#30 tag 24jam
Kawasan Komersial Baru Dibuka di Kota Mandiri Paramount Petals Tangerang
Kawasan komersial baru bernama Calico Grande dikembangkan di kota mandiri Paramount Petals seluas 400 hektare yang berlokasi di bagian barat Jakarta. Kawasan komersial... | Halaman Lengkap [284] url asal
#kawasan-komersial #paramount-land #industri-properti #kota-mandiri
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 08/11/24 09:04
v/17759547/
JAKARTA - Kawasan komersial baru kembali dikembangkan di kota mandiri Paramount Petals seluas 400 hektare yang berlokasi di bagian barat Jakarta. Kawasan bernama Calico Grande ini berada di Jalan Boulevard Sakura, tepat di seberang Calico Square, Paramount Petals, Kabupaten Tangerang.Bangunan di kawasan ini mengusung konsep desain modern dua lantai dan tiga lantai. Setiap unit dilengkapi CCTV dan AC di setiap lantai. Salah satu tipe memiliki balkon di lantai dua yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan bisnis, terutama F&B. Sejumlah tenant sudah bersiap meramaikan area ini antara lain A&W, Tekko, dan Kampung Kecil melengkapi berbagai tenant yang sudah beroperasi di Paramount Petals seperti Alfamidi, Kong Djie Coffee dan KFC.
Direktur Eksekutif Planning and Design Paramount Land, Henry Napitupulu, mengungkapkan, salah satu kunci sukses Paramount Land dalam mengembangkan kawasan komersial adalah menciptakan long term sustainable business dengan menumbuhkan ekosistem bisnis jangka panjang.
?Calico Grande kami bangun seiring percepatan pembangunan dan perkembangan kawasan Paramount Petals. Ini menjawab kebutuhan akan produk komersial baru, sekaligus melengkapi fasilitas komersial yang sudah ada sebelumnya,? ujar Henry dalam keterangannya, Jumat (8/11/2024).
Kota mandiri yang diluncurkan pada tahun 2021 ini mewujudkan beragam komitmen pembangunan mulai inovasi produk properti, fasilitas kawasan, hingga pembangunan infrastruktur. Direktur Eksekutif Sales & Marketing Paramount Land, Chrissandy Dave, menyatakan, selain akses tol langsung dari dan ke Paramount Petals di exit tol Bitung Km 25 ruas tol Jakarta-Merak yang akan beroperasi akhir 2025, pihaknya juga menyiapkan jaringan fisik kota. Antara lain akses jalan, fasilitas air dan sanitasi, energi, ruang terbuka hijau, hingga kolam retensi untuk penanggulangan banjir.
?Dalam waktu dekat kami akan melakukan pembukaan fasilitas Community Club, ground breaking Pasar Modern dan pembukaan akses jalan baru South Junction yang menghubungkan South Petals dengan North Petals,? katanya.
Paramount Land Raih Top 10 Developers BCI Asia Awards 2024
Dengan raihan penghargaan ini, Paramount Land menegaskan diri sebagai pengembang properti yang mengedepankan konsep hijau dan pembangunan berkelanjutan. Paramount... | Halaman Lengkap [409] url asal
#penghargaan #pengembang-properti #sektor-konstruksi #paramount-land
(SINDOnews Ekbis - Serba Serbi Bisnis) 21/09/24 14:00
v/15339043/
JAKARTA - Paramount Land kembali meraih penghargaan Top 10 Developers Awards untuk ketiga kalinya pada ajang internasional bergengsi BCI Asia Awards 2024. Ajang yang diselenggarakan BCI sejak tahun 2005 ini menjadi salah satu tolok ukur bergengsi untuk industri konstruksi di Asia.BCI Asia Awards 2024 diselenggarakan di tujuh negara operasional BCI Central di Asia, yaitu Indonesia, Filipina, Hong Kong, Malaysia, Singapura, Thailand dan Vietnam. Di Indonesia, BCI Asia Awards 2024 diselenggarakan pada hari Kamis, 19 September 2024 di Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, BCI Central menentukan 10 pengembang dan 10 biro arsitektur yang diindentifikasi berdasarkan nilai agregat proyek yang sedang dibangun selama satu tahun kalender terakhir. Nilai proyek tersebut dibobotkan pada upaya keberlanjutan yang dilakukan dalam seluruh proses konstruksinya.
Selain proyek yang telah memasuki tahap pelaksanaan konstruksi, proyek pra-tender juga turut disertakan dalam penilaian untuk menghargai upaya desain hijau dan ramah lingkungan sejak tahapan desain. Hal ini mendukung salah satu tujuan BCI Central yang mengedepankan aspek lingkungan pada industri konstruksi. BCI Central juga menerapkan penilaian tambahan untuk proyek-proyek yang mengusung prinsip keberlanjutan dan bangunan hijau. Penilaian dilakukan melalui tiga kriteria utama, yaitu nilai proyek, nilai sertifikasi bangunan hijau, dan kategori proyek.
"Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan publik terhadap Paramount Land sebagai pengembang properti berkualitas yang mengedepankan konsep green dan sustainable development, yang tidak hanya bermanfaat bagi konsumen atau penghuni, tetapi juga masyarakat," ungkap Direktur Paramount Land Norman Daulay dalam siaran pers, Sabtu (21/9/2024).
Norman menjelaskan, dalam menghadirkan sebuah produk properti, Paramount Land senantiasa berinovasi dan adaptif dalam membaca kebutuhan pasar, mulai dari proses perancangan, pemasaran, hingga after sales service, melalui survei yang dilakukan di lapangan maupun media sosial. "Dengan begitu produk kami dapat menyasar target market yang tepat, sesuai selera masyarakat pada masanya, serta memperoleh tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi," tuturnya.
Paramount Land salah satu pengembang yang memberikan kontribusi besar di kawasan Gading Serpong dan sekitarnya. Produk terbarunya adalah Pasadena Central District, kawasan terpadu dengan luas area sekitar 40 hektare.
Proyek township lainnya adalah Paramount Petals yang berlokasi tak jauh dari Kota Gading Serpong, sebuah kota mandiri seluas 400 ha di barat Jakarta. Perusahaan saat ini tengah mengembangkan kawasan hunian yang terintegrasi dengan kawasan komersial, bisnis, dan gaya hidup di barat Jakarta.
Di luar Jabodetabek, Paramount Land juga memiliki Paramount Village Semarang yang berada di kawasan Simongan. Lahan seluas 9 ha itu dikembangkan menjadi kawasan hunian premium dan komersial yang memiliki lokasi strategis, dekat dengan pusat kota dan berbagai fasilitas kota.
Kota Gading Serpong Kian Tumbuh, Paramount Land Luncurkan Grand Pasadena Village
Grand Pasadena Village mengusung konsep 10-Minute City, berada di tengah kawasan komersial Pasadena Central District, sehingga segala aktivitas dapat dilakukan... | Halaman Lengkap [345] url asal
#industri-properti #pengembang-properti #paramount-land #kota-gading-serpong
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 25/08/24 21:45
v/14727050/
JAKARTA - Berlokasi strategis di tengah wilayah segitiga emas Tangerang Raya, Kota Gading Serpong terus tumbuh pesat menjadi pusat bisnis, komersial dan residensial bagi masyarakat Jabodetabek. Hingga kini, Kota Gading Serpong telah menjadi hunian bagi lebih dari 120.000 jiwa, serta tingkat okupansi bisnis yang sangat tinggi.Presiden Direktur Paramount Land M Nawawi menuturkan, sejalan dengan pesatnya pertumbuhan Kota Gading Serpong, Paramount Land juga terus menghadirkan produk properti berkualitas sesuai kebutuhan masyarakat. Paramount Land, kata dia, mengembangkan produknya secara adaptif dan didukung riset panjang yang menyeluruh.
"Kami selalu mengutamakan diferensiasi, diversifikasi dan inovasi produk agar tercipta long-term sustainable business, di mana bisnis yang dikembangkan tidak hanya ramai di awal, tetapi juga akan bertumbuh secara jangka panjang," ungkapnya melalui keterangan tertulis, Minggu (25/8/2024).
Paramount Land, kata dia, menerapkan strategi ini di Manhattan District, kawasan komersial seluas 22 hektare (ha) yang dijuluki "The Largest Business Epicentrum in Gading Serpong". Hasilnya, sejak diperkenalkan pada tahun 2021 hingga April 2024, mencatat penjualan hingga 95%.
Direktur Eksekutif Sales & Marketing Paramount Land Chrissandy Dave menambahkan, melanjutkan Manhattan District, Paramount Land kembali menghadirkan distrik terbaru seluas 40 ha yaitu "Pasadena Central District". Berbeda dengan Manhattan District, kawasan baru ini menggabungkan area komersial dan residensial premium, yaitu "Grand Pasadena Village".
Grand Pasadena Village, jelas dia, mengusung konsep 10-Minute City, sehingga berada di tengah kawasan komersial Pasadena Central District. "Dengan menciptakan kota di dalam kota, segala aktivitas sehari-hari dapat dilakukan di kawasan ini, mulai dari tinggal, bekerja, berbisnis, hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari," paparnya.
Direktur Eksekutif Planning & Design Paramount Land Henry Napitupulu menjelaskan, Grand Pasadena Village memiliki tiga tipe ukuran, yaitu 8x18 m2, 8x19 m2, dan 9x19 m2 dengan luas bangunan bervariasi dengan pilihan 2 lantai dan 3 lantai. Dengan segala kualitas dan keistimewaan fiturnya, kata dia, Grand Pasadena Village tahap 1 dibuka sebanyak 33 unit dengan harga mulai dari Rp4,9 miliar (harga khusus launching).
"Seluruh unit dilengkapi fitur spesial, yaitu AC di seluruh kamar tidur, multifunction room dan living room, solar water heater, smart door lock, smart toilet at main bathroom, CCTV, dan EV charging ready," ungkapnya.
Paramount Bakal PHK 2.000 Karyawan Demi Pangkas Biaya
Konglomerat media dan hiburan multinasional Paramount Global bakal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 15 persen stafnya di Amerika Serikat (AS). [467] url asal
#paramount #phk #amerika-serikat
(CNN Indonesia - Ekonomi) 09/08/24 22:35
v/13966317/
Konglomerat media dan hiburan multinasional Paramount Global bakal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 15 persen stafnya di Amerika Serikat (AS). Langkah ini akan berdampak pada sekitar 2.000 karyawan.
Perusahaan juga mengumumkan bakal menghapus nilai jaringan televisi kabel senilai US$6 miliar atau setara Rp95,58 triliun (asumsi kurs Rp15.930 per dolar AS) bersamaan dengan persiapan merger dengan Skydance Media.
Melansir CNN, langkah PHK ini merupakan bagian dari upaya Paramount untuk memangkas biaya tahunan sebesar US$500 juta atau Rp7,96 triliun di seluruh perusahaan menjelang merger dengan Skydance milik David Ellison.
Salah satu pimpinan eksekutif Paramount Chris McCarthy mengatakan PHK ini menghilangkan beberapa fungsi yang dirasa berlebihan di bidang pemasaran dan komunikasi, serta mengurangi jumlah karyawan di bidang keuangan, hukum, teknologi, dan fungsi pendukung lainnya.
Perusahaan yang mengendalikan portofolio kabel dan televisi yang luas itu mengatakan bahwa penghapusan bisnis TV-nya merupakan hasil dari indikator terbaru di pasar afiliasi linear dan perkiraan total nilai pasar perusahaan yang ditunjukkan oleh transaksi Skydance.
Pengumuman ini merupakan tanda pahit terbaru dari perubahan dramatis yang berdampak pada bisnis televisi tradisional lantaran konsumen dengan cepat beralih dari paket kabel dan beralih ke layanan streaming.
Pada Rabu (7/8), Warner Bros Discovery, perusahaan induk dari CNN, TNT, HGTV, dan jaringan kabel lainnya, membukukan kerugian sebesar US$9,1 miliar atau Rp144,87 triliun untuk bisnis televisinya.
Gejolak yang terjadi belakangan dalam bisnis media tak hanya terjadi di industri televisi tradisional, namun juga memengaruhi outlet berita digital dan publikasi cetak.
Dalam beberapa hari terakhir, Axios mengumumkan akan memberhentikan 10 persen stafnya atau sekitar 50 karyawan, yang merupakan pertama kalinya perusahaan media ini melakukan PHK dalam sejarahnya.
"Ini adalah langkah yang menyakitkan namun perlu untuk memperketat fokus strategis kami dan mengalihkan investasi ke area-area pertumbuhan inti kami. Kami melakukan beberapa perubahan yang sulit untuk beradaptasi dengan cepat terhadap lanskap media yang berubah dengan cepat," tulis kepala eksekutif Axios Jim VandeHei.
Juga pada pekan ini, majalah perdagangan TV ternama Broadcasting+Cable, yang didirikan pada 1931, mengumumkan bahwa mereka akan menutup perusahaan pada akhir September 2024.
Mengingat keuntungan dalam bisnis televisi telah terkikis habis, Paramount sangat terpukul. Perusahaan ikonik yang memiliki sejumlah jaringan kabel termasuk Nickelodeon, Comedy Central, dan MTV, telah mengalami penurunan nilai di tengah gejolak ini, dengan saham Paramount turun hampir 80 persen dalam lima tahun terakhir.
Namun, ada sejumlah titik terang dalam beberapa hari terakhir.
Paramount mengatakan bahwa layanan streaming Paramount+ membukukan keuntungan US$26 juta atau Rp413,9 miliar setelah merugi US$424 juta atau Rp6,75 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Saat itu perusahaan mengharapkan pertumbuhan pelanggan pada paruh kedua tahun ini.
Sementara itu, Warner Bros Discovery melaporkan layanan streaming HBO, Max dan Discovery+ menambahkan 3,6 juta pelanggan baru pada kuartal terakhir karena terus berekspansi ke seluruh dunia, dengan total 103,3 juta pelanggan global.
Menilik Potensi Investasi di Kawasan Terintegrasi "City within a City" di Gading Serpong
Paramount Gading Serpong bisa menjadi salah satu gambaran sebuah kawasan hunian dan komersial terintegrasi yang sukses dikembangkan. - Halaman all [1,005] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #paramount #perumahan #gading-serpong #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 08/08/24 10:41
v/13770069/
SERPONG, investor.id – Seiring perkembangan zaman, dalam kurun beberapa tahun belakangan ini pengembangan kawasan kota mandiri yang terintegrasi menjadi salah satu tren utama dalam industri properti di tanah air. Hal ini tentu tidak lepas dari semakin banyaknya animo masyarakat akan hunian dan gaya hidup yang nyaman serta praktis, dimana individu tidak hanya mencari tempat tinggal, tetapi juga lingkungan yang menyediakan berbagai fasilitas dan kebutuhan sehari-hari di sekitarnya. Dengan kata lain, terintegrasi dalam konteks ini berarti memiliki akses mudah dijangkau dan dekat dengan berbagai fasilitas seperti transportasi umum, area rekreasi, pusat perbelanjaan, rumah sakit, taman, fasilitas pendidikan dan tempat kerja. Pengamat Tatakota dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga, dalam acara diskusi “Tantangan dan Peluang Pengembangan Kawasan Terintegrasi City within a City”, yang diselenggrakan Forum Wartawan Perumahan Rakyat (FORWAPERA), di Hotel Atria, Gading Serpong, Selasa (6/8/2024), menjelaskan bahwa konsep pengembangan perkotaan teringrasi yang ideal haruslah mengandung unsur “MENTARI” (Menarik, Tangguh dan Lestari).
Bumi Serpong Damai (BSDE) Koleksi Marketing Sales Rp 4,84 Triliun
Menurutnya, pengembang harus memperhatikan beberapa aspek antara lain: Kota harus memiliki daya tarik kekinian (Modern, canggih, digital serta ramah lingkungan. Berikutnya, pengembangan kawasan terintegrasi juga dibutuhkan penyediaan fasilitas publik yang dibutuhkan penghuni, menawarkan visi masa depan yang menjanjikan, serta kawasan tersebut menjadi kota yang menawarkan destinasi eduekowisata baru yang edukatif, kreatif, inovatif, dan inspiratif. “Di koridor barat Jakarta, ada beberapa kawasan yang sudah mengembangkan properti teringtegrasi, seperti kawasan Gading Serpong yang dikembangkan Paramount Land. Secara umum, Kawasan Gading Serpong memiliki banyak keunggulan dan potensi yang besar untuk digarap, antara lain, memiliki infrastruktur yang baik, dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta dan berada di titik sentral kawasan potensial yang menjadi magnet baru di barat Jakarta yakni 3T (Tangerang Kota, Tangerang Selatan, dan Tangerang Kabupaten) yang jumlah penduduknya akan terus bertambah,” jelas Nirwono Joga, yang juga Direktur Eksekutif Pusat Studi Perkotaan itu. Terkait 3T (Tangerang Kota, Tangerang Selatan, dan Tangerang Kabupaten), ungkap Nirwono, hal itu nantinya juga akan ditunjang oleh keberadaan jalan tol lingkar luar (JORR 3) yang akan menyambung koridor barat dan koridor timur termasuk melewati Gading Serpong. Hal itu akan meningkatkan akses antara koridor barat dan koridor timur hingga Sukabumi dan Purwakarta. Pembebasan lahan JORR 3 akan mulai dilakukan pada 2025 mendatang. "Selain itu kedua koridor akan terhubung dengan MRT fase west-east, sehingga pangsa pasar 3T (Tangerang Kota, Tangerang Selatan, dan Tangerang Kabupaten) ke depan adalah kelas menengah atas," ungkapnya. Meski demikian, sambung Nirwono, Kawasan Paramount di Tangerang-Banten ini harus memiliki diferensiasi dengan kawasan lain sehingga menjadi daya tarik. Saat ini, Paramount Gading Serpong bisa menjadi salah satu gambaran sebuah kawasan hunian dan komersial terintegrasi yang sukses dikembangkan dengan perencanaan yang matang. Dan sejatinya, properti yang berada di kawasan perkotaan yang terintegrasi seperti di Paramount Gading Serpong ini cenderung memiliki nilai investasi lebih tinggi. Ketersediaan fasilitas dan aksesibilitas yang baik meningkatkan daya tarik bagi calon konsumen, yang pada gilirannya akan bisa meningkatkan nilai properti di Paramount Gading Serpong dari waktu ke waktu “Paramount Land salah satu pengembang yang memberikan kontribusi besar di kawasan Gading Serpong dan sekitarnya, dikenal sangat berpengalaman dalam mengembangkan kawasan district yang meliputi komersial dan hunian,” terang Nirwono Joga.
Baca Juga: Gelar Akad KPR Massal, BTN Dukung Keberlanjutan Program Perumahan Rakyat Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur Paramount Land, M.Nawawi menjelaskan, mengutip paparan riset properti ‘Market Beat Q2 2024: Unveiling Greater Jakarta’s Retail Landscape’ di Jakarta beberapa waktu lalu, menyebutkan bahwa tren baru produk ritel atau komersial saat ini berfokus pada komunitas dan mixed use.
"Integrasi ruang hunian, hiburan dan rekreasi begitu kental terlihat sejalan dengan ekspektasi orang-orang kota yang menginginkan pengalaman berbelanja di pusat komersial yang didesain rileks melalui konsep green, spot-spot nyaman untuk berdiskusi dan cocok untuk sekedar slow healing dibandingkan pusat perbelanjaan yang dirancang bertingkat-tingkat," paparnya. "Kota Gading Serpong kini sukses bertumbuh menjadi kota favorit masyarakat untuk tinggal, berbisnisdan berinvestasi. Dengan basis ekonomi industri kreatif, perdagangan dan jasa, kawasan Gading Serpong telah bertransformasi menjadi sebuah destinasi berskala regional,” tambah M. Nawawi. Hadirkan Pasadena Central District Meneruskan kesuksesan Manhattan District, Paramount Land mengembangkan Pasadena Central District di atas lahan seluas 40 hektar. Proyek baru Paramount Land ini akan dikembangkan sebagai ‘City within a City’(distrikselengkap kota yang dekat dengan hunian), di mana penghuni dapat memenuhi kebutuhan hariannya hanya dalam waktu ±10 menit. Untuk produk residensial pertama dari distrik tersebut adalah Grand Pasadena Village. Sementara itu, Direktur Paramount Land, Norman Daulay, menjelaskan, Pasadena Central District merupakan kawasan terpadu dari Paramount Land dengan luas area ± 40 hektar. Hadir sebagai magnet baru di sisi Selatan Gading Serpong dan jalan tembus ke BSD City menjadi sebagai kawasan modern dan inovatif terbesar yang berada di jalan Boulevard utama (ROW 45) Gading Serpong. Kawasan ini memiliki 5 (lima) kekuatan utama yang saling terintegrasi: • Shophouses dengantipe alfresco • Studio Loft • Residensial • Kavling Komersial • Pedestrian Hijau/Green Spine (Pasadena Walk) "Dengan kekuatan dan keunggulan tersebut kami memproyeksikan Pasadena Central District ini akan menjadi sebuah kawasan komersial dan residensial yang lengkap dengan penataan terpadu dan interaktif," katanya Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Captive market di kawasan ini juga sudah terbentuk, sudah ada market sehingga calon pebisnis tinggal mencari jenis bisnis yang cocok untuk dikembangkan di sini. Lebih dari itu, kesuksesan pengembangan proyek komersial dan residensial Paramount Land yang sudah terbukti, seperti area komersial Aniva, Omaha, Sorrento, Maggiore, Nara Village, Pasadena Grand Residences dan lainnya, membuat kami sangat optimis Pasadena Central District akan mendapat sambutan positif dari konsumen. "Melalui kawasan Mega District (Pasadena Central District), penghuni dengan mobilitas tinggi akan sangat dimudahkan karena lokasinya terhubung langsung dengan gerbang tol BSD Barat (Serpong - Balaraja) yang bisa menjangkau airport Soekarno-Hatta hanya 30 menit, dan juga mempunyai akses langsung dengan Boulevard Gading Serpong menuju pintu tol Tangerang (Jakarta-Merak) kearah pusat bisnis Jakarta dan kawasan industri Cilegon - Banten,” jelasnya. Kehadiran CBD yang tersebar di Kota Gading Serpong, sambung Norman, menjadikannya terkenal sebagai pusat kuliner, bisnis, perkantorandan hiburan terintegrasi yang tidak hanya mendongkrak roda perekonomian Gading Serpong dan sekitarnya, tapi juga Tangerang Raya.
Editor: Gesa Vitara (gesa@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Konsep 'City Within A City' di Gading Serpong Miliki Potensi Investasi Tinggi
Pengembangan kawasan kota mandiri terintegrasi belakangan ini menjadi salah satu tren utama dalam industri properti dan memiliki potensi investasi tinggi. Pengembangan... | Halaman Lengkap [630] url asal
#kota-gading-serpong #paramount-land #industri-properti #kota-mandiri #investasi
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 07/08/24 20:28
v/13690289/
JAKARTA - Pengembangan kawasan kota mandiri terintegrasi belakangan ini menjadi salah satu tren utama dalam industri properti. Hal ini tak lepas dari makin tingginya animo masyarakat akan hunian yang tidak hanya menjadi tempat tinggal, tapi juga didukung lingkungan yang menyediakan berbagai fasilitas dan kebutuhan sehari-hari.Hal itu terungkap dalam diskusi bertajuk "Tantangan dan Peluang Pengembangan Kawasan Terintegrasi City Within a City" yang digelar Forum Wartawan Perumahan Rakyat, di Gading Serpong, Selasa (6/8). Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti Nirwono Joga dalam diskusi tersebut menjelaskan bahwa konsep pengembangan perkotaan terintegrasi idealnya mengandung unsur menarik, tangguh dan lestari. Pengembang kota mandiri, kata dia, juga harus memperhatikan beberapa aspek seperti harus memiliki daya tarik kekinian seperti modern, canggih, digital serta ramah lingkungan.
"Berikutnya, kawasan terintegrasi juga harus menyediakan fasilitas publik yang dibutuhkan penghuni, menawarkan visi masa depan yang menjanjikan, serta kawasan tersebut menjadi kota yang menawarkan destinasi edu-ekowisata baru yang edukatif, kreatif, inovatif, dan inspiratif," paparnya.
Di koridor barat Jakarta, kata dia, terdapat beberapa kawasan yang sudah mengembangkan properti terintegrasi, seperti kawasan Gading Serpong yang dikembangkan Paramount Land. Secara umum, Kawasan Gading Serpong menurutnya memiliki banyak keunggulan dan potensi yang besar antara lain, memiliki infrastruktur yang baik, dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta.
"Selain itu juga berada di titik sentral kawasan potensial yang menjadi magnet baru di barat Jakarta yakni 3T (Tangerang Kota, Tangerang Selatan, dan Tangerang Kabupaten) yang jumlah penduduknya akan terus bertambah," jelas Nirwono.
Terkait 3T, lanjut Direktur Eksekutif Pusat Studi Perkotaan itu, nantinya juga akan ditunjang oleh keberadaan jalan tol lingkar luar (JORR 3) yang akan menyambung koridor barat dan koridor timur, termasuk melewati Gading Serpong. Hal itu menurutnya akan meningkatkan akses antara koridor barat dan koridor timur hingga Sukabumi dan Purwakarta. "Selain itu kedua koridor akan terhubung dengan MRT fase west-east, sehingga pangsa pasar 3T ke depan adalah kelas menengah atas," imbuhnya.
Kendati begitu, Nirwono menambahkan, kawasan Paramount di Tangerang-Banten ini tetap harus memiliki diferensiasi dengan kawasan lain sehingga menjadi daya tarik tersendiri. Paramount Gading Serpong bisa menjadi salah satu gambaran sebuah kawasan hunian dan komersial terintegrasi yang sukses dikembangkan dengan perencanaan yang matang.
Properti yang berada di kawasan perkotaan yang terintegrasi seperti di Paramount Gading Serpong ini menurutnya cenderung memiliki nilai investasi lebih tinggi. Ketersediaan fasilitas dan aksesibilitas yang baik meningkatkan daya tarik bagi calon konsumen, yang pada gilirannya akan bisa meningkatkan nilai properti di dari waktu ke waktu
Terkait dengan itu, dalam diskusi tersebut, Presiden Direktur Paramount Land M Nawawi mengatakan bahwa berdasarkan paparan riset properti "Market Beat Q2 2024: Unveiling Greater Jakartas Retail Landscape"disebutkan bahwa tren baru produk ritel atau komersial saat ini berfokus pada komunitas dan mixed use.
"Kota Gading Serpong kini sukses bertumbuh menjadi kota favorit masyarakat untuk tinggal, berbisnis dan berinvestasi. Dengan basis ekonomi industri kreatif, perdagangan dan jasa, kawasan Gading Serpong telah bertransformasi menjadi sebuah destinasi berskala regional," kata Nawawi.
Meneruskan kesuksesan Manhattan District, lanjut dia, Paramount Land mengembangkan Pasadena Central District di atas lahan seluas 40 hektare (ha). Proyek baru Paramount Land ini, jelas dia, akan dikembangkan sebagai 'City Within a City' di mana penghuni dapat memenuhi kebutuhan hariannya hanya dalam waktu sekitar 10 menit.
Direktur Paramount Land Norman Daulay menambahkan, Pasadena Central District merupakan kawasan terpadu seluas 40 ha yang memiliki 5 kekuatan utama yang saling terintegrasi, yakni Shophouses, Studio Loft, Residensial, Kavling Komersial, dan Pasadena Walk. "Dengan keunggulan tersebut kami memproyeksikan Pasadena Central District ini akan menjadi sebuah kawasan komersial dan residensial yang lengkap dengan penataan terpadu dan interaktif," paparnya.
Norman menambahkan, captive market di kawasan ini pun sudah terbentuk, sehingga calon pebisnis tinggal mencari jenis bisnis yang cocok untuk dikembangkan. Kehadiran CBD yang tersebar di Kota Gading Serpong, sambung Norman,menjadikannya sebagai pusat kuliner, bisnis, perkantoran dan hiburan terintegrasi yang tidakhanya mendongkrak roda perekonomian Gading Serpong dan sekitarnya, tapi juga Tangerang Raya.
Kota Mandiri di Tangerang Bangun Akses Langsung ke Tol Jakarta-Merak
Developer rencananya bakal melengkapi proyek township atau kota mandiri yang dikembangkannya dengan direct toll access di KM 25 jalan tol Jakarta-Merak. Infrastruktur... | Halaman Lengkap [470] url asal
#infrastruktur #jalan-tol #akses-jalan #paramount-land
(SINDOnews Ekbis) 12/07/24 17:06
v/10545510/
JAKARTA - Infrastruktur merupakan salah satu pilar penting untuk membuat sebuah kawasan maju dan berkembang. Paramount Land akan terus mendorong pengembangan kawasan dengan mengoptimalkan berbagai potensi yang ada termasuk menghadirkan infrastruktur untuk kelancaran aksesibilitas ke kawasannya.Developer rencananya bakal melengkapi proyek township atau kota mandiri yang dikembangkannya dengan direct toll access di KM 25 jalan tol Jakarta-Merak. Adapun groundbreaking telah dilakukan pada pada Rabu (10/7).
"Infrastruktur telah dirasakan dampaknya yang sangat positif dan kami di Paramount Land sebagai pengembang sangat aktif membangun infrastruktur untuk pengembangan kawasan jangka panjang dan sustainable. Setelah berbagai persiapan, hari ini kami melakukan proses pembangunan direct toll access di KM 25 jalan tol Jakarta-Merak," ujar Direktur Paramount Land Norman Daulay dalam keterangan tertulis, Jumat (12/7/2024).
Township Paramount Petals ini telah diperkenalkan pada masa pandemi Covid-19 tahun 2021 lalu. Nantinya Township Paramount Petals ini akan dibangun pada lahan seluas 400 hektare.
Lokasi modifikasi exit tol ini berada di Bitung yang merupakan salah satu akses in-out padat di tol Jakarta-Merak. Sebelumnya, sekitar 20 ribu kendaraan per hari melewati ruas tol ini. Setelah ada modifikasi, nantinya ada pengurangan kepadatan hingga 15% dan menurunkan tingkat kemacetan di ruas Jalan Raya Serang maupun Jalan Raya Cikupa.
Sementara, Penjabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony Prihartono mengatakan, pembangunan infrastruktur seperti direct toll access KM 25 bukan hanya memperlancar arus lalu lintas tapi juga mendorong geliat perekonomian hingga meningkatnya investasi di Kabupaten Tangerang.
"Infrastrktur merupakan salah satu pilar yang mendorong perekonomian hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah. Akses tol seperti ini menjadi langkah strategis yang akan bisa dinikmati seluruh masyarakat dan memicu terbukanya lapangan kerja baru, masuknya investasi, perekonomian yang inklusif, dan dampak multiplier effect lainnya yang sangat besar," jelasnya.
Senada, Presiden Direktur Paramount Land M. Nawawi, jika modifikasi direct toll access ini menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan di Jalan Arteri Bitung. Modifikasi tol ini semakin meningkatkan konektivitas dan menjadi prasarana untuk mendorong perekonomian masyarakat di wilayah Bitung, Tangerang, Banten.
"Saat ini untuk menuju ke Paramount Petals melalui tol Jakarta-Merak harus keluar di tol Bitung Km 26 yang jaraknya cukup jauh. Dengan akses in-out baru ini akan bisa mengurai kemacetan di Jalan Raya Serang karena langsung terkoneksi dengan kawasan Paramount Petals tembus ke Jalan Raya Pasir Randu, salah satu jalur protocol menuju Gading Serpong dan BSD City dengan mobilisasi yang kian cepat," ungkapnya.
Dalam proyek ini, Paramount Land bekerja sama dengan PT Jasa Marga (Persero) untuk pembangunan modifikasi tol ini. Nantinya, modifikasi akses tol ini bisa dinikmati oleh masyarakat umum yang akan tersambung dengan simpang susun (interchange) Bitung.
Sedangkan pembangunan direct toll access KM 25 ini telah mendapat izin dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada akhir Januari 2024. Akses baru ini akan berdampak langsung pada beberapa ruas jalan diantaranya area Binong, Kadu Jaya, Sukabakti, Cukanggalih, maupun wilayah ke arah Tangerang Selatan.
Pengembang Berkontribusi Pacu Pertumbuhan Koridor Barat Jakarta
Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana untuk merancang sebuah regulasi baru yang akan mendukung pengembangan-pengembangan seperti Paramount Petals. Halaman all [1,019] url asal
#pertumbuhan #paramount #koridor-barat-jakarta
(Kompas.com) 11/07/24 19:34
v/10445895/
KOMPAS.com - Pembangunan akses tol langsung di Kilometer (Km) 25 Jalan Tol Jakarta-Merak yang secara resmi dimulai pada Rabu (10/7/2024) merupakan bentuk kontribusi sektor swasta terhadap geliat pertumbuhan di koridor barat Jakarta.
Adalah PT Paramount Land bekerja sama dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, menginisiasi infrastruktur konektivitas dengan estimasi nilai investasi lebih dari Rp 500 miliar.
Menyusul raksasa properti lainnya yang telah ikut memberikan kontribusinya yakni PT Alam Sutera Realty Tbk dengan akses tol Kunciran-Serpong, dan PT Bumi Serpong Damai Tbk yang menggarap Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja).
Tak dapat dimungkiri, infrastruktur konektivitas dinilai sangat penting karena dapat memacu pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing dan produktivitas, dan memperlancar arus barang, jasa, serta memudahkan masyarakat dalam mobilitas sehari-hari.
Demikian halnya dengan akses tol KM 25 Tol Jakarta-Merak yang juga diharapkan dapat mengurai beban kendaraan di Jalan Arteri Bitung sekitar 10-15 persen dari total lalu lintas harian rata-rata (LHR) 19.000-20.000 kendaraan melalui Gerbang Tol (GT) Bitung I.
PT Paramount Land mengantongi izin pembangunan modifikasi akses masuk dan keluar GT Bitung I Tol Jakarta-Merak dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akhir Januari 2024 lalu.
"Kelak, ketika beroperasi secara efektif pada akhir akhir 2024 atau paling lambat awal 2025, akses tol langsung berupa simpang susun ini bisa digunakan oleh masyarakat Binong, Kadu, Kadu Jaya, Sukabakti, Cukanggalih, dan sekitarnya maupun ke arah selatan Tangerang," ujar Presiden Direktur Paramount Land M Nawawi.
Dok. Paramount Land Kawasan Paramount Petals.“Kami berharap pembangunan ini bukan saja dapat dinikmati oleh sekelompok atau segelintir masyarakat, tetapi harus bisa menimbulkan efek atau dampak domino kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang dan berbagai kemudahan lainnya," cetus Andi.
Andi Ony mengharapkan, pembangunan infrastruktur ini sebagai tanda kian meningkatnya investasi yang dapat menjadi daya tarik bagi investor-investor lainnya masuk menanamkan modalnya di Kabupaten Tangerang.
Sebagaimana diketahui, realisasi investasi baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Kabupaten Tangerang pada akhir 2023 saja mencapai Rp 29,7 triliun atau melampuai target sebesar Rp 22,5 triliun.
"Investasi ini dikontribusi oleh salah satunya sektor perumahan, perhotelan, dan perkantoran dengan total nilai Rp 7 triliun," ungkap Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Tangerang Soma Atmaja.
Mengacu pada catatan ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang pun berani pasang target investasi lebih tinggi tahun 2024 ini yakni sebesar Rp 23,7 triliun.
Soma optimistis, target ini dapat tercapai. Selain didorong oleh industri manufaktur yang saat ini masih mendominasi, juga pengembangan-pengembangan baru seperti Paramount Petals yang dibangun PT Paramount Land di atas lahan seluas 400 hektar.
"Dengan adanya pembangunan ini, Kabupaten Tangerang memiliki pusat-pusat pertumbuhan baru yang tidak lagi terkonsentrasi di pusat kota. Nantinya, basis ekonomi di sini diarahkan ke light industry, jasa dan perdagangan," urai Soma.
Jasa Marga Pengembagan properti Paramount Petals di Jalan Tol Jakarta - Tangerang Masuk dalam RTRW Bodetabekpunjur
Paramount Petals sendiri dirancang sebagai kota mandiri yang mengintegrasikan hunian dengan kawasan komersial, bisnis, dan gaya hidup.
Berlokasi di Kecamatan Curug, kota ini dibangun dengan berpedoman pada prinsip pembangunan berkelanjutan atau sustainabledevelopment.
Prinsippenataan kotamemadukan modernitas desain, ruang terbuka hijau, dan lingkungan yang sejalan dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDT) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tangerang.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana untuk merancang sebuah regulasi baru yang akan mendukung pengembangan-pengembangan seperti Paramount Petals ini semakin marak di Kabupaten Tangerang.
"Kami akan merancang regulasi yang mendukung investasi properti ini berupa insentif fiskal atau insentif kemudahan perizinan, atau dukungan pembebasan lahan," ucap Kepala Dinas Tata Ruang Kabupaten Tangerang Hendri Hermawan.
Selain itu, pihaknya juga akan mengevaluasi kesesuaian RTRW Kabupaten Tangerang dengan RTRW Jadebotabekpunjur yang memiliki payung hukum sendiri yakni Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jabodetabekpunjur.
Hilda B Alexander/Kompas.com Paramount Land terus mempercepat realisasi pembangunan proyek teranyarnya, Paramount Petals, di Curug, Kabupaten Tangerang. Salah satunya dengan membuat akses tol langsung (direct toll access) menuju Paramount Petals dari Tol Tangerang-Merak. Tampak VP Sales & Marketing Mario Susanto dan Planning and Design Development Director Henry Napitupulu.Menurut Hendri, tahun ini merupakan tahun evaluasi pelaksanaan Perpres tersebut, dan ada ruang bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memberikan usulan terkait revisi atau perubahan tata ruang tersebut.
Kabupaten Tangerang dengan sejumlah kecamatannya termasuk Curug merupakan Kawasan Strategis Nasional dari sudut kepentingan ekonomi yang berbasis pada daya dukung lingkungan dan memiliki keterpaduan dalam pengelolaan kawasan.
Kabupaten Tangerang akan dikembangkan sebagai pusat kegiatan perdagangan dan jasa skala regional; pusat pelayanan sistem angkutan umum penumpang dan angkutan barang regional. pusat kegiatan industri; dan pusat pelayanan sistem angkutan umum penumpang regional.
Penjualan melejit
Pembangunan infrastruktur juga berdampak pada penjualan Paramount Petals, yang menurut VP Marketing Paramount Land Chhrissandy Dave Winata makin melejit.
Sebelum dimulainya pembangunan akses tol langsung yakni kurun 2023, penjualan meningat 182 persen dari tahun sebelumnya 2022.
Saat rencana akses tol langsung mulai disosialisasikan pada Februari-Maret 2024, penjualan makin melesat dengan lonjakan 190 persen dibanding 2023.
"Kami mencatat transaksi penjualan Rp 55 miliar-Rp 80 miliar per bulan sejak awal tahun 2024. Sementara kenaikan harga medio 2022-2023 sekitar 50-60 persen, tahun ini diperkirakan 30 persen," ungkap Chrissandy.
Dengan kehadiran akses tol langsung ini, dia yakin target penjualan Paramount Petals bisa tercapai, sesuai dengan asumsi-asumsi yang sudah diperhitungan dan dapat berkontribusi positif terhadap target induk perusahaan sebesar Rp 5 triliun.