Pengembang Berkontribusi Pacu Pertumbuhan Koridor Barat Jakarta
Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana untuk merancang sebuah regulasi baru yang akan mendukung pengembangan-pengembangan seperti Paramount Petals. Halaman all
(Kompas.com) 11/07/24 19:34 10445895
KOMPAS.com - Pembangunan akses tol langsung di Kilometer (Km) 25 Jalan Tol Jakarta-Merak yang secara resmi dimulai pada Rabu (10/7/2024) merupakan bentuk kontribusi sektor swasta terhadap geliat pertumbuhan di koridor barat Jakarta.
Adalah PT Paramount Land bekerja sama dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, menginisiasi infrastruktur konektivitas dengan estimasi nilai investasi lebih dari Rp 500 miliar.
Menyusul raksasa properti lainnya yang telah ikut memberikan kontribusinya yakni PT Alam Sutera Realty Tbk dengan akses tol Kunciran-Serpong, dan PT Bumi Serpong Damai Tbk yang menggarap Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja).
Tak dapat dimungkiri, infrastruktur konektivitas dinilai sangat penting karena dapat memacu pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing dan produktivitas, dan memperlancar arus barang, jasa, serta memudahkan masyarakat dalam mobilitas sehari-hari.
Demikian halnya dengan akses tol KM 25 Tol Jakarta-Merak yang juga diharapkan dapat mengurai beban kendaraan di Jalan Arteri Bitung sekitar 10-15 persen dari total lalu lintas harian rata-rata (LHR) 19.000-20.000 kendaraan melalui Gerbang Tol (GT) Bitung I.
PT Paramount Land mengantongi izin pembangunan modifikasi akses masuk dan keluar GT Bitung I Tol Jakarta-Merak dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akhir Januari 2024 lalu.
"Kelak, ketika beroperasi secara efektif pada akhir akhir 2024 atau paling lambat awal 2025, akses tol langsung berupa simpang susun ini bisa digunakan oleh masyarakat Binong, Kadu, Kadu Jaya, Sukabakti, Cukanggalih, dan sekitarnya maupun ke arah selatan Tangerang," ujar Presiden Direktur Paramount Land M Nawawi.
Dok. Paramount Land Kawasan Paramount Petals.“Kami berharap pembangunan ini bukan saja dapat dinikmati oleh sekelompok atau segelintir masyarakat, tetapi harus bisa menimbulkan efek atau dampak domino kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang dan berbagai kemudahan lainnya," cetus Andi.
Andi Ony mengharapkan, pembangunan infrastruktur ini sebagai tanda kian meningkatnya investasi yang dapat menjadi daya tarik bagi investor-investor lainnya masuk menanamkan modalnya di Kabupaten Tangerang.
Sebagaimana diketahui, realisasi investasi baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Kabupaten Tangerang pada akhir 2023 saja mencapai Rp 29,7 triliun atau melampuai target sebesar Rp 22,5 triliun.
"Investasi ini dikontribusi oleh salah satunya sektor perumahan, perhotelan, dan perkantoran dengan total nilai Rp 7 triliun," ungkap Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tangerang Soma Atmaja.
Mengacu pada catatan ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang pun berani pasang target investasi lebih tinggi tahun 2024 ini yakni sebesar Rp 23,7 triliun.
Soma optimistis, target ini dapat tercapai. Selain didorong oleh industri manufaktur yang saat ini masih mendominasi, juga pengembangan-pengembangan baru seperti Paramount Petals yang dibangun PT Paramount Land di atas lahan seluas 400 hektar.
"Dengan adanya pembangunan ini, Kabupaten Tangerang memiliki pusat-pusat pertumbuhan baru yang tidak lagi terkonsentrasi di pusat kota. Nantinya, basis ekonomi di sini diarahkan ke light industry, jasa dan perdagangan," urai Soma.
Jasa Marga Pengembagan properti Paramount Petals di Jalan Tol Jakarta - Tangerang Masuk dalam RTRW Bodetabekpunjur
Paramount Petals sendiri dirancang sebagai kota mandiri yang mengintegrasikan hunian dengan kawasan komersial, bisnis, dan gaya hidup.
Berlokasi di Kecamatan Curug, kota ini dibangun dengan berpedoman pada prinsip pembangunan berkelanjutan atau sustainabledevelopment.
Prinsippenataan kotamemadukan modernitas desain, ruang terbuka hijau, dan lingkungan yang sejalan dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDT) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tangerang.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana untuk merancang sebuah regulasi baru yang akan mendukung pengembangan-pengembangan seperti Paramount Petals ini semakin marak di Kabupaten Tangerang.
"Kami akan merancang regulasi yang mendukung investasi properti ini berupa insentif fiskal atau insentif kemudahan perizinan, atau dukungan pembebasan lahan," ucap Kepala Dinas Tata Ruang Kabupaten Tangerang Hendri Hermawan.
Selain itu, pihaknya juga akan mengevaluasi kesesuaian RTRW Kabupaten Tangerang dengan RTRW Jadebotabekpunjur yang memiliki payung hukum sendiri yakni Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jabodetabekpunjur.
Hilda B Alexander/Kompas.com Paramount Land terus mempercepat realisasi pembangunan proyek teranyarnya, Paramount Petals, di Curug, Kabupaten Tangerang. Salah satunya dengan membuat akses tol langsung (direct toll access) menuju Paramount Petals dari Tol Tangerang-Merak. Tampak VP Sales & Marketing Mario Susanto dan Planning and Design Development Director Henry Napitupulu.Menurut Hendri, tahun ini merupakan tahun evaluasi pelaksanaan Perpres tersebut, dan ada ruang bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memberikan usulan terkait revisi atau perubahan tata ruang tersebut.
Kabupaten Tangerang dengan sejumlah kecamatannya termasuk Curug merupakan Kawasan Strategis Nasional dari sudut kepentingan ekonomi yang berbasis pada daya dukung lingkungan dan memiliki keterpaduan dalam pengelolaan kawasan.
Kabupaten Tangerang akan dikembangkan sebagai pusat kegiatan perdagangan dan jasa skala regional; pusat pelayanan sistem angkutan umum penumpang dan angkutan barang regional. pusat kegiatan industri; dan pusat pelayanan sistem angkutan umum penumpang regional.
Penjualan melejit
Pembangunan infrastruktur juga berdampak pada penjualan Paramount Petals, yang menurut VP Marketing Paramount Land Chhrissandy Dave Winata makin melejit.
Sebelum dimulainya pembangunan akses tol langsung yakni kurun 2023, penjualan meningat 182 persen dari tahun sebelumnya 2022.
Saat rencana akses tol langsung mulai disosialisasikan pada Februari-Maret 2024, penjualan makin melesat dengan lonjakan 190 persen dibanding 2023.
"Kami mencatat transaksi penjualan Rp 55 miliar-Rp 80 miliar per bulan sejak awal tahun 2024. Sementara kenaikan harga medio 2022-2023 sekitar 50-60 persen, tahun ini diperkirakan 30 persen," ungkap Chrissandy.
Dengan kehadiran akses tol langsung ini, dia yakin target penjualan Paramount Petals bisa tercapai, sesuai dengan asumsi-asumsi yang sudah diperhitungan dan dapat berkontribusi positif terhadap target induk perusahaan sebesar Rp 5 triliun.