalam mengatur sektor kripto. Pergantian ini diharapkan akan menciptakan kebijakan yang lebih terbuka dan mengurangi tekanan regulasi, memberikan ruang bagi inovasi dan adopsi yang lebih luas.
“Agar janji Trump dapat berdampak positif terhadap harga Bitcoin dalam jangka panjang, janji tersebut harus didukung oleh langkah-langkah yang substansial dan konsisten. Jika tidak, janji tersebut hanya akan menyebabkan fluktuasi harga kembali terjadi di pasar kripto, terutama Bitcoin,” pungkas Fyqieh. [ps]
Tokocrypto Ikut Perangi Judi Online
Tokocrypto turut serta memerangi judi online yang saat ini sedang marak di Indonesia, dalam kaitan penggunaan kripto dalam tindak pidana itu. [531] url asal
#aset-kripto #bappebti #crypto #ilegal #judi #judi-online #tokocrypto
(BlockChain-Media) 07/11/24 20:41
v/17695088/
Tokocrypto turut serta memerangi judi online yang saat ini sedang marak di Indonesia, dalam kaitan penggunaan kripto dalam tindak pidana itu.
Di tengah pesatnya adopsi aset kripto di Indonesia, muncul tantangan baru, terutama terkait dengan penggunaan kripto dalam transaksi ilegal seperti judi online alias judol. Berdasarkan laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), selama kuartal pertama hingga kuartal ketiga tahun 2024, tercatat transaksi judionline senilai Rp280 triliun yang melibatkan aset kripto dan Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA).
Menurut laporan The 2024 Global Crypto Adoption dari perusahaan analitik blockchain Chainalysis, Indonesia mengalami lonjakan adopsi kripto yang signifikan, naik dari peringkat ke-7 menjadi peringkat ke-3 dunia.
Volume transaksi kripto di Indonesia tumbuh pesat sepanjang Januari hingga September 2024, mencapai Rp426,69 triliun, atau naik sebesar 351,97 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini mencerminkan minat yang kuat terhadap kripto di Indonesia, namun juga menunjukkan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas ilegal.
Soroti Penyalahgunaan Aset KriptoCMO Tokocrypto, Wan Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Kamis (7/11/2024) menilai pergeseran pola transaksi ini semakin menarik perhatian, mengingat semakin meluasnya penggunaan aset kripto oleh pelaku kejahatan.
“Pertumbuhan adopsi kripto di Indonesia, meskipun memberikan dampak positif pada ekonomi digital, juga menghadirkan peluang bagi aktor kriminal untuk memanfaatkan aset digital dalam kegiatan ilegal, termasuk perjudian online. Situasi ini menjadi tantangan utama bagi regulator dan pelaku industri dalam menjaga kepercayaan publik terhadap ekosistem kripto yang aman,” jelasnya.
Sebagai langkah konkret untuk memerangi penyalahgunaan kripto dalam judi online, Tokocrypto mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di sektor kripto.
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), yang menjadi regulator utama sektor ini, telah memperkuat kolaborasi dengan Kejaksaan Agung dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menutup celah yang dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.
Peran Tokocrypto dalam Mendukung Pengawasan KriptoSebagai platform kripto yang teregulasi resmi di Indonesia, Tokocrypto berkomitmen mendukung langkah-langkah pemerintah dalam menciptakan ekosistem kripto yang aman dan bertanggung jawab. Iqbal menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mengatasi masalah ini.
“Kami di Tokocrypto mendukung penuh upaya pemerintah dalam menciptakan ekosistem kripto yang aman dan bertanggung jawab. Adopsi kripto di Indonesia sangat positif, namun harus diimbangi dengan pengawasan yang tepat agar aset digital tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan dari celah yang ada,” ujarnya.
Ia menambahkan, Tokocrypto berkomitmen untuk bekerja sama dengan regulator guna memperkuat keamanan transaksi kripto di Indonesia. Dengan penerapan langkah-langkah preventif yang lebih optimal, seperti Travel Rules, Know Your Transaction (KYT), dan Know Your Customer (KYC), diharapkan industri kripto Indonesia dapat terus berkembang secara positif tanpa mengorbankan keamanan masyarakat.
“Dengan pertumbuhan yang begitu pesat, Indonesia berada di titik krusial dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan aman. Kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan, baik dari pemerintah, regulator, maupun pelaku industri, untuk menghadirkan adopsi kripto yang bertanggung jawab. Hal ini penting agar Indonesia tidak hanya menjadi salah satu pasar kripto terbesar di dunia, tetapi juga menjadi contoh negara yang berhasil mengelola risiko kripto secara efektif,” ungkap Iqbal.
Tantangan dalam memerangi transaksi ilegal seperti judi online melalui aset kripto menegaskan pentingnya peran regulator dalam memastikan pengawasan menyeluruh di setiap transaksi aset digital.
“Dengan regulasi dan pengawasan yang tepat, Indonesia dapat memanfaatkan potensi besar kripto untuk mendukung ekonomi digital,” tambahnya. [ps]
Mengapa Tokocrypto Jadi Salah Satu Bursa Kripto Utama di Indonesia?
Bursa kripto Tokocrypto hadir dengan ekosistem inovatif dan layanan lengkap. Apa yang membuatnya pilihan utama bagi pengguna Indonesia? [747] url asal
#bursa-kripto #bursa-tokocrypto #tokocrypto
(BlockChain-Media) 07/11/24 10:00
v/17654192/
Tokocrypto telah menjelma menjadi salah satu platform bursa perdagangan kripto terdepan di Indonesia, mencatatkan berbagai prestasi dan inovasi dalam dunia aset digital.
Didirikan pada 2017, Tokocrypto kini berada di bawah naungan Binance, bursa kripto global terbesar, yang secara resmi mengakuisisiplatform ini pada Desember 2022 dan telah dikonfirmasi langsung oleh Changpeng Zhao (CZ).
Hubungan antara Tokocrypto dan Binance tidak hanya memperkuat posisinya di tanah air, namun juga menghadirkan layanan yang lebih aman, inovatif dan sesuai regulasi bagi para penggunanya.
Kolaborasi Kuat Bursa Tokocrypto dengan BinanceSebagai pemilik Tokocrypto, Binance memiliki peran penting dalam perkembangan platform bursa kripto ini. Sebelum akuisisi penuh, Tokocrypto telah menjalin kerja sama strategis dengan Binance, termasuk dalam peluncuran stablecoin BIDR.

BIDR, yang dipatok 1:1 dengan Rupiah Indonesia, membantu pengguna Indonesia untuk melakukan transaksi kripto dengan lebih mudah dan efisien, terutama dalam konversi mata uang lokal ke dalam bentuk digital.
Melalui kolaborasi ini, Tokocrypto memungkinkan penggunanya untuk menghubungkan akun mereka dengan Binance, sehingga transfer aset dapat dilakukan secara instan dan tanpa biaya antar kedua platform.
Namun, BIDR saat ini telah dihapus dari platform Tokocrypto. Proses penghapusan ini dilakukan secara bertahap, dimulai dengan penghentian perdagangan pair BIDR/IDR pada 7 Mei 2024 dan USDT/BIDR pada 17 Mei 2024.
Saat itu, pengguna juga diberikan waktu hingga 20 Agustus 2024 untuk mengonversi aset BIDR mereka menjadi aset lain yang tersedia di Tokocrypto atau menukarnya menjadi Rupiah (IDR).
Bagi pengguna yang tidak melakukan konversi hingga batas waktu tersebut, Tokocrypto secara otomatis mengonversi sisa saldo BIDR mereka ke IDR pada 20 Agustus 2024 pukul 15:00 WIB, dengan pajak PPh sebesar 0,1 persen sesuai peraturan yang berlaku.
Keputusan untuk menghapus BIDR diambil setelah evaluasi komprehensif, dengan tujuan agar Tokocrypto dapat lebih fokus pada pengembangan dan penyediaan produk yang lebih relevan dengan kebutuhan pengguna yang terus berkembang.
Inovasi dalam Ekosistem TokoVerseTokocrypto tidak hanya sekadar platform bursa perdagangan kripto, tetapi juga menciptakan ekosistem TokoVerse untuk memperluas manfaat blockchain dan kripto di Indonesia.
TokoVerse terdiri dari berbagai layanan seperti TokoToken (TKO), T-Hub, TokoMall, TokoCare dan TokoLabs.
TokoToken, misalnya, merupakan token kripto lokal pertama di Indonesia dengan model hybrid CeDeFi, yang menggabungkan kelebihan keuangan terpusat dan terdesentralisasi.
Sementara itu, T-Hub berfungsi sebagai pusat komunitas yang menyatukan penggemar kripto untuk berdiskusi dan bertukar informasi.
Tokocrypto juga memiliki marketplace NFT, TokoMall, yang menjadi wadah bagi para seniman dan kreator lokal untuk menjual karya mereka dalam bentuk token yang unik.
Selain itu, ada pula TokoCare, program CSR berbasis blockchain yang memberikan dampak sosial positif, dan TokoLabs yang menjadi inkubator bagi startup kripto lokal dan internasional.
Komitmen terhadap Regulasi dan KeamananSebagai perusahaan perdagangan kripto yang pertama kali terdaftar di Bappebti pada 2019, Tokocrypto selalu memastikan bahwa operasionalnya mematuhi regulasi yang berlaku di Indonesia.
Hal ini juga terlihat dari komitmennya dalam menjaga keamanan pengguna melalui kerja sama dengan lembaga penegak hukum.
Pada September 2024, dilansir dari Voi, Tokocrypto bersama dengan Binance dan Bareskrim Polri berhasil mengungkap operasi penipuan kripto besar yang berpotensi merugikan banyak pengguna di Indonesia.
Dari operasi ini, pihak berwenang berhasil menyita dana sebesar Rp3 miliar dari hasil penipuan. Komitmen Tokocrypto dalam menjaga keamanan transaksi dan edukasi masyarakat kripto di Indonesia menjadikannya sebagai platform terpercaya bagi para investor.
Struktur Manajemen yang BerpengalamanTim manajemen Tokocrypto terdiri dari para profesional yang memiliki pengalaman luas dalam industri kripto. Dengan dipimpin oleh Yudhono Rawis sebagai CEO menggantikan Pang Xue Kai, Tokocrypto berfokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan dengan strategi bisnis yang kuat.
COO perusahaan, Teguh Kurniawan Harmanda, mengelola operasional dan pengembangan bisnis, sementara Wan Iqbal sebagai CMO bertanggung jawab atas strategi pemasaran dan pengembangan merek.
Di bawah kepemimpinan mereka, Tokocrypto berhasil meraih berbagai pencapaian signifikan. Hingga September 2024, Tokocrypto mencatat lebih dari 4,5 juta pengguna terdaftar, dengan aplikasi yang telah diunduh lebih dari 6 juta kali.
Selain itu, Tokocrypto aktif membangun komunitas yang kini berjumlah sekitar 1,5 juta anggota di berbagai platform.
Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap Tokocrypto dan relevansinya sebagai platform pilihan dalam perdagangan aset kripto di Indonesia.
Pencapaian dan Kolaborasi Strategis Bursa TokocryptoTokocrypto tidak hanya mengandalkan inovasi internal, tetapi juga berkolaborasi dengan berbagai perusahaan besar di dalam maupun luar negeri. Beberapa mitra strategisnya termasuk Blu by BCA Digital, Bank BRI, Blibli Tiket, AirAsia, dan Ismaya.
Di bidang Web3, Tokocrypto telah bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan seperti Mantra, Creo Engine dan Velo.
Kerja sama ini menunjukkan komitmen Tokocrypto untuk terus menghadirkan pengalaman baru dan solusi bagi para penggunanya, serta memperluas adopsi teknologi blockchain di berbagai sektor industri.
Dengan dukungan dari mitra strategis ini, Tokocrypto berhasil memperkuat posisinya sebagai platform kripto terdepan di Indonesia. [st]
Prediksi Harga BTC November, Mampu Cetak ATH Baru?
Prediksi harga BTC dapat membuat pasar terkejut, pasalnya aset kripto itu dapat menembus US$75 ribu pada akhir November 2024. [677] url asal
#bitcoin #btc #pilpresas #prediksi-harga-btc #tokocrypto
(BlockChain-Media) 05/11/24 00:20
v/17479399/
Setelah “Uptober” yang hanya mencetak kenaikan positif sebesar 10,76 persen, prediksi harga BTC untuk akhir November pun menyeruak. Berikut jawaban lengkap analis dari Tokocrypto kepada Blockchainmedia.id.
Harga Bitcoin terus menunjukkan tren positif, mendekati puncak tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) sebelumnya pada Maret 2024 di angka US$73.750 atau sekitar Rp1,15 miliar. Berdasarkan analisis Tokocrypto, peluang mencetak rekor baru semakin terbuka pad akhir November 2024 ini, didukung oleh berbagai sinyal bullish yang menguatkan kenaikan harga Bitcoin.
Alasan Prediksi Harga BTC November Dapat Tembus US$75 Ribu!Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menyebutkan bahwa tren “Uptober” kembali terjadi tahun ini, didorong oleh sentimen positif serta katalis makroekonomi yang solid. Bullish momentum pada Bitcoin di bulan Oktober ini selaras dengan fenomena Uptober, di mana Bitcoin kerap mengalami lonjakan harga signifikan pada bulan tersebut.
“Selain pola teknis seperti cup and handle, antisipasi terhadap Spot Bitcoin ETF turut berperan dalam tren ini. Minat yang tinggi dari investor institusional memperkuat pandangan bullish jangka panjang untuk Bitcoin, menjadikan Uptober sebuah fenomena yang kembali mencuat di pasar,” jelas Fyqieh kepada Blockchainmedia.id dalam keterangan tertulis belum lama ini.

Ia mencontohkan, pada Rabu, 30 Oktober 2024, harga Bitcoin sempat mencapai US$73.400 sebelum terkoreksi ke US$72.274, lalu berlanjut menjadi US$67 ribu pada hari-hari berikutnya.
Namun, dominasi kuat Bitcoin di pasar dan peningkatan volume transaksi harian hingga 14,86 persen menunjukkan minat yang makin solid dari investor.
“Dominasi BTC sebesar 58,7 persen dan arus masuk ke ETF yang mencapai US$870,02 juta per 29 Oktober 2024 mendukung potensi masuknya fase price discovery menjelang akhir bulan ini,” ungkap Fyqieh.
Data historis harga BTC bulanan. Secara historis, harga kripto berkapitalisasi pasar tertinggi itu mencatatatkan return rata-rata tertinggi, yakni 42,69 persen. Sumber: Coinglass.Fyqieh juga menyoroti formasi teknikal “cup and handle” sebagai sinyal bullish klasik yang mendukung kenaikan harga.
“Jika momentum ini terus berlanjut, sasaran ATH di atas US$75.000 sangat mungkin tercapai sebelum bulan ini berakhir,” tambahnya.
Pola Cup-and-Handle Siap Terbangkan Harga Bitcoin Hingga US$352.000!
Katalis Pemilu AS dan FOMCMenjelang pemilihan presiden AS yang akan digelar sesaat lagi serta pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 7 November 2024, Fyqieh melihat adanya beberapa katalis kuat yang dapat mengangkat harga Bitcoin lebih tinggi.
“Faktor-faktor makroekonomi, seperti data pengangguran AS yang menunjukkan pelemahan pasar tenaga kerja, dapat berdampak besar pada kebijakan suku bunga,” ujarnya. Pelemahan data tenaga kerja ini berpotensi meningkatkan permintaan terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.
Antusiasme terhadap Spot Bitcoin ETF juga menjadi pendorong sentimen pasar positif terhadap Bitcoin. Ia merujuk catatan QCP Capital soal lonjakan open interest Bitcoin mencapai US$44,44 miliar, disertai kinerja pasar ekuitas yang kuat, menunjukkan tren bullish yang berpotensi berlanjut. Namun, Fyqieh juga mengingatkan adanya risiko koreksi jika pasar mengalami pembalikan mendadak.
AS Berusaha Kembalikan Dana Donasi Politik FTX, Apa Efeknya ke Pasar Kripto?
Dampak Kebijakan Suku Bunga dan Pilpres ASFyqieh menekankan bahwa pemilu AS dan keputusan FOMC akan berpengaruh signifikan pada harga aset kripto, terutama Bitcoin.
“Pemilu AS sering kali memicu volatilitas di pasar, dan jika kandidat pro-kripto menang, ekspektasi regulasi yang mendukung dapat memperkuat permintaan terhadap aset digital ini,” ujarnya.
Keputusan suku bunga oleh FOMC juga dipantau oleh investor kripto. Penurunan atau pertahannya suku bunga akan menjadi sinyal positif untuk Bitcoin sebagai aset pelindung nilai inflasi. Namun, kenaikan suku bunga agresif dari FOMC dapat memberikan tekanan pada aset kripto, karena investor cenderung beralih ke aset yang lebih aman.
Dalam skenario pasca-pilpres AS, Fyqieh menambahkan bahwa kemenangan Trump berpotensi membawa kebijakan yang lebih ramah terhadap pasar kripto, termasuk dukungan untuk ETF.
“Jika suku bunga juga kembali dipotong, investor kemungkinan besar akan lebih banyak memilih aset kripto sebagai pelindung nilai,” tambah Fyqieh.
Kombinasi kemenangan Trump dan pemangkasan suku bunga dapat mendorong harga Bitcoin ke kisaran US$75.000–US$80.000 atau sekitar Rp1,17 miliar-Rp1,25 miliar dalam beberapa bulan ke depan.
Fyqieh menutup dengan menekankan bahwa potensi Bitcoin mencapai ATH baru cukup besar, namun tetap mengingatkan investor agar waspada terhadap kemungkinan koreksi yang dapat mengganggu momentum positif ini. [ps]
Masih Ragu Trading Bitcoin? Ini Dia Kelebihan dan Risiko yang Perlu Kamu Ketahui
Salah satu wujud kemajuan adalah hadirnya cryptocurrency atau mata uang kripto, yang seringkali dijadikan sebagai instrumen investasi bagi para investor atau trader.... | Halaman Lengkap [1,125] url asal
#tokocrypto #investasi #bitcoin #sindonews-stories
(SINDOnews Ekbis - Bursa Finansial) 02/11/24 17:41
v/17348896/
JAKARTA - Perkembangan dan kemajuan teknologi mampu mempengaruhi seluruh hajat hidup manusia, tak terkecuali di sektor keuangan. Salah satu wujudnya adalah hadirnya cryptocurrency atau mata uang kripto, yang seringkali dijadikan sebagai instrumen investasi bagi para investor atau trader.Bahkan, mata uang kripto kini semakin populer di seluruh dunia dengan berbagai macam jenis yang dapat dimiliki. Salah satu yang paling populer adalah Bitcoin atau BTC. Banyak yang menganggap aset kripto, seperti Bitcoin, memiliki kelebihan untuk menjadi alternatif investasi karena sangat menguntungkan. Memangnya, apa saja sih kelebihan dan keuntungan dari Bitcoin?
Bila kamu tertarik untuk melakukan investasi dan trading Bitcoin, maka kamu berada di tempat yang tepat. Artikel kali ini akan membahas mengenai kelebihan dari Bitcoin, yang bisa membuatmu yakin untuk segera memiliki Bitcoin pertamamu. Simak ulasannya sampai selesai, ya.
Kelebihan Trading Bitcoin
Bagi kamu yang masih ragu untuk melakukan investasi di Bitcoin, mungkin kamu perlu mengetahui beberapa kelebihan dan keuntungan saat membeli Bitcoin agar bisa meyakinkanmu. Inilah pembahasannya.
? Potensi Keuntungan Besar
Keuntungan tinggi yang bisa didapat adalah salah satu alasan banyak orang mencoba peruntungannya menjadi trader Bitcoin. Nilai Bitcoin yang bisa meningkat signifikan dalam waktu singkat, menjadi potensi keuntungan yang dilirik oleh para trader tersebut.
Bahkan, banyak yang mempercayai bahwa nilai Bitcoin akan terus meningkat sepanjang waktu, sebab jumlah permintaannya dinilai semakin bertambah. Bitcoin tentunya bisa menjadi pilihan kamu untuk melakukan diversifikasi portofolio dengan keuntungan yang besar. Upayakan untuk selalu mengetahui berita crypto terkini .
? Tingkat Likuiditas Tinggi
Bitcoin juga memiliki tingkat likuiditas yang tinggi, yang membuat Bitcoin bisa diperjualbelikan di bursa exchange kripto dengan mudah, serta dapat ditukar menjadi uang tunai atau aset lainnya dengan cepat, tanpa mempengaruhi harga pasar.
Kamu bisa melakukan trading Bitcoin selama 24 jam di seluruh dunia secara aktif, lho. Jadi, semakin sering Bitcoin diperdagangkan di bursa kripto, serta semakin banyak Bitcoin yang digunakan sebagai alat tukar, bisa membantu meningkatkan likuiditas dari Bitcoin. Untuk selalu tahu update mengenai Bitcoin dan aset kripto lainnya, simak mengenai berita crypto terkini.
? Sifatnya Global
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Bitcoin dan aset kripto lainnya bisa diperdagangkan dan digunakan oleh siapa saja di seluruh dunia. Ini membuat Bitcoin sifatnya sangat universal, karena mampu dengan mudah diakses di manapun, tanpa adanya mengenal batasan negara dan aturannya, selama negara tersebut mengakui mata uang kripto (cryptocurrency).
Misalnya, kamu bisa langsung menggunakan Bitcoin yang kamu miliki, sebagai alat pembayaraan di dunia digital untuk membeli produk atau jasa yang kamu inginkan di negara-negara lain. Sebagai informasi, banyak perusahaan dan bisnis yang sudah menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran. Salah satunya adalah Microsoft yang telah menerima pembayaran dengan Bitcoin untuk produk digital di Windows dan Xbox (seperti game, dan aplikasi), sejak tahun 2014. Ketahui juga perusahaan, bisnis, dan industri yang mulai mengadopsi Bitcoin di berita crypto terkini.
? Tahan Inflasi
Inilah salah satu hal yang juga membuat banyak orang tertarik untuk membeli Bitcoin. Seperti yang kita ketahui, mata uang fiat seperti USD, Euro, atau IDR bisa mengalami inflasi atau penurunan nilai uang seiring dengan berjalannya waktu. Sebaliknya, nilai Bitcoin tidak berkurang, bahkan cenderung meningkat dalam jangka waktu panjang, tidak seperti mata uang fiat.
Selain itu, jumlah Bitcoin yang terbatas juga membuatnya lebih tahan terhadap terjadinya inflasi. Hanya ada 21 juta Bitcoin yang akan tersedia di dunia, dan hingga kini belum sepenuhnya telah tersedia. Tentunya, Bitcoin berbeda dengan mata uang fiat yang bisa dicetak dengan jumlah tidak terbatas.
Seluruh alasan ini membuat beberapa pihak memandang Bitcoin ini sifatnya mirip dengan ?emas digital?.
? Transparan dan Terkontrol
Bitcoin memiliki sistem transaksi terdesentralisasi, berbeda dengan mata uang fiat yang memiliki otoritas atau pengelola tertentu, seperti bank, yang mampu mengendalikannya. Makanya, transaksi Bitcoin bisa bebas dilakukan tanpa adanya perantara. Kamu bisa membeli dan menjual Bitcoin dari satu orang ke orang lainnya, kapanpun dan di manapun, dengan lingkup seluruh dunia.
Meskipun begitu, transaksi Bitcoin juga tetap aman, lho, sebab dilakukan dengan teknologi canggih bernama blockchain yang dilengkapi dengan kunci pelindung yang disebut hash. Jika diibaratkan, blockchain adalah buku besar digital yang tersebar di banyak jaringan, yang mampu menyimpan seluruh transaksi Bitcoin dengan aman,
serta dapat diakses oleh siapapun.
Identitas pengguna Bitcoin tetap terlindungi, ya, meskipun transaksinya bisa dilihat oleh seluruh pengguna. Jadi, bisa disimpulkan transaksi Bitcoin memiliki transparansi yang tinggi dan sistem yang sangat aman, sehingga dapat mengurangi risiko adanya manipulasi atau kecurangan.
Risiko Trading Bitcoin
Memang, keuntungan, keamanan, serta kemudahan dalam melakukan trading Bitcoin sungguh menggugah selera para trader pemula. Namun, sebelum melakukan investasi apapun, termasuk Bitcoin, kamu perlu memahami dengan baik apa saja risiko yang bisa terjadi, serta sesuaikan dengan tujuan dan kondisi finansialmu. Simak selengkapnya!
? Nilainya Fluktuatif
Mata uang kripto seperti Bitcoin memiliki tingkat fluktuasi harga yang tinggi, sehingga kamu bisa saja mengalami kerugian besar dalam sekejap saat kamu baru membelinya, karena harganya langsung turun drastis. Tentunya, kesiapan mental jadi sangat penting kamu miliki, sebelum mulai berinvestasi dengan Bitcoin atau aset kripto lainnya.
Maka, wajib bagi kamu yang ingin memulai investasi Bitcoin, untuk menggunakan uang yang bisa kamu relakan saat terjadi kerugian dan kehilangan dana investasi, ya. Sebab, tingkat volatilitas Bitcoin memang bisa membuat Bitcoin memiliki potensi keuntungan yang tinggi. Namun, sama dengan risiko kerugiannya yang juga bisa menghampiri kapan saja.
Saat ingin melakukan jual-beli, pastikan kamu sudah mempertimbangkan keputusannya dengan matang, salah satunya dengan rajin melakukan riset mandiri mengenai kondisi pasar kripto lewat berita crypto terkini.
? Risiko keamanan
Ini adalah salah satu risiko yang bisa kamu alami saat melakukan trading kripto, bila kamu bertransaksi di bursa kripto yang tidak memiliki izin operasional dan tidak terdaftar di badan resmi. Jangan sampai investasi Bitcoin-mu berakibat buruk karena kamu memilih platform kripto yang tidak terpercaya, ya.
Untuk melakukan transaksi Bitcoin dengan aman dan terpercaya, pilihlah platform yang sudah terverifikasi, memiliki izin, dan berada dalam pengawasan lembaga keuangan resmi di Indonesia, seperti Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Kementerian Perdagangan RI.
Tokocrypto adalah salah satu platform kripto yang sudah memiliki izin operasional dan telah diawasi oleh BAPPEBTI. Bahkan, Tokocrypto sudah hadir sejak tahun 2018 dan telah memiliki lebih dari 4,5 juta pengguna. Jadi, kamu tidak perlu khawatir saat membeli Bitcoin dan aset kripto lainnya di Tokocrypto!
Tokocrypto, Aplikasi Trading Favorit Indonesia
Ingin melakukan jual-beli Bitcoin dan aset kripto lainnya dengan mudah, cepat, dan aman? Kamu bisa manfaatkan platform trading kripto favorit Indonesia, yaitu Tokocypto yang sudah diatur oleh BAPPEBTI sejak tahun 2019 dan telah mendapatkan ilsensi resmi sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK).
Untuk coba-coba kamu bahkan bisa beli Bitcoin mulai dari Rp 1.600 saja.
Tokocrypto sudah memiliki sertifikat ISO 27017 dan ISO 27001 yang mampu menjamin keamanan informasi pengguna, sehingga kamu tidak perlu khawatir saat mengeksplorasi kripto untuk pertama kali, serta melakukan investasi dan trading Bitcoin di platform Tokocrypto.
Pastikan kamu hanya melakukan trading aset kripto di platform terpercaya seperti Tokocrypto, ya. Jangan khawatir, Tokocrypto bisa membantumu dengan mudah untuk terjun ke dunia kripto. Dengan Tokocrypto, trading kripto jadi lebih simpel dan aman!
Range Trading: Cara Memulai dan Hindari Kesalahan untuk Trader Pemula
Berikut adalah langkah-langkah memulai range trading dan bagaimana menghindari kesalahan umum yang sering dilakukan oleh pemula. [941] url asal
#native #tokocrypto #range-trading #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi
(Kontan - Terbaru) 31/10/24 08:19
v/17241701/
KONTAN.CO.ID - Dari beragamnya strategi populer dalam dunia trading, salah satu strategi yang sering digunakan adalah Range Trading. Strategi ini didasarkan pada identifikasi batas atas (resistance) dan batas bawah (support) suatu aset. Ini karena harga aset, seperti harga ethereum misalkan, cenderung berfluktuasi di antara kedua level tersebut dalam periode tertentu. Dengan memanfaatkan pola tersebut, trader berupaya mendapatkan keuntungan dari pembelian di dekat support dan penjualan di dekat resistance.
Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan berkaitan dengan range trading? Berikut adalah langkah-langkah memulai range trading dan bagaimana menghindari kesalahan umum yang sering dilakukan oleh pemula.
Apa Itu Range Trading?
Range trading adalah salah satu metode yang digunakan di trading. Pada strategi ini, trader memanfaatkan pergerakan harga yang terjebak di antara dua level kunci. Adapun, dua level kunci yang dimaksud yaitu resistance dan support.
Resistance adalah titik tempat harga cenderung berhenti naik. Sedangkan support adalah titik tempat harga berhenti turun. Dalam situasi tersebut, harga berulang kali memantul di antara kedua titik tersebut tanpa menembusnya. Fenomena tersebut menciptakan pola yang dikenal sebagai "trading range."
Dalam kondisi pasar tertentu, harga cenderung bergerak dalam rentang atau range tertentu. Biasanya, pergerakan harga tersebut terjadi terutama ketika tidak ada tren jelas (bullish atau bearish). Karena itu, range trading cocok diterapkan dalam pasar sideways karena harga tidak cenderung bergerak untuk naik atau turun secara signifikan dalam jangka waktu tertentu.
Range trading menawarkan beberapa manfaat bagi trader pemula. Pertama, strategi ini relatif mudah dipahami dan diterapkan. Ini karena range trading hanya membutuhkan identifikasi level support dan resistance. Selain itu, range trading juga membantu trader belajar tentang analisis teknikal dan manajemen risiko. Karena itu, trader pemula dapat memperoleh pengalaman praktis dan membangun kepercayaan diri sebelum mencoba strategi trading yang lebih kompleks.
Langkah-langkah Memulai Range Trading
Range trading memang memberikan manfaat bagi trader. Utamanya, bagi trader pemula yang masih memiliki sedikit pengalaman. Lalu, apa saja langkah yang harus dilakukan sebelum memulai range trading? Berikut adalah langkah-langkahnya:
1. Memilih Aset yang Tepat
Langkah pertama dalam range trading adalah memilih aset yang cocok dengan strategi ini. Sebab, hanya aset tertentu yang memiliki pola pergerakan harga yang sesuai untuk range trading.
Trader perlu mencari aset dengan volatilitas moderat. Juga, trader perlu untuk melihat pola harga yang konsisten bergerak dalam rentang tertentu. Adapun, contoh dari aset misalkan saham tertentu, mata uang kripto, dan pasangan mata uang di pasar forex sering kali menampilkan pola ini.
2. Identifikasi Support dan Resistance
Setelah memilih aset, trader harus mengidentifikasi level support dan resistance. Support adalah titik tempat harga kemungkinan besar akan berbalik naik setelah mengalami penurunan. Sementara resistance adalah titik harga mungkin berhenti naik dan mulai turun.
Untuk membantu mengidentifikasi level support dan resistance, cara yang dapat dilakukan adalah dengan memantau grafik harga. Karena itu, gunakan grafik harga (chart) dengan indikator teknikal seperti garis horizontal atau Bollinger Bands untuk membantu mengidentifikasi level-level ini secara akurat.
3. Tentukan Titik Entry dan Exit
Trader juga harus memiliki rencana jelas mengenai kapan masuk (entry) dan keluar (exit) dari posisi. Titik entry yang ideal adalah ketika harga mendekati atau menyentuh level support. Disisi lain, titik exit ideal dapat dilakukan di dekat level resistance.
4. Gunakan Indikator Teknis untuk Konfirmasi
Selain support dan resistance, gunakan indikator teknikal lain. Misalkan, penggunaan indikator teknikal seperti Relative Strength Index (RSI) atau Stochastic Oscillator untuk mengkonfirmasi apakah harga akan berbalik arah di dekat level kunci tersebut. Sebab, indikator tersebut memberikan gambaran tentang kondisi pasar apakah sedang overbought (jenuh beli) atau oversold (jenuh jual).
5. Tetapkan Stop Loss dan Take Profit
Penerapan manajemen risiko adalah hal penting dalam range trading. Karena itu, trader harus menetapkan stop loss untuk membatasi kerugian jika harga bergerak berlawanan dengan prediksi. Selain itu, tetapkan take profit untuk mengamankan keuntungan saat harga mencapai target yang diinginkan.
Kesalahan Umum dalam Range Trading dan Cara Menghindarinya
Range trading memang menawarkan profit yang besar dengan cara yang relatif mudah. Namun, tetap perlu sikap awas dan hati-hati ketika melakukan range trading. Sebab, tidak jarang terjadi kesalahan yang bisa menyebabkan kerugian. Biasanya, kesalahan umum ini dilakukan oleh trader pemula. Untuk itu, berikut adalah kesalahan umum dalam range trading dan cara menghindarinya:
1. Kurangnya Disiplin dalam Mengikuti Rencana
Salah satu kesalahan paling umum dalam range trading adalah sikap tidak disiplin dalam mengikuti rencana trading yang telah dibuat. Trader pemula sering kali terbawa emosi dan melakukan pembelian atau penjualan di luar rencana awal karena takut kehilangan peluang.
Untuk menghindari hal tersebut, penting bagi trader untuk selalu berpegang pada rencana yang telah disusun. Juga, jangan tergoda oleh pergerakan harga jangka pendek.
2. Salah Identifikasi Support dan Resistance
Pemula biasanya kesulitan mengidentifikasi level support dan resistance dengan benar. Kesalahan dalam menentukan level ini dapat menyebabkan trader memasuki posisi yang salah. Pada akhirnya, hal tersebut bisa mengakibatkan kerugian. Untuk menghindari hal tersebut, gunakan alat bantu teknis dan analisis historis pergerakan harga.
3. Mengabaikan Berita dan Sentimen Pasar
Meskipun range trading fokus pada analisis teknikal, trader tetap tidak boleh mengabaikan berita dan sentimen pasar. Ini karena peristiwa ekonomi atau berita mendadak dapat memicu breakout. Adapun breakout adalah kondisi di mana harga menembus level resistance atau support dan menciptakan tren baru.
4. Tidak Menerapkan Manajemen Risiko yang Tepat
Banyak trader pemula mengabaikan pentingnya manajemen risiko dengan tidak menetapkan stop loss. Padahal, dampak yang dihasilkan sangat besar. Sebab, tidak menentukan stop loss bisa membuat kerugian menjadi tidak terkendali saat harga bergerak di luar prediksi.
Karena itu, manajemen risiko yang baik sangat diperlukan. Ini dapat dilakukan seperti menentukan stop loss dan take profit. Tentu, ini untuk melindungi modal dan menjaga keberlanjutan trading.
Range trading adalah strategi yang efektif bagi trader pemula untuk memulai. Namun, untuk trader perlu untuk disiplin, melakukan manajemen risiko, dan pemahaman yang mendalam tentang analisis teknikal sangat diperlukan. Trader juga harus waspada terhadap berita dan sentimen pasar yang dapat mempengaruhi pergerakan harga.
Intip Perubahan Roadmap Token Berdampak pada Fluktuasi Harga Koin atau Token
Dalam dunia kripto roadmap adalah sebuah bagan timeline yang menginformasikan investor tentang pengembangan dan pencapaian proyek berbasis blockchain seperti Ethereum... | Halaman Lengkap [947] url asal
#tokocrypto #bitcoin #teknologi-blockchain #ethereum #sindonews-stories
(SINDOnews Ekbis - Bursa Finansial) 30/10/24 16:04
v/17213440/
JAKARTA - Dalam dunia kripto roadmap adalah sebuah bagan timeline yang menginformasikan investor tentang pengembangan dan pencapaian proyek berbasis blockchain seperti Ethereum dan Binance Coin (BNB). Roadmap ini memberikan arah dan ekspektasi bagi komunitas serta investor mengenai inovasi dan perkembangan di masa depan.Namun perubahan dalam roadmap seringkali memicu fluktuasi harga koin atau token secara signifikan termasuk harga Ethereum yang kerap kali dipengaruhi oleh pembaruan teknologi dan keputusan jaringan. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut apa itu roadmap dan bagaimana perubahan roadmap berdampak pada harga Ethereum serta aset kripto lainnya, simak artikel ini hingga usai!
Apa Itu Roadmap dalam Proyek Kripto?
Roadmap adalah rencana strategis yang disusun oleh tim pengembang untuk menguraikan tujuan jangka pendek dan panjang dari suatu proyek. Pada roadmap biasanya tertera jadwal rilis fitur, pembaruan teknologi, atau integrasi baru. Dengan adanya roadmap komunitas atau investor dapat melihat gambaran perkembangan proyek dan mengevaluasi seberapa serius tim di balik proyek tersebut dalam merealisasikan tujuan yang dijanjikan.
Efek Perubahan Roadmap terhadap Harga Token
Perubahan roadmap baik berupa percepatan maupun penundaan suatu fitur atau pembaruan memiliki pengaruh besar terhadap harga token. Hal ini terjadi karena investor dan pengguna memandang roadmap sebagai indikator keandalan dan potensi proyek di masa depan. Jika roadmap berubah ekspektasi pasar juga turut mengalami penyesuaian dimana sering kali tercermin dalam harga aset tersebut di pasar.
Perubahan Positif dan Pengaruhnya
Ketika perubahan roadmap menunjukkan percepatan pengembangan atau rilis fitur penting lebih awal dari yang dijadwalkan, respons pasar cenderung positif. Sentimen optimisme tersebut mendorong peningkatan permintaan sehingga harga koin atau token melonjak. Sebagai contoh, Ethereum mengalami lonjakan harga ketika mengumumkan percepatan transisi dari mekanisme konsensus Proof of Work (PoW) ke Proof of Stake (PoS).
Pembaharuan ini dikenal sebagai The Merge yang meningkatkan minat investor karena dianggap sebagai langkah penting untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak lingkungan. Akibatnya harga Ether (ETH) naik signifikan selama periode menjelang pembaruan tersebut.
Penundaan Fitur dan Dampaknya pada Pasar
Sebaliknya ketika roadmap mengumumkan penundaan rilis atau pembatalan fitur yang diharapkan pasar bisa saja merespons negatif. Penundaan seringkali dianggap sebagai tanda ketidakpastian atau masalah internal di dalam tim pengembang. Hal ini dapat mengurangi kepercayaan investor yang mendorong aksi jual sehingga memicu penurunan harga.
Sebagai contoh proyek Ethereum beberapa kali mengalami penundaan dalam meluncurkan pembaruan skala besar seperti Ethereum 2.0. Penundaan ini sempat memicu volatilitas harga ETH terutama di kalangan investor yang menilai ketepatan jadwal sebagai aspek penting dari profesionalitas proyek. Dalam situasi seperti ini harga token cenderung turun karena spekulasi negatif dari pasar.
Kasus BNB dan Perubahan dalam Ekosistemnya
BNB token asli dari Binance Smart Chain (BSC) juga menunjukkan dampak signifikan dari perubahan roadmap pada fluktuasi harga. Binance kerap melakukan pembaruan dan pengembangan ekosistem BSC untuk menjaga relevansi dan daya saingnya.
Salah satu perubahan penting dalam roadmap BNB adalah pengumuman mengenai adopsi Proof of Staked Authority (PoSA) yang menggantikan mekanisme sebelumnya. Perubahan ini diterima baik oleh komunitas karena menawarkan transaksi lebih cepat dengan biaya yang lebih rendah, sehingga memicu kenaikan harga BNB.
Namun di sisi lain perubahan yang mendadak dalam kebijakan pembakaran token (token burn) pernah menimbulkan ketidakpastian di kalangan investor yang menyebabkan fluktuasi harga dalam jangka pendek.
Sentimen Pasar dan Peran Komunikasi Tim Pengembang
Sentimen pasar memainkan peran penting dalam merespons perubahan roadmap. Proyek dengan komunikasi yang terbuka dan transparan cenderung mampu menjaga kepercayaan komunitas meskipun ada perubahan atau penundaan. Tim yang memberikan alasan jelas dan menawarkan solusi alternatif biasanya dapat memitigasi efek negatif pada harga token.
Sebagai contoh ketika tim Ethereum secara transparan mengumumkan tantangan teknis yang menyebabkan penundaan Ethereum 2.0 mereka juga memperkenalkan solusi sementara, seperti rilis pembaruan skala kecil. Langkah ini membantu meredakan kekhawatiran pasar dan mencegah aksi jual yang masif.
Volatilitas dan Kesempatan bagi Investor
Fluktuasi harga yang disebabkan oleh perubahan roadmap sering kali dianggap sebagai peluang oleh investor berpengalaman. Investor yang paham dengan dinamika proyek blockchain dan memiliki akses informasi mendalam dapat memanfaatkan volatilitas ini untuk mendapatkan keuntungan melalui strategi buy the dip. Namun perlu diingat bahwa investasi dalam aset kripto mengandung risiko tinggi, terutama karena volatilitas yang tajam.
Perubahan roadmap memiliki dampak langsung pada harga koin atau token di pasar kripto. Roadmap yang mempercepat rilis fitur atau meningkatkan efisiensi sering kali mendorong sentimen positif, sehingga harga koin cenderung naik. Sebaliknya penundaan atau ketidakpastian dalam implementasi roadmap dapat memicu aksi jual, karena pasar kehilangan kepercayaan terhadap proyek tersebut.
Contoh nyata dapat dilihat pada kasus Ethereum dan BNB. Kedua aset ini mengalami fluktuasi harga yang signifikan berdasarkan perkembangan roadmap mereka. Respons pasar sangat dipengaruhi oleh sentimen komunitas dan seberapa baik tim pengembang berkomunikasi mengenai perubahan dan pembaruan proyek. Oleh sebab itu transparansi dan komunikasi yang jelas dengan komunitas adalah kunci dalam menjaga kepercayaan pasar.
Jika Anda tertarik untuk berinvestasi dalam aset kripto maka memahami roadmap proyek adalah langkah yang harus Anda lewati agar bisa menganalisa komitmen sebuah project. Fluktuasi harga di pasar kripto seringkali menghadirkan peluang dan tantangan bagi investor. Oleh karena itu keputusan investasi yang matang membutuhkan analisis yang mendalam mengenai ekosistem dan potensi jangka panjang koin atau token tersebut.
Misalnya, fitur baru seperti peningkatan skalabilitas atau penambahan fungsionalitas DeFi (Decentralized Finance) dapat mendorong permintaan pasar,sementara keterlambatan atau pembatalan rencana dapat menurunkan harga dengan cepat. Memahami dinamika seperti ini memungkinkan Anda untuk membuat keputusan yang lebih strategis dalam mengelola portofolio aset kripto Anda.
Siap memanfaatkan peluang di pasar kripto? Miliki aset kripto melalui Tokocrypto, platform investasi aset kripto tepercaya di Indonesia. Tokocrypto menawarkan berbagai koin dan token populer seperti Bitcoin, Ethereum, dan BNB dengan fitur trading yang mudah dan aman.
Dengan mengikuti roadmap proyek secara aktif dan memanfaatkan strategi investasi yang tepat, Anda bisa mendapatkan peluang keuntungan maksimal dari fluktuasi pasar. Segera daftar dan mulai investasi di Tokocrypto! Manfaatkan potensi pertumbuhan aset kripto dan pastikan Anda selalu mendapatkan informasi terbaru tentang proyek-proyek favorit Anda.
Alasan Centralized Exchange Lebih Aman untuk Pemula Dibandingkan DEX
Dalam dunia kripto keberadaan platform transaksi sangat penting terutama bagi Anda pemula [828] url asal
#tokocrypto #aset-crypto #investasi
(Bisnis.Com - Finansial) 30/10/24 14:15
v/17203712/
Bisnis.com, JAKARTA - Dalam dunia kripto keberadaan platform transaksi sangat penting terutama bagi Anda pemula. Dua jenis platform yang paling umum digunakan adalah Centralized Exchange (CEX) dan Decentralized Exchange (DEX). Masing-masing jenis platform ini memiliki kelebihan dan kekurangan.
Namun bagi Anda yang baru memasuki dunia kripto platform CEX seperti Tokocrypto sering dianggap lebih aman dan mudah digunakan dibandingkan DEX. Selain itu, platform seperti Tokocrypto juga menyediakan akses yang lebih baik untuk memantau nilai aset seperti harga Ethereum secara real-time, sehingga memudahkan Anda dalam mengambil keputusan investasi.
Dengan memahami perbedaan antara CEX dan DEX Anda dapat membuat keputusan yang lebih bijak saat memulai perjalanan investasi Anda di dunia kripto. Mari kita bahas berbagai keunggulan lain yang dimiliki oleh CEX!
1. Sistem Keamanan Terpusat
CEX memiliki model keamanan yang terpusat di mana platform bertanggung jawab atas dana dan informasi pengguna. Berbeda dengan DEX yang memberikan kesempatan Anda sebagai pengguna untuk mengelola sendiri kunci privat.
CEX seperti Tokocrypto menyediakan keamanan berlapis yang dirancang untuk melindungi dana Anda. Ketika Anda menggunakan CEX dana yang disimpan dalam platform juga akan dilindungi oleh berbagai protokol keamanan termasuk enkripsi data, otentikasi dua faktor (2FA), dan pemantauan transaksi secara real-time.
Dalam DEX risiko kehilangan aset lebih tinggi karena sepenuhnya bergantung pada Anda sebagai pengguna dalam menjaga kunci privat dan frase pemulihan. Jika Anda tidak berhati-hati aset dapat hilang selamanya tanpa kemungkinan kembali.
2. Tampilan yang Mudah Dipahami Pemula
Tokocrypto seperti CEX lain yang didesain dengan tampilan yang mudah dipahami dan digunakan. Bagi Anda yang baru belajar tentang investasi kripto kemudahan navigasi menjadi kunci agar tidak salah dalam mengambil keputusan.
CEX menyediakan tutorial dan panduan bagi pengguna baru yang membuat proses pembelian dan penjualan aset lebih sederhana. Sebaliknya DEX sering kali lebih rumit karena melibatkan banyak langkah teknis seperti koneksi wallet eksternal dan pengaturan manual jaringan blockchain.
3. Likuiditas yang Cukup Tinggi
Likuiditas merupakan faktor penting dalam transaksi kripto karena berpengaruh langsung pada kecepatan dan harga eksekusi transaksi. CEX seperti Tokocrypto biasanya memiliki likuiditas yang lebih tinggi karena melibatkan banyak pengguna dan mitra pasar. Koin atau token yang ada di CEX juga biasanya dipilih berdasarkan berbagai aspek tertentu sehingga memiliki likuiditas yang cukup tinggi.
Dengan likuiditas tinggi Anda bisa menjual atau membeli aset dengan lebih cepat dan harga yang kompetitif. Sebaliknya DEX seringkali mengalami masalah likuiditas rendah, yang dapat menyebabkan harga slippage lebih tinggi dan waktu eksekusi lebih lambat. Hal tersebut tentu saja menjadi kendala bagi Anda yang mengutamakan kecepatan dan efisiensi dalam transaksi.
4. Dukungan Layanan Pelanggan
CEX seperti Tokocrypto menyediakan layanan pelanggan yang siap membantu Anda dalam berbagai situasi seperti kendala teknis atau masalah terkait akun. Anda bisa menghubungi tim dukungan melalui berbagai kanal komunikasi, seperti live chat atau email.
Sebaliknya DEX tidak memiliki layanan pelanggan karena bersifat terdesentralisasi dan tanpa otoritas pusat. Jika Anda mengalami masalah seperti kesalahan transaksi atau koneksi dompet Anda harus siap mencari solusi sendiri melalui komunitas. Bila disumpulkan Layanan pelanggan profesional di CEX memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemula.
5. Tersedia Fitur Tambahan
Beberapa CEX menawarkan fitur tambahan seperti program hadiah (rewards) serta edukasi tentang aset kripto. Di Tokocrypto Anda bisa memanfaatkan berbagai promosi dan program insentif untuk meningkatkan investasi Anda.
Selain itu CEX juga menyediakan akun demo atau fitur simulasi transaksi bagi Anda yang ingin belajar tanpa risiko kehilangan dana. Fitur-fitur seperti ini sangat membantu pemula untuk memahami pasar tanpa harus terburu-buru melakukan investasi nyata.
Di sisi lain DEX jarang menawarkan fasilitas seperti ini karena fokus utamanya adalah transaksi peer-to-peer tanpa perantara.
6. Proses Verifikasi
Meskipun beberapa pengguna mungkin merasa proses verifikasi atau Know Your Customer (KYC) di CEX seperti Tokocrypto sedikit merepotkan, langkah ini sebenarnya memberikan keamanan tambahan.
Verifikasi identitas mencegah penyalahgunaan akun dan memastikan bahwa platform tidak digunakan untuk aktivitas ilegal. Di DEX proses transaksi anonim menjadi risiko tersendiri karena tidak ada jaminan keamanan dan tidak ada mekanisme untuk melacak pelaku indikasi penipuan.
Bagi Anda yang baru belajar tentang investasi kripto keamanan yang ditawarkan oleh proses verifikasi di CEX tentu memberikan rasa aman yang lebih besar.
7. Risiko Lebih Rendah terhadap Kehilangan Aset
Salah satu risiko terbesar di DEX adalah kehilangan kunci privat atau frase pemulihan. Jika Anda kehilangan akses ke dompet aset kripto di dalamnya akan hilang secara permanen. DEX tidak memiliki mekanisme pemulihan karena setiap pengguna bertanggung jawab sepenuhnya atas asetnya sendiri.
Tokocrypto sebagai CEX memungkinkan Anda untuk mendapatkan bantuan jika lupa kata sandi atau mengalami kendala akses. Dukungan pemulihan ini sangat membantu bagi pemula yang masih belajar tentang manajemen aset kripto.
Memasuki dunia kripto bisa menjadi tantangan, terutama bagi pemula. Memilih platform yang tepat adalah langkah awal yang penting agar Anda bisa berinvestasi dengan aman dan nyaman.
CEX seperti Tokocrypto menawarkan keamanan terpusat, antarmuka yang ramah pengguna, likuiditas tinggi, layanan pelanggan profesional, dan fitur tambahan yang mendukung proses belajar Anda.
Sementara DEX menawarkan lebih banyak kebebasan dan anonimitas sehingga risiko yang menyertainya lebih tinggi terutama bagi investor baru yang belum terbiasa dengan pengelolaan mandiri aset. Oleh karena itu jika Anda baru mulai berinvestasi, menggunakan CEX akan memberikan lebih banyak manfaat dan perlindungan.
Generasi Z dan Milenial Dominasi Investasi Kripto Indonesia
Generasi Z dan Milenial mendominasi investasi kripto di Indonesia, tercatat lebih dari 60% berusia 18-30 tahun - Halaman all [616] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #generasi-z #milenial #investasi-kripto #tokocrypto #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 28/10/24 09:35
v/17091798/
JAKARTA, investor.id - Generasi Z dan Milenial mendominasi investasi kripto di Indonesia. Hal itu berdasarkan data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan platform kripto lokal, lebih dari 60% investor kripto di Indonesia berada di rentang usia 18-30 tahun.
Kepala Bappebti Kasan menyatakan, Generasi Z dan Milenial di Indonesia semakin mendominasi investasi kripto, menunjukkan antusiasme tinggi pada aset digital sebagai alternatif pengelolaan keuangan. “Kemajuan teknologi, termasuk blockchain, telah menarik minat generasi muda terhadap investasi kripto, yang kini dianggap sebagai instrumen investasi potensial," ungkap Kasan dalam keterangan pers, Senin (28/10/2024).
Tren ini didukung oleh data usia investor kripto di Indonesia hingga September 2024, menunjukkan 26,9% investor berusia 18-24 tahun dan 35,1% berusia 25-30 tahun. Angka ini lebih tinggi dibandingkan investor di kelompok usia lain, menegaskan peran besar generasi muda dalam ekosistem kripto di Indonesia.
Perkembangan ini mencerminkan kemudahan akses edukasi tentang kripto yang berkembang, memungkinkan generasi muda untuk cepat belajar dan mengadopsi investasi kripto. Kasan juga menambahkan, "Sebagai generasi penerus, anak muda perlu peka terhadap perkembangan teknologi dan finansial. Literasi keuangan, termasuk pemahaman tentang kripto, sangat penting agar generasi muda dapat memilih investasi yang tepat dan menghindari risiko keuangan yang tidak perlu,” papar Kasan.
Menurut hasil survei Indonesia Millennial and Gen Z Report (IMGR) 2024, 38% generasi Milenial dan 41% Gen Z di Indonesia secara teratur menyusun anggaran keuangan bulanan, sementara 32% Milenial dan 26% Gen Z menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan dan investasi. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen keuangan dan investasi kini menjadi prioritas bagi generasi muda.
CMO Tokocrypto Wan Iqbal juga mengungkapkan, generasi muda semakin memilih investasi kripto sebagai bagian dari strategi keuangan mereka. Generasi Z dan Milenial empat kali lebih sering berinvestasi dalam aset kripto dibandingkan generasi yang lebih tua. “Di Tokocrypto, lebih dari 60% investor merupakan kalangan muda. Kami menyadari pentingnya edukasi agar mereka dapat mengelola investasi ini dengan bijak dan memahami risiko yang ada,” jelasnya.
Investasi Kripto
Lebih lanjut Iqbal menjelaskan generasi muda memilih investasi kripto karena mereka tumbuh sebagai penduduk ‘asli’ digital yang sangat nyaman dengan teknologi, tumbuh bersama internet dan media sosial. Rasa ketidakpercayaan mereka terhadap sistem keuangan tradisional juga mendorong mereka mencari alternatif terdesentralisasi yang memberikan kontrol lebih besar atas aset mereka.
“Pengaruh media sosial dan komunitas online menjadi alat penting bagi generasi muda untuk memprediksi tren dan pergerakan kripto. Mereka menggunakan komunitas online untuk berdiskusi dan berbagi informasi, sehingga bisa membuat keputusan investasi dengan lebih percaya diri,” jelas Iqbal.
Faktor ekonomi turut mempengaruhi pilihan mereka. Ketidakpastian pasar kerja dan tingginya biaya hidup membuat generasi muda mencari peluang baru untuk membangun kekayaan dan hidup lebih sejahtera. “Kripto, yang menawarkan potensi keuntungan yang lebih setara, menjadi solusi bagi banyak dari mereka. Mereka pun antusias mengadopsi teknologi baru seperti Web3, yang memberi mereka keunggulan awal dalam pasar kripto yang terus berkembang,” ungkap Iqbal.
Namun, dibalik antusiasme ini, literasi keuangan generasi muda masih perlu dikuatkan. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2024 yang dirilis OJK menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan remaja usia 15-17 tahun hanya mencapai 51,7%, tertinggal jauh dibandingkan kelompok usia dewasa. Menanggapi hal ini, pelaku usaha di industri kripto berkomitmen dan menegaskan pentingnya edukasi dan literasi keuangan yang kuat untuk mendukung investasi yang cerdas dan berkelanjutan bagi generasi muda.
Upaya penguatan literasi keuangan yang mengedepankan akses informasi akurat dan edukasi yang mudah diakses adalah kunci agar semangat generasi muda di dunia kripto bisa sejalan dengan prinsip investasi yang aman dan produktif. “Dengan penguatan literasi ini, Generasi Z dan Milenial diharapkan mampu meraih merdeka finansial, selaras dengan semangat Sumpah Pemuda untuk membangun masa depan yang cerah dan mandiri,” pungkas Iqbal.
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Prabowo-Gibran Wajib Baca Ini demi Masa Depan Industri Aset Kripto Indonesia
Sejumlah pelaku pasar aset kripto Indonesia menumpahkan harapan mereka terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran [487] url asal
#aset-kripto #cfx #gibran #indonesia #kripto #presiden-prabowo-subianto #reku #tokocrypto
(BlockChain-Media) 24/10/24 15:26
v/16930361/
Pelaku industri aset kripto di Indonesia menaruh harapan besar pada pemerintahan baru Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Di tengah pesatnya pertumbuhan sektor kripto dalam beberapa tahun terakhir, mereka berharap pemerintahan ini mampu mendorong inovasi, memperkuat regulasi, dan menyediakan infrastruktur yang mendukung pengembangan ekosistem kripto dan teknologi blockchain di Indonesia.
Berdasarkan data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), transaksi kripto di Indonesia menunjukkan peningkatan luar biasa. Pada periode Januari hingga September 2024, nilai transaksi mencapai Rp426,69 triliun, melonjak sebesar 351,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah pengguna kripto pun meningkat drastis, mencapai 21,28 juta orang, dengan 380 ribu pengguna baru bergabung pada bulan terakhir.
Industri kripto Indonesia juga mendapat pengakuan global. Laporan dari Chainalysis, bertajuk The 2024 Global Crypto Adoption, menempatkan Indonesia di peringkat ketiga dunia dalam hal adopsi kripto, naik dari posisi ketujuh pada tahun 2023. Peringkat ini mencerminkan peningkatan signifikan dan menempatkan Indonesia di atas negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Vietnam, dan Rusia.
Indonesia Naik ke Peringkat ke-3 di Dunia untuk Adopsi Aset Kripto

Subani, Direktur Utama CFX, salah satu bursa aset kripto terkemuka di Indonesia, menyambut baik pemerintahan baru ini.
“Kami berharap pemerintahan Prabowo-Gibran dapat memberikan dorongan bagi pengembangan ekosistem ekonomi digital, khususnya sektor kripto. Kolaborasi antara pemerintah dan industri akan memperkuat keamanan dan transparansi pasar kripto, serta mendorong edukasi bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis melalui surel, Kamis (24/10/2024).
Subani menekankan bahwa inovasi produk-produk baru dalam sektor kripto sangat penting untuk menjaga momentum pertumbuhan dan melindungi kepentingan investor.
Robby Tekankan Regulasi Aset Kripto Tanpa Hambat InovasiSementara itu, Ketua Umum Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo-ABI), Robby, menekankan pentingnya regulasi yang mendukung pertumbuhan tanpa menghambat inovasi.
“Kami mengharapkan adanya regulasi yang responsif dan adaptif, yang melindungi konsumen sekaligus mendorong terciptanya ekosistem blockchain yang sehat dan kompetitif,” jelasnya.
Reku Tegaskan Lagi Siap Dapatkan Lisensi PFAK Sesuai Aturan Baru Bappebti
Menurutnya, keseimbangan antara perlindungan konsumen dan ruang untuk inovasi akan menjadi kunci keberhasilan industri aset kripto di Indonesia.
Demi Stabilitas dan Keamanan PasarHarapan serupa juga diungkapkan oleh Wan Iqbal, Chief Marketing Officer (CMO) Tokocrypto. Ia optimis bahwa pemerintahan baru akan menciptakan regulasi yang mendukung pertumbuhan industri kripto, sekaligus menjaga stabilitas dan keamanan pasar.
“Kami berharap pemerintah menunjukkan minat besar terhadap teknologi blockchain sebagai solusi untuk menciptakan lapangan kerja bagi generasi muda,” tambahnya.
Selain itu, Budi Santosa, pendiri Indonesian NFT Community (IDNFT), menyoroti perlunya dukungan pemerintah terhadap infrastruktur blockchain dan edukasi publik.
“Regulasi yang jelas dan mendukung adalah kunci untuk meningkatkan adopsi kripto di Indonesia,” kata Budi.
CMC: Indonesia di Peringkat ke-5 dalam Penggunaan Kripto
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan industri untuk mendorong penggunaan blockchain di sektor publik.
Dengan berbagai tantangan yang ada, pemerintahan Prabowo-Gibran diharapkan mampu memberikan dukungan yang proaktif dan mendorong Indonesia menjadi pemain utama di sektor ekonomi digital. Pelaku industri kripto optimis bahwa kolaborasi yang baik dengan pemerintah akan membuka peluang besar bagi pertumbuhan yang berkelanjutan. [ps]
Bitcoin Bersiap Menuju US$ 70 ribu, Ini Penopangnya
Bitcoin (BTC) melanjutkan tren kenaikannya dan diprediksi masih akan berlanjut menuju US$ 70 ribu, apa penopangnya? - Halaman all [468] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #pasar-kripto #bitcoin #harga-bitcoin #arus-masuk-etf #btc #trader-tokocrypto #fyqieh-fachrur #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 17/10/24 15:30
v/16606195/
JAKARTA, investor.id - Bitcoin (BTC) melanjutkan tren kenaikannya dengan menembus harga US$ 68 ribu. Penguatan ini diprediksi masih akan berlanjut menuju US$ 70 ribu, apa penopangnya?
Trader Tokocrypto Fyqieh Fachrur mengatakan, berita tentang kemungkinan perubahan dalam regulasi kripto Amerika Serikat (AS) AS semakin memanaskan pasar. Donald Trump, calon terdepan dari Partai Republik, disebut-sebut akan membongkar hambatan regulasi kripto jika ia terpilih kembali.
Pernyataan ini berasal dari anggota Kongres Bryan Donalds, yang menyampaikan bahwa Trump berpotensi memberhentikan Ketua SEC, Gary Gensler pada hari pertama masa jabatannya. Selain itu, platform taruhan Polymarket melaporkan bahwa peluang kemenangan Trump dalam pemilu Presiden AS meningkat dari 54,7% pada 14 Oktober menjadi 58,5% pada 17 Oktober.
“Kemenangan Trump dianggap sebagai faktor positif bagi BTC, karena investor mengantisipasi regulasi yang lebih longgar dan lebih ramah terhadap kripto,” jelas Fyqieh, Kamis (17/10/2024).
Lebih lanjut Fyqieh memaparkan, investor besar juga ikut terlibat dalam tren bullish ini. Pada Selasa (14/10), pasar ETF BTC-spot AS melaporkan total arus masuk bersih sebesar US$371 juta atau sekitar Rp 5,7 triliun, dengan arus masuk terus berlanjut hingga Rabu (16/10/2024).
“Beberapa ETF yang menunjukkan aktivitas signifikan meliputi: Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC) arus masuk sebesar US$14,8 juta dan Bitwise Bitcoin ETF (BITB) arus masuk sebesar US$12,9 juta,” jelas Fyqieh.
Dalam tiga hari terakhir, Fyqieh menambahkan, total arus masuk bersih mencapai lebih dari US$ 65 juta, yang mencerminkan kepercayaan kuat investor terhadap potensi kenaikan harga BTC lebih lanjut.
Walaupun tren saat ini sangat positif, Fyiqeh mengingatkan, investor tetap harus waspada terhadap risiko yang ada, termasuk potensi penjualan besar-besaran BTC oleh pemerintah AS, yang memegang lebih dari 203 ribu BTC. Jika pemerintah AS memutuskan untuk menjual cadangannya, hal ini bisa memberikan tekanan besar pada harga Bitcoin.
Arus Masuk ETF
Namun, tren arus masuk ETF yang kuat dan sentimen positif terhadap kebijakan suku bunga The Fed membantu meredam kekhawatiran ini. Fyqieh menambahkan bahwa sentimen bullish ini bisa menjadi peluang besar bagi investor, terutama jika ada perubahan dalam regulasi kripto AS yang memberikan lebih banyak kebebasan kepada pasar.
"Jika regulasi AS berubah menjadi lebih ramah terhadap kripto, kita bisa melihat kenaikan harga Bitcoin yang lebih agresif. Investor harus terus mengikuti perkembangan ini dan memanfaatkan momentum yang ada," ujar Fyqieh.
Untuk itu, Fyqieh menyarankan investor mempertimbangkan sentimen terhadap jalur suku bunga The Fed, Pemilihan Presiden AS, dan tren arus pasar ETF BTC-spot AS. Penembusan dari level tertinggi pada Rabu di US$68.387 akan membawa level resistensi US$ 69 ribu ke dalam permainan.
“Lebih jauh lagi, penembusan di atas level resistensi US$ 69 ribu dapat memberi peluang bagi para pembeli untuk mencapai level US$70 ribu,” tutup Fyqieh.
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Derivatif Kripto Bisa Dorong Transaksi Tumbuh 5 Kali Lipat
Produk derivatif kripto menjadi aset baru yang tengah dikembangkan Bappebti dan bursa kripto demi memperluas inklusi aset alternatif investasi tersebut. [552] url asal
#kripto #bursa-kripto #crypto #bitcoin #ethereum #aset-kripto #aset-digital #transaksi-kripto #cfx #pintu #tokocrypto #produk-derivatif
(Bisnis.Com - Market) 10/10/24 12:08
v/16285442/
Bisnis.com, JAKARTA -- Perdagangan produk derivatif kripto dinilai cukup potensial dan menghasilakn peningkatan transaksi hingga berkali-kali lipat dari volume perdagangan kripto saat ini.
Produk derivatif adalah kontrak atau perjanjian yang nilai atau peluang keuntungannya berkaitan dengan kinerja aset lain. Derivatif merupakan instrumen investasi yang terdaftar di pasar bursa dan memiliki dasar hukum yang mengatur regulasi transaksi.
Beberapa jenis produk derivatif, di antaranya: kontrak berjangka (futures contract), kontrak serah (forward contract), kontrak opsi (opsi beli dan opsi jual), kontrak swap.
Catatan terbaru dari Badan Pengawas Berjangka Perdagangan Komoditi (Bappebti), transaksi kripto meningkat secara bulanan dari Rp42,34 triliun pada Juli 2024 menjadi Rp48 triliun Agustus 2024.
Bappebti optimistis dengan potensi perdagangan derivatif kripto di Indonesia. Kepala Bappebti, Kasan, instrumen derivatif ini diproyeksikan dapat mendorong peningkatan transaksi hingga lima kali lipat dari volume perdagangan kripto saat ini.
“Kami melihat bahwa pasar aset kripto di Indonesia terus berkembang, dengan minat yang semakin tinggi dari masyarakat terhadap instrumen investasi digital. Produk derivatif akan memberikan fleksibilitas tambahan bagi investor dalam memanfaatkan pergerakan harga. Ini akan membuka lebih banyak peluang bagi investor untuk berpartisipasi di pasar kripto, terutama di tengah volatilitas harga yang tinggi,” ujar Kasan, dikutip Kamis (10/10).
Kasan menambahkan meski saat ini perdagangan derivatif kripto di Indonesia masih dalam tahap uji coba, Bappebti telah mengkalkulasi potensi pasar dengan matang, termasuk memperhitungkan dinamika di pasar global.
Pada tahap awal, produk derivatif akan difokuskan pada aset kripto utama seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), ke depannya akan dievaluasi kemungkinan untuk memperdagangkan token lain jika permintaan terus meningkat.
“Penting bagi kami untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil dalam pengembangan produk derivatif ini mematuhi standar regulasi dan keamanan yang ketat, guna melindungi kepentingan semua pihak yang terlibat,” ujar Kasan.
Laporan dari Triple-A juga menunjukkan bahwa sebanyak 13,9% populasi Indonesia telah memiliki aset kripto, menempatkan Indonesia di posisi 12 dalam hal kepemilikan kripto secara global. Meskipun laporan ini memberikan angka yang lebih besar daripada data Bappebti, yang mencatat 20,9 juta pelanggan kripto pada Agustus 2024, perbedaan ini dapat mencerminkan pendekatan yang berbeda dalam pengukuran.
Edukasi dan literasi mengenai aset kripto menjadi bagian yang penting di tengah pesatnya pertumbuhan investasi kripto dalam negeri.
Sementara itu, Community Lead Pintu Nafila Tri Hutami mengungkapkan tanggung jawab terhadap edukasi perlu terus dijalankan agar peningkatan jumlah investor ini dapat sejalan dengan tumbuhnya literasi dan pemahaman yang matang mengenai aset kripto dan teknologi blockchain serta berbagai risiko yang ada.
“Pada Mei lalu, kami hadir memberikan edukasi di Universitas Airlangga [Unair] bersama Bappebti yang membahas dasar-dasar kripto dan blockchain serta perspektif aset kripto dari sisi akuntansi. Antusias yang sangat tinggi tersebut membuat kami kembali lagi ke Unair untuk memberikan lagi pemahaman lebih mendalam tentang fundamental aset kripto,” tuturnya.
Nafila percaya edukasi harus dilakukan secara konsisten dan bertahap sehingga teman-teman mahasiswa dan mahasiswi di Unair ini bisa mendapatkan informasi yang menyeluruh sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada aset kripto.
Sementara itu, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi Bappebti, Tirta Karma Senjaya, dalam pernyataannya, menjelaskan bahwa pertumbuhan signifikan ini juga dipengaruhi oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto sebagai alternatif investasi.
"Pertumbuhan nilai transaksi aset kripto di Indonesia didorong oleh kombinasi meningkatnya literasi digital masyarakat dan peran kripto sebagai alternatif investasi yang menarik. Kami melihat USDT, Bitcoin dan Ethereum sebagai instrumen dominan yang terus menarik minat investor di Indonesia," ujar Tirta.