7 Fitur AI Baru yang Bikin Samsung Z Fold 6 dan Z Flip 6 Lebih Pintar
Duo ponsel lipat Samsung Galaxy Z Fold 6 dan Z Flip 6 kini mendukung fitur Galaxy AI. Bahkan, Galaxy AI ini adalah versi baru yang lebih canggih. Halaman all
(Kompas.com) 12/07/24 10:32 10515930
PARIS, KOMPAS.com - Samsung meluncurkan dau ponsel lipat anyarnya, yakni Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6 di acara "Galaxy Unpacked", yang digelar di Les Salles Du Caeousel di area Museum Louvre, Paris, Prancis, Rabu (10/7/2024).
Jurnalis KompasTekno, Galuh Putri Riyanto berkesempatan menyaksikan langsung debut Samsung Z Fold 6 dan Samsung Z Flip 6 di Paris.
Ponsel lipat ini membawa sejumlah peningkatan, salah satunya adalah dukungan kecerdasan buatan Samsung, Galaxy AI.
Ini adalah kali pertama Galaxy AI hadir di ponsel lipat Samsung secara bawaan. Artinya, dukungan Galaxy AI sudah terpasang langsung di perangkat, sehingga pengguna tak perlu lebih dulu menginstalnya.
Adapun Galaxy AI debut di seri Galaxy S24 yang dirilis Januari 2024 lalu.
Lebih istimewanya lagi, Galaxy AI yang mendukung Samsung Z Fold 6 dan Z Flip 6, lebih baru dan lebih canggih, dibanding saat awal debut.
Dukungan fiturnya kini lebih banyak dibanding Galaxy AI sebelumnya, yang hanya mencakup Circle to Search, Note Assist, Interpreter, Live Translate, Chat Assist, Generative Edit, Transcript Assit, Browsing Assist.
Berikut deretan fitur Galaxy AI baru di Samsung Z Fold 6 danSamsung Z Flip yang menjadi sorotan.
1. Sketch to Image
Fitur ini memungkinkan pengguna membuat gambar menggunakan AI. Menariknya, fitur ini bisa digunakan di foto di galeri dan di Samsung Notes.
"Sketch to Image adalah fitur terbaru Galaxy AI. Fitur ini dibuat memanfaatkan kekuatan AI, untuk membantu menyulap imajinasi pengguna menjadi kenyataan. Pengguna cukup membuat sketsa gambar, dan Galaxy AI bakal memahami sketsa tersebut, lalu menghasilkan gambar dalam berbagai gaya," kata Jenny Blackburn, VP Gemini User Experience Google.
KOMPAS.com/Galuh Putri Riyanto Di atas panggung Galaxy Unpacked, Jenny Blackburn, VP Gemini User Experience Google menjelaskan sejumlah fitur AI yang ada di Samsung Galaxy Z Fold 6.Di galeri, pengguna bisa menggunakan Sketch to Image untuk menambahkan obyek pada gambar yang sudah ada.
Caranya, pengguna buka foto yang ingin diedit. Lalu klik ikon bintang Galaxy AI. Lalu, klik "Sketch to Image" yang ada di pojok kiri bawah.
Selanjutnya, gambar obyek yang diinginkan, misalnya bunga, mahkota, bintang, dll. Lalu, klik "Generate".
Nanti, Galaxy AI akan menyulap gambar tangan pengguna menjadi beberapa gambar digital yang unik yang menyerupai gambar tangan di awal. Klik opsi "Save to copy" untuk menyimpan foto dengan tambahan gambar dari Galaxy AI.
Untuk Samsung Notes, pertama, pengguna harus menggambar obyek dengan manual. Selanjutnya, klik logo bintang Galaxy AI, lalu pilihan Sketch to Image. Pengguna bisa memilih gambar ingin disulap menjadi tipe yang seperti apa, apakah tipe gambar "watercolor", "illustration", "Sketch", "Pop art", atau "cartoon". Lalu klik "Generate".
Nanti, Galaxy AI akan menyulap wajah pengguna menjadi tipe gambar yang dipilih. Sepengalaman KompasTekno, hasil obyek tambahan dari Sketch to Image di galeri maupun Samsung Notes terlihat rapi dan sesuai dengan yang digambar secara manual oleh pengguna.
2. Portrait Studio
Samsung Hasil foto Syney Sweeney diolah pakai fitur Portrait Studio Galaxy AI di Galaxy Z Fold 6Fitur ini memungkinkan pengguna menyulap foto menjadi ala "comic", "3D cartoon", "watercolor", dan "sketch".
Caranya, pilih foto di galeri, lalu klik ikon bintang Galaxy AI. Selanjutnya, pilih gaya yang diinginkan, kemudian klik "Generate".
Nanti, Galaxy AI akan menyulap foto asli pengguna ke gaya yang dipilih. Misalnya, jika memilih gaya sketsa, maka foto akan diubah ke sketsa hitam putih.
Jika memilih kartun, foto asli pengguna bakal diubah menjadi mirip seperti tokoh di film kartun.
Sepengalaman KompasTekno, fitur ini asik dicoba untuk mendapatkan foto profil media sosial atau profile WhatsApp bikinan AI yang juga lagi ngetren belakang.
3. Composer
Fitur ini memungkinkan pengguna membuat teks unik berdasarkan perintah teks sederhana untuk email, perpesanan, dan media sosial.
Misalnya, pengguna ingin memberikan ucapan ulang tahun ke seseorang. Pengguna bisa menggunakan fitur Composer untuk hasil ucapan ulang tahun yang unik.
"Layar besar Samsung Galaxy Z Fold 6 yang dikombinasikan dengan kekuatan AI, membuka cara baru untuk lebih produktif. Misalnya, fitur Composer bisa membuat draf e-mail dengan lebih mudah. Anda hanya perlu memasukkan perintah (prompt) teks pendek, dan Composer akan menuliskan e-mail penuh," lanjut Jenny.
Pengguna tinggal buka Samsung Notes > klik logo bintang Galaxy AI > klik "Composer" > masukkan perintah seperti "ucapan ultah yang romantis untuk suami".
Pengguna bisa memilih opsi bahasa menjadi lebih "profesional", "kasual", atau "sopan". Selain itu, pengguna bisa memilih peruntukan teks yang akan dibuat, seperti peruntukan "standar", "email", "komentar", dan "media sosial".
Selanjutnya, pengguna perlu mengeklik "Generate". Nanti, Galaxy AI Composer akan memberikan hasil ucapan yang diminta.
Pengguna bisa mengeklik "Refresh" untuk mendapatkan hasil lain. Perlu dicatat, fitur Composer mendukung bahasa Indonesia di Samsung Keyboard. Jadi pengguna di Indonesia bisa langsung menjajal fitur ini dengan bahasa ibunya.
4. Interpreter baru
KOMPAS.com/Galuh Putri Riyanto Fitur interpreter Galaxy AI di Samsung Galay Z Fold 6 lebih mudah digunakan. Sebab, tampilan Interpreter lebih intuitif karena bisa ditampilkan di layar sekunder sekaligus di layar utama.Fitur interpreter kini mendapatkan pembaruan dengan hadirnya dua opsi baru, yakni "conversation mode" dan "listening mode".
Conversation mode atau mode percakapan diperuntukkan saat pengguna melakukan percakapan dengan orang asing, misalnya, ketika menanyakan rekomendasi makanan/tempat populer ketika jalan-jalan ke luar negeri.
Yang menarik, kini, tampilan Interpreter lebih intuitif karena bisa ditampilkan di layar sekunder sekaligus di layar utama.
Dengan dukungan cover screen, masing-masing orang yang sedang berbincang bisa melihat hasil terjemahan dari layar utama dan cover screen secara bergantian, sehingga percakapan dengan orang asing menjadi lebih natural.
Ini membawa pengalaman berbincang dengan orang berbahasa asing yang baru karena pengguna tak perlu lagi menyodorkan ponsel ke lawan bicara secara berulang kali untuk berbicara dalam bahasa ibunya dan melihat hasil translate dari bahasa yang kita ucapkan kepada lawan bicara.
Untuk "Listening mode", opsi ini memungkinkan pengguna mentranskrip dan menerjemahkan audio. Contoh penggunannya seperti saat dosen memberikan materi kuliah, teman memberikan presentasi, pengguna mengikuti seminar, atau saat mendengarkan konten audio.
5. Circle to Search untuk soal matematika
Circle to Search di Samsung Z Fold 6 dan Z Flip 6 bisa digunakan untuk mengerjakan soal matematika. Pengguna cukup membidik soal dengan kamera Galaxy Z Fold 6 atau Z Flip 6.
Lalu klik tombol "Home". Selanjutnya, lingkari soal matematika yang ingin diselesaikan.
Setelah itu, Circle to Search akan memberikan hasil jawaban yang benar, sekaligus dengan langkah-langkah menyelesaikannya.
6. Live Translate
Kompas.com/Galuh Putri Riyanto Samsung Gaalxy Z Flip 6 dibekali layar sekunder Super AMOLED 3,4 inci, resolusi 720 x 748, dan refresh rate 60Hz.Samsung menambah dukungan fitur Live Translate. Kini, di duo Galaxy Z series, pengguna mampu menerjemahkan panggilan telepon secara real-time dan langsung pada device lewat aplikasi pihak ketiga.
"Kini, Live Translate bakal hadir dalam 16 bahasa pada akhir Juli 2024, dan 20 bahasa pada akhir tahun ini. Live Translate akan didukung di aplikasi perpesanan dan telepon pihak ketiga," kata Stephanie Chosen Smartphone Marketing Samsung di acara Galaxy Unpacked.
Fitur ini dapat menerjemahkan panggilan secara gratis di panggilan telepon yang juga gratis.
"Fitur ini bisa bekerja baik ketika pengguna lainnya memakai perangkat Samsung Galaxy maupun perangkat brand lainnya," kata Stephanie.
Saat debut di Galaxy S24 series, fitur Live Translate hanya bisa digunakan saat berteleponan lewat fitur telepon natif di ponsel, tidak mendukung aplikasi pihak ketiga. Cara menggunakan Live Translate di aplikasi pihak ketiga itu mudah. Misalnya, di WhatsApp, pengguna tinggal melakukan panggilan telepon seperti biasa. Nanti, di sebelah kiri atas, ada opsi "Live Translate". Setelah diklik, Galaxy AI akan otomatis mendeteksi bahasa yang digunakan oleh masing-masing pengguna dan menerjemahkan ketika ngobrol.
7. PDF overlay translation
Dengan fitur ini, Samsung Notes mampu membuat terjemahan, rangkuman dan format otomatis untuk semakin memudahkan pengguna dalam mencatat isi meeting.
Fitur transkrip terbaru juga disematkan untuk membantu melakukan transkripsi, menerjemahkan dan merangkum rekaman suara di Samsung Notes.
Yang baru, kini Note Assist di Samsung Galaxy Z Fold 6 dan Z Flip 6 bisa menerjemahkan dokumen PDF secara langsung dengan rapi dengan fitur PDF overlay translation pada Notes.
Fitur ini mendukung teks di dalam image dan grafis. Dengan fitur ini, hasil terjemahan tidak lagi ditampilkan seperti label yang ditindih di atas teks berbahasa asing. Namun, teks PDF itulah yang diterjemahkan langsung ke bahasa yang dipilih.
#samsung #ai #galaxy-unpacked #galaxy-ai #samsung-z-flip-6 #samsung-z-fold-6 #samsung-galaxy-z-fold-6 #samsung-galaxy-z-flip-6