Wapres Soroti Data Penting Negara Berkali-kali Diretas, Butuh Penanganan Segera
Di hadapan calon perwira remaja TNI-Polri, Wapres bilang masyarakat sangat butuh jaminan keamanan dari personel yang melek teknologi dan responsif. Halaman all
(Kompas.com) 11/07/24 13:22 10417113
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma\'ruf Amin menyoroti data penting Indonesia berkali-kali diretas hacker.
Peretasan data ini adalah salah satu ancaman keamanan dan pertahanan yang semakin kompleks, melengkapi ancaman lain seperti kasus kriminal dan keamanan. Oleh karenanya, kebocoran data itu butuh penanganan segera.
"Ancaman keamanan pun sudah sampai pada kedaulatan siber kita. Berkali-kali data penting negara kita berhasil diretas. Kondisi ini butuh penanganan segera yang tepat sasaran, agar hal ini tidak terulang lagi di masa depan," kata Ma\'ruf saat memberikan pembekalan kepada Calon Perwira RemajaTNI-Polri di Balai Sudirman Jakarta, Kamis (11/7/2024).
Ia tidak memungkiri, kompleksnya kejahatan saat ini sudah menggunakan teknologi informasi yang semakin mudah diakses masyarakat.
Marak kasus judi online, penipuan perbankan, bahkan hingga jaringan perdagangan manusia melalui media sosial.
Untuk menghadapi itu kata dia, masyarakat sangat butuh jaminan keamanan dari personel yang melek teknologi dan responsif.
"Kementerian/lembaga, pegawai pemerintahan, anggota TNI/Polri, hingga perwira-perwira pelajar seperti yang hadir di sini, wajib menjadi figur yang inovatif dan berintegritas dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan penjamin keamanan warga Indonesia," ucap dia.
Ia lantas mengingatkan, kurangnya integritas, kedisiplinan, dan ketidakwaspadaan akan memberi celah bagi pihak-pihak yang ingin mengubah ideologi bangsa Indonesia.
"Tetaplah waspada akan ancaman terhadap nasionalisme kita dengan terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri melalui penguatan identitas nasional," tuturnya.
Menurut Ma\'ruf, calon perwira remaja adalah generasi penerus yang akan berperan langsung dalam mengawal pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
Mereka memulai perjalanan panjang pengabdian pada bangsa dan negara. Pengabdian ini lanjutnya, harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan semangat juang yang tinggi, serta integritas yang kokoh.
"Untuk itu, seorang Perwira muda TNI/Polri dituntut memiliki pengetahuan yang luas dan tinggi, serta kemampuan menganalisis setiap dinamika zaman secara mendalam. Namun, hati tetap berpijak di bumi dan diabdikan untuk mengutamakan rakyat dan menjaga kehormatan institusi," jelasnya.
#wapres #ma-ruf-amin #peretasan #tni-polri #calon-perwira-remaja