Walkot Jakbar Imbau Masyarakat Setop Main Judi "Online"
Uus mengatakan, pemerintah kota Jakbar sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk memberantas judi online. Halaman all
(Kompas.com) 10/07/24 12:11 10297850
JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto meminta masyarakat untuk berhenti bermain judi online.
"Saya imbau masyarakat hindari dan setop (main) judi online," ucap Uus saat dikonfirmasi, Rabu (10/7/2024).
"(Main judi online) lebih banyak tidak manfaatnya, bahkan menyusahkan," tambah Uus.
Uus mengatakan, pemerintah kota sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk memberantas judi online.
Ia ingin semua lapisan masyarakat, baik ASN, maupun warga sipil, tidak berurusan dengan judi.
"Dari kepolisian maupun aparat hukum, ya juga sudah bisa mendeteksi siapa yang bermain," kata Uus.
"Kalau tertangkap polisi kan ini sangat berbahaya. Sanksinya juga sudah jelas terkait masalah judi," tambah ia.
Soal pembentukan satgas anti judi online, Uus mengaku masih menunggu arahan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
"Kami ikuti apa yang menjadi kebijakan dari tingkat provinsi," ucap Uus.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto membeberkan wilayah kecamatan dengan jumlah pemain judi online terbanyak.
Berdasarkan data yang diperoleh Satgas Pemberantasan Judi Online, wilayah Cengkareng, Jakarta Barat menjadi kecamatan yang paling banyak ditemukan warga bermain judi online.
“Kecamatan Cengkareng pelakunya 14.782, uang yang beredar Rp 176 miliar,” ujar Hadi selepas rapat Satuan Tugas Pemberantasan Judi Online di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (25/6/2024).