Disiplin Fiskal di Tengah Beban Berat Belanja Negara

Disiplin Fiskal di Tengah Beban Berat Belanja Negara

Adapun APBN 2025 menjadi APBN transisi dan merupakan APBN baseline. - Halaman all

(InvestorID) 11/07/24 22:11 10478586

JAKARTA, investor.id – Anggaran Pendapatan Belanja dan Negara (APBN) 2025 menanggung beban berat karena melanjutkan program yang sudah berjalan dari pemerintahan periode sebelumnya, dan harus mengakomodasi program Presiden Terpilih Prabowo Subianto. Dalam hal ini, Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran memastikan komitmen pemerintahan presiden terpilih 2024-2029 untuk disiplin dan prudent dalam mengelola fiskal.

Ketua Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran, Sufmi Dasco Ahmad menuturkan,  pemerintahan ke depan tetap menjaga batasan defisit APBN 2025 sebesar 3% dari produk domestik bruto (PDB). Rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) dalam APBN 2025 akan tetap di level yang telah dijaga selama ini, yaitu dalam kisaran 30% dari PDB. "Pemerintah tetap teguh pada komitmennya terhadap pengelolaan fiskal yang berkelanjutan dan hati-hati," jelas Dasco melalui keterangan resmi, Kamis (11/7/2024).

#berita-terkini #berita-hari-ini #apbn-2025 #prabowo-gibran #disiplin-fiskal #rasio-utang-dari-pdb #hashim-djojohadikusumo #airlangga-hartarto #josua-pardede #yusuf-rendy-manilet #berita-ekonomi-terkin

https://investor.id/macroeconomy/366763/disiplin-fiskal-di-tengah-beban-berat-belanja-negara