TINS, NCKL, MBMA, MDKA, ANTM, INCO, Mana yang Paling Recommended?
TINS, NCKL, MBMA, MDKA, ANTM, dan INCO direkomendasikan buy. Tapi, mana yang paling recommended? Simak di sini... - Halaman all
(InvestorID) 11/07/24 14:24 10422285
JAKARTA, investor.id – Sejumlah emiten logam di Indonesia bakal mendapatkan keuntungan dari harga komoditas yang lebih tinggi pada kuartal II-2024. Harga timah, tembaga, emas, dan nikel masing-masing naik 23%, 16%, 13%, dan 11% qoq.
Tak hanya harga, volume penjualan yang diperkirakan meningkat – usai melambat pada kuartal I terutama Antam (ANTM) dan Merdeka Battery Materials (MBMA) – juga akan mendorong pertumbuhan pendapatan.
“Secara keseluruhan, kami memperkirakan pertumbuhan pendapatan pada kuartal II-2024 yang sejalan dengan ekspektasi sebesar 33% yoy atau 18% qoq. Pendapatan ditaksir mencapai 51% dan 50% dari estimasi kami dan konsensus sepanjang tahun,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Timothy Wijaya dan Christian Sitorus dalam risetnya.
Dari sisi biaya, kenaikan harga bijih saprolit, batu bara, dan minyak masing-masing sebesar 17%, 7%, dan 2% qoq kemungkinan sedikit meningkatkan total biaya tunai.
“Kami memperkirakan laba bersih pada kuartal II-2024 naik 94% yoy atau meningkat 183% qoq. Laba bersih ditaksir mencapai 41% atau sedikit di bawah estimasi kami dan konsensus tahun ini. Meski demikian, estimasi laba bersih kuartal II-2024 akan berkontribusi sekitar 30% pada tahun ini,” jelas Timothy.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa Timah (TINS) bakal menunjukkan pertumbuhan laba bersih yang lebih kuat dibandingkan emiten logam lainnya. Laba bersih TINS pada kuartal II-2024 diprediksi mencapai Rp 370 miliar atau naik 11,5 kali secara kuartalan (qoq). Lonjakan itu bakal disokong oleh kenaikan harga timah dan biaya tunai yang stabil.
BRI Danareksa Sekuritas juga mengantisipasi ANTM mencatatkan hasil yang solid pada kuartal II-2024. Hal itu didorong oleh penjualan stok feronikel (FeNi) ANTM dari kuartal I-2024, dimana volume pada kuartal II-2024 sebanyak 7-7,5 kt, yang dikombinasikan dengan peningkatan penjualan bijih (3,5 Mt) pada kuartal II-2024.
Begitu pun dengan Vale Indonesia (INCO). Margin tunai INCO diprediksi naik menjadi US$ 4,5-5 k/t dari harga nikel di London Metal Exchange (LME) yang lebih tinggi, yaitu rata-rata sebesar US$ 18,5 k/t pada kuartal II-2024. Namun, INCO menghadapi tantangan biaya bahan bakar dan pemeliharaan yang akan memengaruhi volume penjualan.
Sebaliknya, BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan Trimegah Bangun Persada (NCKL) atau Harita Nickel bakal mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang moderat sebesar 17% qoq, usai mencetak hasil yang solid pada kuartal I-2024.
“Namun, potensi peningkatan kemungkinan timbul dari kontribusi Halmahera Persada Lygend (HPL), yang didorong oleh kenaikan harga mixedhydroxideprecipitate (MHP) yang signifikan sebesar 22% qoq,” ungkap Timothy.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Secara keseluruhan, BRI Danareksa Sekuritas memprediksi laba bersih TINS, ANTM, dan INCO pada semester I-2024 masing-masing mencapai 69%, 59%, dan 33% dari estimasi konsensus. Sedangkan MBMA dan induk usahanya, Merdeka Copper Gold (MDKA), bakal menunjukkan peningkatan secara kuartalan. Namun, diyakini masih di bawah estimasi konsensus, yaitu masing-masing sebesar 26% dan -72%.
Dengan berbagai faktor yang ada, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan peringkat overweight untuk sektor pertambangan logam. “NCKL tetap menjadi pilihan utama kami di nikel, karena kinerja operasional dan visibilitas pendapatan yang kuat. Kami juga memilih TINS karena pasokan global yang ketat akibat berkurangnya ekspor Vietnam ke China dan terbatasnya ekspor Indonesia,” sebut Timothy.
Karena itu, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan buy untuk sejumlah saham di sektor pertambangan logam dengan urutan prioritas sebagai berikut: TINS, NCKL, MBMA, MDKA, ANTM, dan INCO.
Target harga saham TINS dipatok sebesar Rp 1.400, NCKL Rp 1.300, MBMA Rp 700, MDKA Rp 3.100, ANTM Rp 2.000, dan INCO Rp 5.700.
Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #tins #nckl #mbma #mdka #antm #inco #rekomendasi-saham #harga-nikel #emiten-logam #harga-emas #harga-timah #bri-danareksa-sekuritas #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/366714/tins-nckl-mbma-mdka-antm-inco-mana-yang-paling-recommended