Muhammadiyah Belum Alihkan Seluruh Dana dari BSI, Baru Rp 1 Triliun

Muhammadiyah Belum Alihkan Seluruh Dana dari BSI, Baru Rp 1 Triliun

Muhammadiyah belum menarik dan mengalihkan seluruh dana simpanan dari Bank Syariah Indonesia Halaman all

(Kompas.com) 11/07/24 19:02 10445908

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menegaskan belum menarik dan mengalihkan seluruh dana simpanan dari Bank Syariah Indonesia (BSI).

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu\'ti menjelaskan, sampai saat ini Muhammadiyah masih memiliki dana simpanan di bank milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

“Oh masih-masih (ada dana Muhammadiyah di BSI). Jadi sekarang pembiayaan-pembiayaan BSI kepada amal usaha Muhammadiyah masih di situ,” ujar Abdul kepada wartawan di Kantor PP Muhammadiyah, Kamis (11/7/2024).

Meski begitu, Abdul mengakui bahwa tabungan dalam bentuk giro, deposito dan juga payroll sebagian besar sudah dialihkan oleh Muhammadiyah dari BSI.

Dia memperkirakan dana yang telah ditarik dan dialihkan oleh Muhammadiyah dari BSI sampai saat ini sudah lebih dari Rp 1 Triliun.

“Yang berupa tabungan apakah itu giro, deposito atau payroll sepertinya sudah banyak yang ditarik. Tapi jumlahnya berapa mungkin ditanya ke BSI saja. Kalau tidak salah ya, kalau tidak salah, sudah di atas Rp 1 triliun yang ditarik,” kata Abdul.

Menurut dia, dana yang telah ditarik tersebut nantinya akan dialihkan ke sejumlah lembaga lain di berbagai daerah yang bermitra dengan Muhammadiyah.

Berdasarkan hasil kajian internal Muhammadiyah, konsentrasi dana yang terlalu besar di satu tempat sangat berisiko bagi organisasi apabila terjadi suatu saat permasalahan di BSI.

“Jadi kita ingin dana Muhammadiyah ini lebih terkonsolidasi di berbagai lembaga-lembaga mitra. Karena itu juga lebih memudahkan dalam kami membangun komunikasi dengan institusi-institusi perbankan syariah di tingkat daerah,” kata Abdul.

Diberitakan sebelumnya, PP Muhammadiyah menarik dan mengalihkan dana simpanan serta pembiayaan dari BSI.

Keputusan pengalihan dana PP Muhammadiyah tersebut tertuang di dalam Memo Muhammadiyah Nomor 320/1.0/A/2024 tentang Konsolidasi Dana yang dikeluarkan pada 30 Mei 2024.

Memo tersebut menjelaskan, keputusan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) mengenai konsolidasi keuangan di lingkungan AUM tanggal 26 Mei 2024 di Yogyakarta.

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Ekonomi, Bisnis, dan Industri Halal Anwar Abbas mengatakan bahwa porsi penempatan dana Muhammadiyah terlalu terkonsentrasi di BSI.

Sementara itu penempatan dana di bank-bank syariah lain masih sedikit. Hal ini secara bisnis dapat menimbulkan risiko konsentrasi (concentration risk).

“Sehingga bank-bank syariah lain tersebut tidak bisa berkompetisi dengan margin yang ditawarkan oleh BSI, baik dalam hal yang berhubungan dengan penempatan dana maupun pembiayaan," kata Anwar.

#muhammadiyah #bank-syariah-indonesia #muhammadiyah-tarik-dana-dari-bank-syariah-indonesia #muhammadiyah-tarik-dana-dari-bsi

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/11/19021541/muhammadiyah-belum-alihkan-seluruh-dana-dari-bsi-baru-rp-1-triliun