Kepada Jokowi, Bupati Keluhkan Anggaran Pembangunan Jalan Daerah yang Belum Turun
'Terima kasih Presiden sudah memikirkan jalan-jalan kabupaten, dan tahun ini belum turun anggarannya,' kata Bupati Dharmasraya yang juga Ketua Apkasi. Halaman all
(Kompas.com) 10/07/24 17:15 10322662
JAKARTA, KOMPAS.com - Bupati Dharmasraya yang juga Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengeluhkan anggaran pembangunan jalan daerah yang belum turun pada 2024.
Padahal menurutnya anggaran tersebut sangat diperlukan untuk membangun jalan seluruh kabupaten di Indonesia.
"Yang menjadi kado istimewa bagi kami, para bupati adalah Inpres Jalan Daerah, yang sangat membantu kami untuk membangun jalan di seluruh kabupaten yang ada di seluruh Indonesia," ujar Sutan Riska di acara peresmian pembukaan Rapat Kerja Nasional XVI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2024 di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2024).
"Terima kasih Presiden sudah memikirkan jalan-jalan kabupaten, dan tahun ini belum turun anggarannya Bapak," lanjutnya.
Sutan Riska menuturkan, keberadaan anggaran Inpres Jalan Daerah diperlukan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi khusus.
Mewakili Apkasi, ia berharap program tersebut bisa dilanjutkan di pemerintahan presiden terpilih, Prabowo Subianto.
"Kami berharap menjadi program lanjutan bagi Presiden terpilih nantinya," tegasnya.
Lebih lanjut Sutan Riska menyinggung soal kenaikan dana desa di era pemerintahan Presiden Jokowi yang terjadi beberapa kali.
Kenaikan itu bermanfaat untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas SDM desa.
"Bukan hanya itu yang dapat kami lihat dan rasakan. Kawasan 3T, tertinggal, terdepan, dan terluar tidak lepas dari perhatian Presiden. Teman-teman bupati dari kepulauan perbatasan menyampaikan kepada kami terima kasih kepada Presiden yang telah membangun perbatasan-perbatasan negara dengan negara-negara tetangga kita," tambahnya.
#jokowi #apkasi #asosiasi-pemerintah-kabupaten-seluruh-indonesia-apkasi