Menakar Peluang Kaesang Diusung PDI-P pada Pilkada 2024

Menakar Peluang Kaesang Diusung PDI-P pada Pilkada 2024

Pengamat politik Agung Baskoro sebut peluang PDI-P dan Kaesang kerja sama pada Pilkada Jakarta atau Pilkada Jateng kecil, karena... Halaman all

(Kompas.com) 10/07/24 15:16 10313080

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro mengatakan, peluang Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) kerja sama pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, kecil.

Diketahui, Ketua DPP PDI-P Puan Maharani sempat menyebut bahwa nama Kaesang dipertimbangkan saat ditanya perihal hasil survei terkini yang memperlihatkan elektabilitas putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu cukup moncer di Jawa Tengah (Jateng).

Menurut Agung, untuk Pilkada Jakarta, peluang Kaesang diusung PDI-P kecil. Apalagi, jika partai berlambang kepala banteng dengan moncong putih tersebut memutuskan kerja sama politik dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Nama Kaesang ini menjadi terpinggirkan ketika nalarnya adalah PDI-P dan PKB. Tetapi, kalau misalkan tanpa PDI-P, PKB dengan siapa nanti merajut koalisi antara Anies dan Kaesang itu masih sangat mungkin ya,” kata Agung dalam program Obrolan Newsroom bersama Kompas.com, Selasa (9/7/2024).

Kemudian, untuk Pilkada Jateng, dia menilai bahwa peluang PDI-P mengusung Kaesang juga kecil.

Agung menyebut, pernyataan Puan Maharani yang mempertimbangkan nama Kaesang, hanyalah bentuk apresiasi atas hasil elektabilitas adik Gibran Rakabuming Raka tersebut.

Oleh karena itu, menurut dia, PDI-P tidak akan menindaklanjuti apresiasi Puan tersebut dalam bentuk kerja sama politik pada Pilkada Jateng 2024.

“Karena kan di PDIP punya tradisi panjang dan itu semua keputusan ada di ibu ketua umum Megawati Soekarnoputri. Jadi ini termasuk strategis ya, apakah Jateng, Jakarta, Jawa Barat, sehingga perlu perenungan yang panjang dan dalam. Karena ini membawa marwah partai juga,” ujar Agung.

Selain itu, dia mengatakan, PDI-P selama ini rutin mengirimkan kadernya sebagai calon kepala daerah. Oleh karena itu, diduga tidak akan memberi ruang untuk mengusung anggota keluarga Jokowi.

“Saya kira kok kemungkinannya kecil PDI-P bersama Kaesang ataupun Koalisi Indonesia Maju. Yang paling mungkin adalah PDI-P menyiapkan calon dan memastikan Jateng ‘Kadang Banteng\' dan bukan kandang yang lain,” kata Agung.

Kaesang moncer di Jateng

Sebagaimana diberitakan, elektabilitas Kaesang moncer di Jateng belakangan ini. Padahal, dia digadang-gadang untuk maju di Jakarta.

Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) terkini, nama Kaesang unggul sementara sebagai daftar calon gubernur Jateng 2024.

Responden survei yang memilih Kaesang sebesar 15,9 persen. Posisi kedua ditempati oleh Irjen Pol Ahmad Luthfi dengan suara responden 12,9 persen.

Sementara itu, Bambang Wuryanto dipilih 5,8 persen responden, Sudaryono 4,7 persen, dan Hendrar Prihadi sebanyak 4,7 persen.

Survei LSI tersebut dilakukan pada 21-26 Juni 2024 dengan mewawancarai 1.200 responden. Wawancara dilakukan melalui telepon.

Adapun margin of error survei kurang lebih sebesar 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen dengan asumsi simple random sampling

Hasil yang hampir serupa juga terlihat dari survei Indikator Politik Indonesia. Dalam survei yang bertajuk “Siapa Kuat di Jawa Tengah?: Dinamika Elektoral Jelang Pilkada”, nama Kaesang mendapatkan elektabilitas tertinggi.

Kaesang menempati peringkat pertama dalam simulasi 10 dan 20 nama.

Dalam simulasi 10 nama dengan pertanyaan, "seandainya pemilihan langsung gubernur Jawa Tengah dilaksanakan sekarang, siapa yang akan Ibu/Bapak pilih di antara nama berikut-berikut ini…", Kaesang memeroleh elektabilitas 22,8 persen

Urutan kedua ditempati Irjen Pol Ahmad Lutfhi dengan elektabilitas 18,7 persen. Lalu, di posisi ketiga Taj Yasin Maimoen dengan 12,7 persen.

Survei Indikator Politik tersebut memiliki margin of error lebih kurang 3,5 persen.

Pernyataan Puan dan Kaesang

Menanggapi hasil survei tersebut, Puan Maharani memang menyebut bahwa Kaesang menjadi salah satu yang dipertimbangkan untuk Pilkada Jawa Tengah 2024.
Apalagi, Kaesang unggul dibandingkan Ketua DPD PDI-P Jawa Tengah, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul.

"Iya dong, jadi salah satu pertimbangan juga,” kata Puan pada 2 Juli 2024, saat ditanya kemungkinan PDI-P mempertimbangkan Kaesang pada Pilkada Jateng.

Menyambut pernyataan Puan, Kaesang mengatakan, dia menghargai pihak yang ingin mengusungnya.

"Ya, enggak apa-apa kami hargai semua yang mau mengusung kami," kata Kaesang di Pura Mangkunegaran Solo, Jawa Tengah pada 7 Juli 2024.

Dia lantas menyebut bahwa Jawa Tengah membutuhkan pemimpin yang bisa menyelesaikan berbagai permasalahan di provinsi tersebut.

Jateng “kandang banteng”

Untuk diketahui, PDI-P masih menguasai perolehan suara Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 di Jawa Tengah.

Partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini memeroleh 5.270.261 suara yang setara dengan 33 kursi DPRD Jateng.

Sementara itu, PSI menjadi partai urutan kesepuluh dalam perolehan suara di Pileg 2024, dengan 478.063 suara atau setara dengan dua kursi DPRD Jateng.

Namun, sejauh ini, PDI-P belum menentukan dukungan atau memajukan kader sendiri untuk diusung pada Pilkada Jateng 2024.

Sementara itu, pembukaan pendaftaran calon kepala daerah dijadwalkan pada 27 Agustus 2024. Dengan kata lain, tidak sampai dua bulan lagi.

#pdi-p #kaesang #pilkada-2024 #pilkada-jawa-tengah-2024 #pilkada-jateng-2024 #pilkada-jakarta-2024

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/10/15164141/menakar-peluang-kaesang-diusung-pdi-p-pada-pilkada-2024