#30 tag 24jam
Samsung Tiru Teknologi Apple AI untuk Galaxy AI, Perang Fitur Memanas
Samsung mengadopsi fitur Apple yang membuat smartphonenya dapat merangkum rekaman suara. teknologi ini sebelumnya dikembangkan Apple AI [572] url asal
#samsung #samsung-ai #samsung-galaxy-ai #keunggulan-samsung-ai #galaxy-ai #rekaman-suara-ai #samsung-adopsi-apple-ai-untuk-galaxy-ai #perang-fitur-memanas
(Bisnis.Com - Teknologi) 03/11/24 11:13
v/17403059/
Bisnis.com, JAKARTA - Samsung mengadopsi fitur Apple AI untuk Galaxy AI akan menghadirkan fitur yang dapat merangkum konten, mulai dari halaman web, catatan hingga rekaman suara.
Fitur ringkasan notifikasi ini juga terdapat dalam versi pertama Apple Intelligence. iOS dapat menampilkan versi ringkas dari email, pesan teks, dan lainnya di notifikasi ketika kontennya terlalu panjang.
Fitur ini menjadi salah satu fungsi Apple Intelligence yang paling berguna.
Menurut akun X/Twitter @chunvn8888, Samsung sedang menguji fitur serupa untuk One UI. Informan tersebut tidak menyebutkan apakah Samsung mengujinya di Galaxy S25 atau perangkat yang sudah ada seperti Galaxy S24, namun kemungkinan besar pengujian tersebut adalah yang pertama dan fitur ringkasan notifikasi akan menjadi bagian dari One UI 7.0.
Meski belum jelas seberapa mirip fitur ringkasan notifikasi Galaxy AI ini dengan milik Apple, satu hal yang pasti adalah Samsung akan menyediakan fitur ini untuk semua smartphone dan tablet yang memenuhi mendukung Galaxy AI, tidak hanya untuk flagship tahun ini atau tahun lalu seperti yang dilakukan Apple.
Diharapkan fitur ringkasan notifikasi Galaxy AI ini bisa segera diuji beberapa minggu ke depan, saat Samsung meluncurkan program beta One UI 7.0.
“Kami akan memberi tahu lebih lanjut setelah ada informasi terbaru, jadi tetap ikuti perkembangan selanjutnya,” tulis laporan yang dikutip dari Sammobile, Minggu (3/11/2024).
Sebagaimana diketahui, pasar smartphone global perlahan mulai pulih, mencapai performa terbaiknya pada kuartal ketiga sejak pandemi.
Menurut Canalys, perusahaan-perusahaan mengirimkan hampir 310 juta unit, hasil terbaik sejak Juli-September 2021.
Samsung tetap menjadi produsen (OEM) terlaris untuk kuartal ketiga, tetapi keunggulannya makin menyusut. Dalam laporan Canalys disebutkan bahwa Apple berada di posisi kedua, hanya tertinggal satu poin persentase di belakang Samsung.
Sementara itu, Xiaomi, yang berada di posisi ketiga, hanya tertinggal 4 poin persentase dari Samsung yang menduduki posisi puncak.
Lebih lanjut, Samsung sendiri mengalami penurunan pangsa pasar sebesar 2 poin, meskipun berhasil merampingkan lini produk entry-level-nya. Apple mendekati posisi pertama, didorong oleh peluncuran seri iPhone 16.
Canalys mencatat bahwa Apple berhasil mengirimkan model lama seperti iPhone 13 dan iPhone 15 ke pasar India, yang turut meningkatkan pangsa pasar. Diperkirakan Apple akan mengambil posisi pertama pada kuartal IV/2024, tetapi dengan margin yang lebih kecil dari biasanya akibat keterlambatan fitur Apple Intelligence.
Perusahaan-perusahaan China seperti Xiaomi, Oppo, dan Vivo mengambil pendekatan berbeda untuk meningkatkan jumlah smartphone yang mereka distribusikan ke pasar. Xiaomi mengandalkan kehadiran pasar terbuka dan toko-toko mereknya, sementara Oppo mengubah merek seri A3 dan meraih kesuksesan di Asia Tenggara pada segmen harga US$100-US$200.
Lini produk vivo V40 mungkin terlihat sedikit membingungkan pada awalnya karena ada lima model kelas menengah dengan nama dan tampilan yang mirip. Meskipun begitu, variasi model ini berhasil membantu vivo memperluas kehadirannya di berbagai pasar.
Wilayah seperti Asia Pasifik dan Amerika Latin mengalami peningkatan pengiriman terbesar. Mereka mengungguli pasar secara keseluruhan, didorong oleh persaingan harga yang lebih ketat dan insentif dari kanal distribusi di segmen entry-level.
Lagi-lagi, Canalys memperingatkan bahwa ponsel yang terjangkau mungkin penting untuk volume dan pangsa pasar, namun tekanan inflasi membatasi profitabilitas perusahaan.
“Ekspektasi untuk tahun 2025 tetap optimis namun hati-hati. Pasar-pasar maju seperti AS, China, dan Eropa Barat diperkirakan akan mengalami pertumbuhan di segmen premium berkat perangkat berbasis AI,” tulisnya dalam laporan yang dikutip dari GSM Arena.
Perusahaan seperti Vivo dan Honor memperluas portofolio kelas menengah mereka melalui strategi kanal yang inovatif, termasuk toko pop-up dan kemitraan dengan operator untuk mendapatkan peningkatan dari segmen harga US$100-US$200.
Samsung Galaxy Z Fold 6 dan Flip 6 Bikin Pengguna Fitur Galaxy AI Naik 27% - kumparan.com
Begitu Samsung Galaxy Z Fold 6 dan Flip 6 masuk pasar Indonesia per Juli 2024, jumlah pengguna Galaxy AI tumbuh mencapai 27 persen. [379] url asal
(Kumparan.com - Tekno & Sains) 10/09/24 18:37
v/14952845/
Galaxy AI makin diminati pengguna handphone (HP) Samsung di Indonesia. Kehadiran HP layar lipat baru Galaxy Z Fold 6 dan Flip 6 membuat pertumbuhan pengguna fitur artificial intelligence (AI) itu meningkat.
Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, mengatakan Galaxy AI pada awal kemunculannya hanya digunakan sekitar 19 persen dari total pengguna Samsung Galaxy S24 series. Galaxy AI sendiri perdana hadir di Galaxy S24 series, yang meluncur pada awal 2024.
Begitu Samsung Galaxy Z Fold 6 dan Flip 6 masuk pasar Indonesia per Juli 2024, jumlah pengguna fitur kecerdasan buatannya semakin meningkat. Ilham mengeklaim pertumbuhannya mencapai 27 persen.
"Tren ini (penggunaan fitur Galaxy AI) meningkat terus, bahkan meningkat sampai dengan 1,5 kali lebih tinggi menjadi sekitar 27 persen pengguna dari Foldable ini menggunakan Galaxy AI," kata Ilham di acara Unfolding Innovation with Galaxy AI yang berlangsung secara daring, Selasa (10/9).
Hal ini didorong oleh semakin canggih dan pintarnya Galaxy AI yang terus dikembangkan oleh Samsung. Pengguna juga disebut makin terbiasa dalam menggunakan fiturnya, yang kini sudah didukung oleh bahasa Indonesia.
Samsung membawa banyak pembaruan fitur Galaxy AI di Galaxy Z Fold 6 dan Flip 6. Beberapa fitur di antaranya disediakan secara on-device, yang berarti bisa dipakai tanpa perlu koneksi internet.
Salah satu fitur baru Galaxy AI yang on-device adalah Listening Mode, yang membantu pengguna dalam menyediakan transkrip terjemahan bahasa asing ke bahasa Indonesia, maupun sebaliknya, secara real-time. Prosesnya berlangsung di dalam perangkat, sehingga lebih praktis dan menjaga privasi pengguna dengan lebih aman.
Bicara soal Listening Mode, pengembangan fitur ini turut melibatkan sekelompok periset dari Samsung R&D Institute Indonesia (SRIN), yang terdiri dari AI Engineer, Linguistic Expert, hingga internal tester yang berkolaborasi dengan Samsung AI Engineer di Korea. Tim ini menganalisis data dan model untuk menghasilkan terjemahan yang kontekstual.
SRIN mengembangkan AI knowledge model untuk menyempurnakan Listening Mode, begitu juga Interpreter, Transcript Assist, hingga Live Translate. Dengan AI knowledge model, fitur bisa memahami konteks pembicaraan ketika sedang digunakan, dengan fokus pada memperkaya data dalam beberapa kategori baru, seperti ekonomi, kesehatan, hingga agama.
"Karena terdapat beberapa fitur yang memerlukan kapabilitas bahasa Indonesia, kami di SRIN melakukan penelitian dan pengembangan sehingga akhirnya bisa memberikan terjemahan atau result yang relevan dan akurat," ujar Yanuar Rahman, Software Platform Group Head, Samsung R&D Institute Indonesia.
Fitur Baru Samsung Galaxy Watch7 Kian Bisa Dukung Gaya Hidup Sehat
Samsung menghadirkan fitur baru di Galaxy Watch 7, dengan dukungan AI, diklaim kian mampu mendukung gaya hidup sehat. [446] url asal
#samsung #samsung-galaxy-watch7 #smartwatch #samsung-galaxy-ai #teknologi
(MedCom) 23/08/24 07:29
v/14543777/
Jakarta: Bersamaan dengan dengan Galaxy Z Fold6 dan Galaxy Z Flip6, Samsung turut memperkenalkan rangkaian wearables, termasuk Galaxy Watch7. Samsung kembali memposisikan smartwatch terbaru karyanya ini sebagai perangkat pendamping gaya hidup sehat penggunanya.“Fitur olahraga di Galaxy Watch7 ini pun lebih lengkap untuk mengakomodasi preferensi olahraga yang semakin beragam. Jadi, Galaxy Watch7 siap menjadi everyday wellness enabler yang membantu pengguna mencapai life goals yang lebih sehat,” ujar MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Annisa Nurul Maulina.
Samsung Galaxy Watch7 dapat dimanfaatkan sebagai alat pengingat dan pelacak kemajuan atau progress pengguna untuk konsisten dalam menjalankan gaya hidup sehat. Doctor dan Health Entrepreneur dr. Andira Utami membagikan tiga rutinitas dengan memanfaatkan Samsung Galaxy Watch7 untuk mendukung gaya hidup sehat.
Merupakan bagian dari ekosistem Samsung dan berkemampuan terhubung dengan perangkat karya Samsung, seperti smartphone, Andira menyarankan pengguna untuk menghubungkan Galaxy Watch7 ke smartphone Galaxy Foldable series, sehingga lebih mudah dalam memonitor kesehatan, pola tidur, pola makan dan olahraga secara komprehensif.
Samsung Galaxy Watch7 juga didukung sensor BioActive generasi kedua yang telah ditingkatkan untuk memantau kadar oksigen dalam darah secara real-time, dan telah didukung algoritma AI canggih, sehingga diklaim Samsung lebih akurat dan mendalam untuk menilai pola dan kualitas tidur.
Kemampuan ini disebut Andira penting, mengingat kualitas tidur yang baik penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Istirahat yang cukup, jelas Andira, akan membantu tubuh memperbaiki sel dan memulihkan diri dengan maksimal.
Secara lebih jauh, pemantauan kualitas tidur juga didukung Galaxy Watch7 melalui kemampuan melakukan pemantauan New Sleep Factors. Kemampuan ini disebut Samsung memungkinkan pengguna menyadari lebih banyak hal baru yang terjadi saat tidur, seperti Sleep Time, Physical Recover, Restfulness, Mental Recover, dan Sleep Cycle.
Dengan memahami hal terkait tidur tersebut, pengguna disebut Samsung akan dapat memaksimalkan fitur Sleep Coaching berbasis AI, untuk membantu membentuk kebiasaan tidur lebih sehat.
Andira juga mengimbau pengguna untuk secara rutin dan berkala dalam memeriksakan kondisi tubuh guna menjaga kesehatan mereka. Hal ini juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan fitur Energy Score di Galaxy Watch7 sebagai referensi untuk memahami kondisi tubuh berdasarkan penilaian dari analisis komprehensif.
Galaxy Watch7 juga dilengkapi dengan fitur Personalized Heart Rate, disebut dapat membantu pengguna mendeteksi kondisi detak jantung saat olahraga secara komprehensif via aplikasi Samsung Health Galaxy Z Fold6 atau Z Flip6.
Pengguna akan dapat menyesuaikan tipe, intensitas dan durasi olahraga saat detak jantung berada dalam zona target, juga untuk mencegah risiko cedera atau kelelahan. Selain itu, Samsung Galaxy Watch7 ini juga dilengkapi lebih dari 100 pilihan olahraga yang bisa pengguna pilih sesuai preferensi.
Setelah memilih aktivitas fisik yang disuka, pengguna bisa melacak progres harian secara akurat dan komprehensif berkat teknologi AI berkemampuan memonitor kegiatan olahraga yang dilakukan sehingga target terkait kesehatan yang telah pengguna tetapkan bisa tercapai.
(MMI)
Video: Serunya Bikin Avatar AI Keren di Samsung Z Flip 6, Cuma 10 Detik
Samsung Galaxy Z Flip 6 dibekali fitur eksklusif, yang bisa membuat avatar AI keren dengan mudah dan sangat cepat. Halaman all [1,170] url asal
#avatar #samsung #avatar-ai #galaxy-ai #galaxy-z-flip-6 #samsung-z-flip-6 #harga-galaxy-z-fold-6 #harga-galaxy-z-flip-6 #harga-samsung-z-flip-6 #portrait-studio #tutorial-buat-avatar-ai #harga-samsung
(Kompas.com) 27/07/24 18:09
v/12321699/
KOMPAS.com - Duo ponsel lipat terbaru Samsung Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6 kini dibekali rangakain fitur Galaxy AI yang makin seru dan canggih.
Salah satu fitur eksklusif yang wajib dicoba pengguna adalah "Portrait Studio". Fitur ini bisa menyulap foto menjadi avatar AI, menggunakan AI generatif. Pengguna bisa memilih model avatar AI yang diinginkan seperti ala karakter komik dan kartun, lukisan cat air, serta sketsa.
Fitur Portrait Studio mampu menyulap foto selfie kami menjadi avatar AI dalam waktu yang sangat cepat, sekitar 10 detik saja. Hasilnya pun unik dan akurat alias mirip dengan foto aslinya, cocok dijadikan foto profil atau sekadar posting di media sosial.
Tonton video singkat di bawah ini untuk demonstrasi fitur Portrait Studio di Samsung Z Flip 6.
View this post on Instagram
Tutorial buat avatar AI di Samsung Z Flip 6
KompasTekno pun mencoba fitur Portait Studio menggunakan foto selfie kami saat berkunjung ke Pont de Bir-Hakeim alias Jembatan Bir-Hakeim.
Jembatan ini merupakan lokasi syuting film "Inception" karya Christopher Nolan dan dibintangi oleh Leonardo DiCaprio. Tak heran, jika jembatan dengan pemandangan langsung ke sungai Seine dan menara Eiffel ini menjadi salah satu destinasi turis populer di Paris.
Cara membuat avatar AI dengan Portrait Studio di Galaxy Z Flip6 atau Galaxy Z Fold 6 sangat mudah. Berikut panduannya:
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Tutorial bikin avatar AI dengan fitur Portrait Studio di Galaxy Z Flip 6.- Pilih foto di galeri.
- Klik ikon bintang Galaxy AI.
- Pilih tema avatar AI. Ada opsi komik, kartun 3D, cat air, dan sketsa.
- Klik "Generate".
- Klik "save as copy" atau ikon panah ke bawah untuk menyimpan avatar AI.
Hasil avatar AI bikinan Portrait Studio
Tema Komik
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Hasil avatar AI model karakter komik. Avatar AI ini dibuat menggunakan fitur Galaxy AI Portrait Studio di Galaxy Z Flip 6.Galaxy AI berhasil menangkap detail seperti kacamata, hijab, hingga inner hijab seperti di foto. Hasil avatar AI juga tetap mempertahankan angle wajah miring ke kiri dan senyuman lebar hingga tampak gigi atas.
Tema Kartun 3D
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Kumpulan avatar AI model karakter kartun 3D yang dibuat dengan fitur Portrait Studio di Galaxy Z Flip 6.Di opsi kartun 3D, Galaxy AI memberikan opsi angle muka menghadap depan, sedikit miring ke kanan dan kiri.
Tema Lukisan cat air
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Avatar AI dengan gaya lukisan cat air (watercolor). Avatar AI ini dibuat dengan fitur baru Galaxy AI yang eksklusif ada di Galaxy Z Flip 6 dan Galaxy Z Fold 6, yaitu Portrait Studio.Hasil avatar AI dengan opsi watercolor justru sangat mirip dengan referensi foto yang kami gunakan. Nilai plusnya, meski terkesan mirip, empat avatar AI yang dihasilkan Galaxy AI ini unik dengan menampilkan desain warna yang berbeda, baik di aspek wajah maupun latar belakang.
Tema Sketsa
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Hasil avatar AI model sketsa yang dibuat dengan Portrait Studio di Samsung Galaxy Z Flip 6.Namun, hasilnya tetap sangat mirip dengan foto aslinya, dengan semua avatar memiliki angle wajah yang miring ke kiri.
Ditandai sebagai hasil AI
Salah satu detail menarik, seluruh avatar AI yang dihasilkan oleh Portrait Studio ini akan diberikan tanda air alias watermark "AI-generated content" (dibuat dengan AI).
Di metadata foto juga terdapat informasi bertuliskan "contains AI-generated content" (mengandung konten bikinan AI). Ini merupakan langkah positif yang dapat membantu pengguna membedakan foto asli dan foto yang dibuat/diedit dengan AI.
Harga Galaxy Z Fold 6 dan Z Flip 6
Saat ini, fitur Portrait Studio hanya tersedia eksklusif di duo ponsel lipat Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6 yang menjalankan sistem antarmuka OneUI 6.1.1 out of the box.
Samsung Z Fold 6 dan Z Flip 6 masih bisa dipesan (pre-order) hingga 30 Juli mendatang. Pemesanan Samsung Galaxy Z Fold 6 dan Flip 6 bisa dilakukan lewat tautan berikut:
Link pre-order Samsung Z Fold 6 dan Z Flip 6
Samsung Z Flip 6 dan Z Fold 6 bisa dibeli langsung di Tanah Air mulai 31 Juli 2024 mendatang. Berikut daftar harga Samsung Z Fold 6 dan Z Flip 6 di Indonesia:
Harga Samsung Z Fold 6
- RAM 12GB/256GB - Rp 26.499.000
- RAM 12GB/512GB - Rp 28.499.000
- RAM 12 GB/1TB - Rp 31.999.000
Harga Samsung Z Flip 6
- RAM 12GB/256 GB - Rp 17.499.000
- RAM12GB/512 GB - Rp 19.499.000
Untuk spesifikasi lengkap serta fitur-fitur apa saja yang dibawa, bisa disimak di artikel berikut:
Samsung Z Fold 6 hadir dalam tiga varian warna, yakni Silver Shadow, Pink, dan Navy. Sementara Samsung Z Flip 6 ditawarkan dalam pilihan warna Silver Shadow, Yellow, Blue, dan Mint.
Di Indonesia, Samsung Galaxy Z Fold-Flip 6 series juga hadir dalam pilihan warna eksklusif khusus PO online di website Samsung.com/id.
Galaxy Z Fold 6 ditawarkan dalam warna eksklusif Crafted Black dan White. Sementara warna spesial PO online Galaxy Z Flip 6 adalah Crafted Black, White, dan Peach.
Selama periode pre-order Galaxy Z Fold 6 dan Z Flip 6 hingga 30 Juli, konsumen di Tanah Air bisa mendapatkan berbagai promo hingga senilai Rp 7 jutaan. Berikut rincian promonya:
- Trade in cashback dan promo PwP (Purchase with Purchase) senilai hingga Rp1.500.000
- Gratis Samsung Care+ selama 1 tahun
- Cashback bank rekanan hingga Rp 1.500.000
- Gratis Galaxy Buds FE senilai Rp 1,4 juta
- Paket data e-Sim dari Telkomsel hingga 150 GB
- Khusus pengguna Samsung BRI Credit Card bisa mendapatkan tambahan potongan hinga Rp 2,3 juta
Samsung Ungkap Fitur Galaxy AI Favorit Orang Indonesia
Galaxy AI sudah dirilis ke sejumlah perangkat Samsung sekitar 7 bulan. Dari sederet fitur AI, beberapa di antaranya jadi favorit orang Indonesia. Halaman all [1,821] url asal
#samsung #galaxy-ai #note-assist #transcript-assist #generative-edit #circle-to-search #samsung-z-flip-6 #fitur-ai #samsung-z-fold-6
(Kompas.com) 27/07/24 09:02
v/12278106/
KOMPAS.com - Samsung kini fokus meningkatkan pengalaman pengguna ponsel Galaxy melalui solusi berbasis AI, dengan menghadirkan Galaxy AI.
Galaxy AI debut lewat peluncuran Galaxy S24 series dan sudah disebar ke setidaknya 20 smartphone dan tablet flagship Samsung yang menjalankan OneUI 6.1.
Yang paling baru, Samsung untuk pertama kalinya menyertakan fitur Galaxy AI yang lebih canggih ke ponsel lipat terbarunya, Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6 yang menjalankan OneUI 6.1.1 out of the box.
Selama kurang lebih 7 bulan hadir, Samsung melaporkan, Galaxy AI banyak dipakai pengguna Indonesia.
Head of MX Product Marketing Samsung Electronics Indonesia Selvia Gofar merinci, secara umum, ada dua fitur Galaxy AI terfavorit atau yang paling banyak digunakan di Indonesia, yaitu:
- Circle to Search: cara googling baru dengan melingkari apapun yang ada di layar.
- Generative Edit: memperbaiki angle foto, menghapus obyek.
"Untuk di smartphone, pengguna paling banyak menggunakan Circle to Search. Kemudian fitur Generative Edit untuk editing foto. Fitur Live Wallpaper juga banyak yang tertarik menggunakan," kata Selvia dalam acara peluncuran Galaxy Z Fold-Flip 6 di Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2024).
Sementara untuk di perangkat tablet, kata Selvia, pengguna lebih banyak memanfaatkan fitur Note Assist dan Web Assist.
"Jadi, fitur favorit Galaxy AI ini tergantung dengan jenis device-nya juga," lanjut Selvia.
Samsung Newsroom Di antara pengguna Samsung Galaxy di wilayah Asia Tenggara dan Oseania, sekitar dua pertiga menggunakan Galaxy AI, dengan fitur yang paling banyak digunakan adalah Circle to Search, Chat Assist, dan Generative Edit.Menurut Samsung, hal ini terkait dengan optimisme konsumen terhadap manfaat AI dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dan rasa berdaya mereka.
Hal ini merupakan temuan Samsung dalam survei bertajuk "Samsung’s Consumer Marketing Insights Study on AI Perception".
Dalam studi tersebut, pengguna perangkat Galaxy di SEAO juga menyatakan kepuasan dengan kemampuan Galaxy AI yang berfokus pada efisiensi dan produktivitas, dengan tiga fitur Galaxy AI terfavorit, yaitu:
- Circle to Search
- Transcript Assist
- Generative Edit
Di antara pengguna Samsung Galaxy di SEAO, sekitar dua pertiga menggunakan Galaxy AI. Adapun fitur terfavorit atau yang paling banyak digunakan oleh pengguna ponsel Galaxy di SEAO adalah:
- Circle to Search
- Chat Assist
- Generative Edit
Masih dari laporan yang sama, Samsung menemukan bahwa Galaxy AI berhasil mendorong minat empat dari lima pengguna non-Samsung di wilayah Asia Tenggara dan Oseania (SEAO) untuk beralih ke smartphone Galaxy.
"Tujuannya tak lain untuk bisa mencoba fitur-fitur Galaxy AI terbaru," tulis Samsung di salah satu posting di Samsung Newsroom.
Galaxy AI dorong pengiriman HP Samsung Galaxy
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Ilustrasi Galaxy AI, serangkaian teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bikinan Samsung untuk smartphone.Hal ini sebagaimana di laporan sejumlah firma riset pasar seperti IDC, Couterpoint Research, dan Canalys.
"Galaxy AI dipakai sebagai momentum bagi Samsung untuk membuat Galaxy S24 Series menjadi ponsel AI, dan hal ini juga meningkatkan daya saing dan nilai ponsel tersebut di pasar ponsel premium," kata Analis Senior Canalys, Sanyam Chaurasia dalam laporan kuartal I-2024.
Hal senada juga dikatakan analis dari Counterpoint Research.
"Performa yang kuat dari Galaxy S24 series boleh jadi karena perilisan yang lebih awal serta upaya Samsung dalam teknologi AI generatif," kata Counterpoint Research dalam laporan kuartal I-2024.
Sementara itu, IDC menyebut bahwa posisi teratas yang diraih Samsung pada kuartal II-2024 dengan pangsa pengiriman 18,9 persen, salah satunya didorong oleh produk unggulan dan strategi AI yang kuat.
Fungsi fitur Galaxy AI
Berikut rincian fungsi fitur-fitur Galaxy AI yang disukai di Indonesia maupun di wilayah SEAO.
Circle to Search
Samsung Fitur Circle to Search Galaxy AI.Misalnya, ketika kami melihat street food Korea yang menggiurkan, tapi tidak tahu namanya. Atau ketika kami melihat vas unik, tapi sulit mendeskripsikannya.
Atau ketika kami ingin mengetahui merek sepatu yang digunakan orang asing di suatu acara, tanpa perlu benar-benar bertanya kepadanya. Bahkan, ketika mencari OOTD (baju, aksesori) yang digunakan oleh boyband/girlband/selebriti favorit.
Nah, di sinilah peran Circle to Search. Dengan fitur ini, kami bisa melakukan "googling" dari konten visual, baik dari foto/video di galeri ponsel, Instagram Stories, hingga video TikTok/YouTube/Shorts.
Saat ini, Samsung menambah kemampuan Circle to Search untuk menerjemahkan apapun yang muncul di layar. Khusus di Samsung Z Flip 6 dan Samsung Z Fold 6, Circle to Search juga mampu mengerjakan persamaan matematika.
Transcript Assist
Teknologi AI ini memungkinkan perangkat mentranskrip rekaman suara secara verbatim atau kata per kata. Transcript Assist ini juga mampu merangkum dan menerjemahkan rekaman suara.
Fitur ini bekerja secara on-device. Pengguna cukup membuka aplikasi voice recorder di ponsel dan tablet Galaxy yang didukung Galaxy AI. Kemudian merekam audio. Selanjutnya, buka hasil rekamanan audio dan pilih opsi "Transcribe".
Generative Edit untuk foto
KOMPAS.com/ GALUH PUTRI RIYANTO Fitur generative edit mampu mengenali dan memindahkan obyek ke lokasi lain dalam gambar. Kekosongan di tempat awal kemudian diisi oleh AIUntuk menyesuaikan angle, pengguna biasanya memutar, menggeser foto agar angle pas. Namun, masalahnya, kadang, ada latar belakang foto yang mau tak mau terpotong.
Di sinilah peran Generative edit, fitur ini bisa mengisi "kekosongan" di latar belakang dengan AI generatif. Generative AI juga memungkinkan pengguna untuk memindahkan serta membesarkan/mengecilkan objek di dalam sebuah foto jadi.
Chat Assist
Samsung Fitur Chat Assist Galaxy AI di HP Galaxy S24 series.Nantinya, pengguna akan melihat ikon bintang khas Galaxy AI di sebelah ikon smile. Ketika diklik, pengguna akan melihat tiga opsi Chat Assist di layar, yakni Chat translation (terjemahan pesan), Writing style (gaya penulisan), hingga ejaan dan tata bahasa.
Ketika memilih opsi Chat Translation, pengguna bisa menerjemahkan isi chat dari pengirim yang mengirim chat dengan bahasa asing.
Opsi Writing style memberikan pengguna rekomendasi penulisan untuk kalimat yang ingin dituliskan pengguna sebagai balasan.
Misalnya, pengguna ingin menuliskan "where are you? (dimana kamu?)" di kolom chat. Nanti, fitur Chat Assist akan memberikan rekomendasi gaya penulisan profesional, kasual, sopan, dengan emoji. Bila rekomendasi dirasa cocok, pengguna tinggal mengeklik menu "copy" (salin) atau "insert" (sisipkan) untuk gaya penulisan tertentu.
Note Assist
Samsung Fitur Note Assist Galaxy AI.Ada juga opsi "Auto format" di mana Galaxy AI akan mengubah format catatan pengguna menjadi bentuk poin-poin atau format notulen meeting.
Note Assist juga menggunakan teknologi AI membuat cover yang memberi preview singkat untuk tiap catatan.
Web/browsing Assist
Samsung Fitur Browsing Assist di Galaxy AI.Saat ini, fitur Galaxy AI ini baru mendukung beberapa bahasa di antaranya bahasa Korea, Inggris, Jerman, Hindi, Italia, Jepang, China.
Demokratisasi AI dengan menyebar ke 200 juta ponsel
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto TM Roh mengatakan Samsung punya misi mendemokratisasi AI ke lebih banyak pengguna.Demokratisasi AI ini termasuk upaya memperluas aksesibilitas teknologi Galaxy AI ke perangkat yang lebih banyak, basis pengguna yang lebih luas, serta dukungan bahasa yang lebih banyak.
"Tahun lalu, saya menyatakan kepada seluruh bisnis MX (Mobile Experience Samsung) bahwa kami bukan lagi bisnis ponsel pintar "biasa", melainkan bisnis smartphone AI. Kami akan memfokuskan semua upaya pada implementasi AI," kata TM Roh, Kamis (11/7/2024) di Paris.
Hal ini diungkap TM Roh ketika sesi interview eksklusif bersama jurnlalis Kompas.com Galuh Putri Riyanto dan empat jurnalis lainnya di sela-sela rangkaian acara "Galaxy Unpacked" Paris 2024.
TM Roh mengatakan, teknologi AI memungkinkan konsumen dan pelanggan atau orang-orang di seluruh dunia mendapatkan pengalaman yang lebih baik.
AI juga dapat membantu menyelesaikan masalah. Dengan AI pula, orang bisa mengakses fitur-fitur "profesional" dengan lebih mudah dan nyaman. Kehadiran AI di perangkat mobile, membuat teknologi juga lebih mudah dijangkau dan diakses sehari-hari.
"Itulah sebabnya, kami menerapkan teknologi AI dalam bentuk Galaxy AI untuk perangkat seluler. Kami sangat yakin dengan manfaat AI dan ingin menjadikan hal ini tersedia dan mendemokratisasi AI ke sebanyak mungkin orang," kata Bos Samsung.
Setelah Galaxy AI debut awal tahun 2024, Samsung memperluas fitur Galaxy AI ke lebih banyak perangkat, termasuk segmen flagship yang lebih lawas.
Kemudian, yang paling baru, Samsung juga menghadirkan Galaxy AI secara bawaan di Samsung Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6.
Berikut daftar perangkat Galaxy yang kebagian Galaxy AI per Juli 2024:
- Galaxy S24 series
- Galaxy S23 series
- Galaxy S22 series
- Galaxy Z Fold6 dan Z Flip6
- Galaxy Z Fold5 dan Z Flip5
- Galaxy Z Fold4 dan Z Flip4
- Galaxy Tab S9, S9+, S9 Ultra
- Galaxy Tab S8, S8+, S8 Ultra
- Galaxy Watch 7
- Galaxy Watch Ultra
- Galaxy Book 4 Edge
Ini merupakan langkah konkret Samsung mendemokratisasi AI ke lebih banyak pengguna perangkat Galaxy.
Dalam keynote Galaxy Unpacked Paris, TM Roh mengatakan bahawa fitur Galaxy AI mendukung 16 bahasa, dan akan bertambah menjadi 20 bahasa per akhir 2024. Selain itu, TM Roh menyebut, Galaxy AI akan tersedia di 200 juta perangkat Galaxy pada akhir 2024.
Per Januari 2024 dilaporkan ada sekitar 1 miliar pengguna ponsel Galaxy secara global. Artinya, Samsung akan membuat Galaxy AI tersedia di 1/5 perangkatnya yang ada di pasar smartphone global dalam kurun waktu setahun setelah debut.
Meski, belum ada informasi apakah lini ponsel kelas menengah Samsung seperti Galaxy A-series, Galaxy F-series, Galaxy M-series akan ikut kebagian juga.
Jika dibandingkan dengan kompetitor lain, Samsung boleh dibilang menjadi perusahaan yang paling agresif menghadirkan fitur-fitur AI bawaan di ponsel dan menghadirkannya ke perangkat flagship yang lebih lawas untuk saat ini.
Samsung Galaxy Z Flip 6 adalah Galaxy S24 Versi Lipat, Ini 5 Buktinya
Samsung Galaxy Z Flip 6 bisa menjadi alternatif pengguna yang menginginkan smartphone flagship, seperti Galaxy S24, namun bisa dilipat. Halaman all [1,527] url asal
#kamera-50-megapixel #samsung #galaxy-ai #galaxy-z-flip-6 #galaxy-z-fold-6 #samsung-z-flip-6 #harga-galaxy-z-fold-6 #harga-galaxy-z-flip-6
(Kompas.com) 26/07/24 08:07
v/12153645/
KOMPAS.com - Pengguna setia ponsel Samsung Galaxy S-series kini punya alternatif baru, jika ingin punya ponsel flagship bertenaga tapi dengan layar fleksibel atau bisa dilipat.
Jika ingin seperti itu, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia, Verry Octavianus mengatakan konsumen bisa menjatuhkan pilihan ke Galaxy Z Flip 6 terbaru. Pasalnya, Galaxy Z Flip 6 bisa membuat pengguna serasa menggenggam Galaxy S24 reguler, tapi dengan layar yang bisa dilipat.
"Kalau ditanya Galaxy S24 yang bisa dilipat, jawabannya ya Galaxy Z Flip 6," kata Verry saat ditemui awak media setelah acara peluncuran Galaxy Z Fold-Flip 6 di Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2024).
Hal ini bukan tanpa alasan. Verry merinci, Galaxy Z Flip 6 kini membawa spesifikasi kunci yang sama seperti Galaxy S24 reguler. Mulai dari layar, chipset, baterai, kecepatan fast charging, hingga kamera utama. Bahkan, Galaxy Z Flip 6 lebih unggul dalam hal fitur Galaxy AI.
Layar AMOLED 2.600 nits
Kompas.com/Galuh Putri Riyanto Layar utama Samsung Galaxy Z Flip 6 yang beresolusi FHD+, berbentang 6,7 inci, panel AMOLED 2X, refresh rate adaptif 120Hz (1 ~ 120Hz).Sebagai ponsel lipat, Galaxy Z Flip 6 juga punya nilai plus, yakni layar sekunder (cover screen) dengan panel Super AMOLED 3,4 inci dengan refresh rate 60 Hz, dan tingkat kerapatan piksel 306 ppi.
Kamera naik kelas, jadi 50 MP
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Kamera Samsung Galaxy Z Flip 6 naik kelas. Kini, kamera utamanya beresolusi 50 MP, naik 4x lipat dari seri sebelumnya."Galaxy Z Flip 6 juga sudah didukung baterai 4.000 mAh dan kamera utama 50 MP, sama persis seperti Galaxy S24. Dari segi rasio bodi juga sama," kata Verry.
Di Galaxy Z Flip 6, kamera 50 MP tersebut memiliki bukaan lensa f/1.8, dengan dukungan Dual Pixel AutoFocus dan teknologi penstabil gambar (Optical Image Stabilization/OIS).
Sedikit berbeda, sensor kamera utama 50MP yang baru di Galaxy Z Flip 6 ini juga mendukung zoom optis 2x. Sementara Galaxy S24 punya kamera telefoto 10 MP dengan zoom optis 3x.
Untuk mengambil foto dengan sudut pandang yang lebar, Galaxy Z Flip 6 dibekali kamera ultrawide 12 MP (f/2.2), sama dengan Galaxy S24.
"Dengan performa kamera setara Samsung Galaxy S24, detail foto dan video yang Anda tangkap akan terasa hidup dengan kejernihan dan warna yang luar biasa," lanjut Stephanie Chose, Smartphone Marketing Samsung saat di panggung Galaxy Unpacked Paris pada 10 Juli 2024.
Tak hanya resolusinya saja yang ditingkatkan, fitur kameranya pun di-upgrade. Misalnya, dengan kehadiran fitur AI eksklusif bernama AutoZoom. Fitur ini tidak ada di Galaxy S24 series.
Dengan AutoZoom di FlexCam (mode memotret dengan menekuk ponsel), pengguna dapat secara otomatis dan hands-free menemukan framing yang paling tepat untuk pengguna.
Samsung Z Flip 6 juga membawa fitur Nightography yang ditingkatkan dengan noise reduction, sehingga bakal memberikan hasil foto dan video yang lebih baik bahkan dalam kondisi low-light
Samsung Galaxy Z Flip 6 juga dilengkapi dengan fitur Instant Slow-Mo versi upgrade. Fitur Instant Slow-Mo versi ini memungkinkan pengguna menerapkan efek gerakan lambat atau slow motion 1/4x pada video apapun dengan lebih satset alias cepat.
Pasalnya, kini, ada shotcut untuk mengunduh hasil Instant Slow-Mo, tanpa membuka fitur edit di galeri. Jadi, pengguna bisa langsung bagikan juga ke Instagram, TikTok, dll.
Ketika awal debut di Galaxy S24 series, pengguna harus secara manual memotong dan menyimpan bagian yang dibubuhi efek Instant slow motion.
Kapasitas baterai sama
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto warna spesial PO online Galaxy Z Flip 6 di Indonesia, yaitu White, Crafted Black, dan Peach.Dengan baterai baterai 4.000 mAh, Galaxy Z Flip 6 menjadi model dengan kapasitas baterai terbesar di sejarah lini Z Flip.
Sebelumnya, Galaxy Z Flip (2020) dan Galaxy Z Flip 3 (2021) memiliki baterai 3.300 mAh. Kemudian, Galaxy Z Flip 4 dan Galaxy Z Flip 5 dibekali baterai 3.700 mAh.
Dengan kenaikan kapasitas 300 mAh, ponsel ini diklaim bisa dipakai internetan hingga 20 jam, naik 3 jam dari seri sebelumnya.
Baterai ponsel ini didukung pengisian cepat 25 watt, sama dengan Galaxy S24. Dengan ini, daya ponsel bisa terisi dari 0-50 persen dalam 30 menit.
Chipset sama
Untuk mendukung seluruh perfoma Galaxy AI, produktivitas, dan lainnya, Galaxy Z Flip 6 ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy.
Embel-embel "for Galaxy" tersebut menandai bahwa chipset terkuat Qualcomm ini didesain khusus untuk ponsel flagship Samsung. Misalnya, membawa peningkatan NPU untuk pemrosesan AI yang efisien.
Chipset Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy ini juga dibenamkan di trio Galaxy S24, Galaxy S24 Plus, dan Galaxy S24 Ultra versi AS, Kanada, dan China. Di Indonesia, hanya Galaxy S24 Ultra yang ditenagai Snapdragon 8 Gen 3 for Galaxy, sedangkan Galaxy S24 diotaki chipset Exynos 2400.
Punya vapor chamber
KOMPAS.com/Galuh Putri Riyanto Stephanie Chosen, Smartphone Marketing Samsung mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya Samsung membenamkan pendingin Vapor Chamber di seri Galaxy Z Flip.Sederhananya, vapor chamber merupakan sistem untuk mendinginkan atau meredam panas ponsel.
"Dengan kehadiran vapor chamber pertama di lini Samsung Z Flip, performanya dioptimalkan, dan baterainya bisa bertahan seharian," pungkas Stephanie.
Vapor chamber di Galaxy Z Flip 6 ini diklaim lebih besar dibandingkan di Galaxy S23 Ultra. Sementara, ukuran vapor chamber di Galaxy S24 disebut 1,5 kali lebih besar dibandingkan Galaxy S23.
Itu dia beberapa alasan Galaxy Z Flip 6 bisa disebut sebagai Galaxy S24 versi lipat. Selengkapnya, berikut perbandingan spesifikasi Galaxy Z Flip 6 dan Galaxy S24 di Indonesia.
| Spesifikasi Galaxy Z Flip 6 | Spesifikasi Galaxy S24 | |
| Layar | Layar utama: Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD Plus, refresh rate 1-120 Hz, dan kecerahan hingga 2.600 nits. Cover screen: Super AMOLED 3,4 inci dengan refresh rate 60 Hz, tingkat kecerahan puncak hingga 2.600 nits, dan tingkat kerapatan piksel 306 ppi. | Dynamic LTPO AMOLED 2X 6,2 inci, resolusi Full HD Plus (2340 x 1080 piksel), adaptif refresh rate 1-120Hz, tingkat kecerahan layar hingga 2.600 nits, Vision Booster, dan HDR10+. Dilapisi Gorilla Glass Victus 2. |
| Dimensi dan bobot | Unfolded: 165.1 x 71.9 x 6.9 mm | 147 x 70.6 x 7.6 mm 168 gram |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3 (4 nm) CPU: 8-core (1x3.39GHz Cortex-X4 & 3x3.1GHz Cortex-A720 & 2x2.9GHz Cortex-A720 & 2x2.2GHz Cortex-A520) | Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3 (4 nm) - USA/Canada/China Exynos 2400 (4 nm) - Internasional |
| RAM/storage | 12/256 GB 12/512 GB | 8/256 GB 8/512 GB |
| Kamera belakang | Kamera utama 50 MP (f/1.8, Dual Pixel AF, OIS) Kamera ultrawide 12 MP (f/2.2) | Kamera utama (wide): 50 MP (f/1.8) Kamera ultrawide: 12 MP (f/2.2, 120 derajat pandang) Kamera telefoto: 10 MP (f/2.4, 3x optical zoom |
| Kamera depan | 10 MP (f/2.2) | 12 MP (f/2.2) |
| Baterai | 4.000 mAh, didukung fitur pengisian cepat (fast charging) 25 watt dengan kabel | 4.000 mAh, didukung fitur pengisian cepat (fast charging) 25 watt dengan kabel |
| SIM dan konektor | dual SIM, eSIM, USB-C | dual SIM, eSIM, USB-C |
| Fitur Galaxy AI | Portrait Studio, Sketch to Image, Live Effect, Composer, Auto Zoom, Instant Slow-Mo versi upgrade, Circle to Search versi upgrade, dan lain, serta semua fitur AI di Galaxy S24 series | Instant Slow-Mo, Circle to Search, Generative Edit, Note Assisr, Chat Assist, Transcript Assist, dkk |
| Fitur lain | Konektivitas 5G, sertifikasi IPX8, Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.3, pemindai sidik jari (fingerprint) yang terintegrasi dengan tombol daya (side-mounted), dan NFC, eSIM, Bluetooth 5.3, serta sertifikasi tahan air dan debu dengan rating IPX8 | konektivitas 5G, in-display fingerprint scanner, NFC, USB Tipe C, WiFi 6E, Wi-Fi Direct, Bluetooth 5.3, serta sertifikasi tahan air dan debu dengan rating IP68 |
| Warna | Silver Shadow, Yellow, Blue, dan Mint. | Onyx Black, Marble Gray, Cobalt Violet, dan Amber Yellow |
| Harga | 12/256 GB: Rp 17.499.000 12/512 GB/256 GB Rp 19.499.000 | 8GB/256 GB: Rp 13.999.000 8 GB/512 GB: Rp 15.999.000 |
Bos Samsung Sesumbar Bakal Bikin AI Phone yang Radikal
Di masa depan, Samsung berencana membuat sebuah ponsel AI yang radikal, atau berbeda sepenuhnya dari ponsel Galaxy AI saat ini. Seperti apa? Halaman all [438] url asal
#samsung #tm-roh #galaxy-ai #ponsel-ai #ai-phone
(Kompas.com) 23/07/24 16:03
v/11805531/
KOMPAS.com - Samsung memiliki sejumlah smartphone yang mendukung berbagai fitur kecerdasan buatan (AI) khas mereka, yaitu Galaxy AI.
Perangkat yang didukung Galaxy AI adalah smartphone kelas atas (flagship) yang dibekali dengan chipset mumpuni, seperti Galaxy S24 Series, Galaxy Z Fold 6, hingga Z Flip 6.
Di masa depan, Samsung berencana untuk membuat sebuah smartphone atau ponsel AI yang radikal, atau berbeda sepenuhnya dari ponsel Galaxy AI yang ada di pasaran saat ini.
Hal tersebut disampaikan TM Roh selaku President and Head of MX Business Samsung Electronics.
Berbicara kepada media internasional Australian Financial Review (AFR), ia menyebut mayoritas tim riset dan pengembangan Samsung saat ini sedang fokus membuat ponsel AI (AI Phone) yang jauh berbeda dengan ponsel Galaxy AI yang mereka punya.
TM Roh tak mengumbar secara detail bagaimana atau apa yang dimaksud ponsel AI yang berbeda dari Galaxy AI ini.
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto TM Roh mengatakan Samsung punya misi mendemokratisasi AI ke lebih banyak pengguna.Namun, ia menyebut bahwa perangkat itu nantinya akan memiliki komponen, chip, atau hardware yang berbeda dan lebih canggih dari smartphone yang ada sekarang.
Selain itu, ia juga mengumbar ponsel AI yang tengah dikembangkan nantinya akan lebih mudah untuk dibawa kemana-mana.
Meski tidak banyak mengeluarkan informasi tentang ponsel AI di masa depan, pernyataan TM Roh ini menandakan bahwa Samsung akan terus fokus di ponsel AI di masa depan, tidak berhenti sampai di Galaxy AI saja.
Dengan begitu, ada kemungkinan fitur Galaxy AI nantinya akan berjalan dan berfungsi bersamaan dengan ponsel AI terbaru dari Samsung.
Boleh jadi, fitur-fitur AI di ponsel Samsung nantinya akan ditingkatkan lagi dan mengandalkan komponen AI berbasis hardware, tidak hanya sekadar software seperti Galaxy AI, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari GSMArena, Selasa (23/7/2024).
Menyoal AI, fitur Galaxy AI di ponsel flagship Samsung bisa dibilang fokus untuk meningkatkan kualitas konten visual, sekaligus menggenjot produktivitas pengguna.
Lewat Galaxy AI, pengguna bisa memanipulasi gambar dengan elemen visual buatan sendiri, mencari informasi dengan melingkari obyek, menerjemahkan bahasa asing secara otomatis, memantau kesehatan dan kualitas tidur, dan masih banyak lagi.
Bikin Avatar AI Cuma 10 Detik Pakai Samsung Z Flip 6, Hasilnya Top dan Unik
Fitur ini bisa digunakan untuk membuat foto profil yang unik, seperti karakter komik/kartun, lukisan cat air, atau sketsa. Halaman all [792] url asal
#avatar #samsung #avatar-ai-viral #avatar-ai #galaxy-ai #galaxy-z-flip-6 #galaxy-z-fold-6 #portrait-studio
(Kompas.com) 21/07/24 19:00
v/11571013/
KOMPAS.com - Duo ponsel lipat terbaru SamsungGalaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6 memiliki beberapa fitur Galaxy AI eksklusif.
Salah satunya Portrait Studio dari rangkaian fitur Photo Assist. Portrait Studio menggunakan AI generatif untuk menyulap foto asli menjadi avatar AI. Pengguna bisa memilih model avatar AI yang diinginkan seperti ala karakter komik dan kartun, lukisan cat air, serta sketsa.
Sepengalaman KompasTekno, fitur ini asik dicoba untuk mendapatkan foto profil media sosial atau profile WhatsApp bikinan AI yang juga lagi ngetren belakang.
Saat ini, Galaxy Z Fold 6 dan Z Flip 6 masih dalam masa pemesanan alias pre-order di Indonesia. Namun, karena KompasTekno diundang ke hajatan Samsung Unpacked di Paris pekan lalu, kami kebagian menjajal duo ponsel ini lebih awal.
Kami pun mencoba fitur Portait Studio menggunakan foto selfie kami saat berkunjung ke Pont de Bir-Hakeim alias Jembatan Bir-Hakeim.
Jembatan ini merupakan lokasi syuting film "Inception" karya Christopher Nolan dan dibintangi oleh Leonardo DiCaprio.
Tak heran, jika jembatan dengan pemandangan langsung ke sungai Seine dan menara Eiffel ini menjadi salah satu destinasi turis populer di Paris.
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Tutorial bikin avatar AI dengan fitur Portrait Studio di Galaxy Z Flip 6.- Pilih foto di galeri
- Klik ikon bintang Galaxy AI
- Pilih tema avatar AI. Ada opsi komik, kartun 3D, cat air, dan sketsa
- Klik "Generate"
- Klik "save as copy" atau ikon panah ke bawah untuk menyimpan avatar AI
Sepengalaman kami, fitur Portrait Studio mampu menyulap foto selfie kami menjadi avatar AI dalam waktu yang sangat cepat, sekitar 10 detik saja. Hasilnya pun unik dan akurat alias mirip dengan foto aslinya.
Komik
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Hasil avatar AI model karakter komik. Avatar AI ini dibuat menggunakan fitur Galaxy AI Portrait Studio di Galaxy Z Flip6.Galaxy AI berhasil menangkap detail seperti kacamata, hijab, hingga inner hijab seperti di foto. Hasil avatar AI juga tetap mempertahankan angle wajah miring ke kiri dan senyuman lebar hingga tampak gigi atas.
Kartun 3D
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Kumpulan avatar AI model karakter kartun 3D yang dibuat dengan fitur Portrait Studio di Galaxy Z Flip 6.Di opsi kartun 3D, Galaxy AI memberikan opsi angle muka menghadap depan, sedikit miring ke kanan dan kiri.
Cat Air
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Avatar AI dengan gaya lukisan cat air (watercolor). Avatar AI ini dibuat dengan fitur baru Galaxy AI yang eksklusif ada di Galaxy Z Flip 6 dan Galaxy Z Fold 6, yaitu Portrait Studio.Hasil avatar AI dengan opsi watercolor justru sangat mirip dengan referensi foto yang kami gunakan. Nilai plusnya, meski terkesan mirip, empat avatar AI yang dihasilkan Galaxy AI ini unik dengan menampilkan desain warna yang berbeda, baik di aspek wajah maupun latar belakang.
Sketsa
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Hasil avatar AI model sketsa yang dibuat dengan Portrait Studio di Samsung Galaxy Z Flip 6.Avatar AI dengan opsi sketsa ini terlihat menampilkan garis wajah yang lebih dalam.
Namun, hasilnya tetap sangat mirip dengan foto aslinya, dengan semua avatar memiliki angle wajah yang miring ke kiri.
Ditandai sebagai hasil AI
Salah satu detail menarik, seluruh avatar AI yang dihasilkan oleh Portrait Studio ini akan diberikan tanda air alias watermark "AI-generated content" (dibuat dengan AI).
Di metadata foto juga terdapat informasi bertuliskan "contains AI-generated content" (mengandung konten bikinan AI).
Ini merupakan langkah positif yang dapat membantu pengguna membedakan foto asli dan foto yang dibuat/diedit dengan AI.
Samsung Hadirkan Galaxy AI di Watch7 dan Buds3 Pro
Samsung turut menghadirkan Galaxy AI di smartwatch dan earphone terbarunya, Galaxy Watch7 dan Galaxy Buds3 series. [605] url asal
#samsung #samsung-galaxy-ai #samsung-galaxy-watch7 #samsung-galaxy-buds3-series #smartwatch #earphone-tws #teknologi
(MedCom) 19/07/24 16:27
v/11325357/
Jakarta: Masyarakat kian menyadari pentingnya gaya hidup sehat dengan lebih rutin berolahraga, termasuk dengan berlari, juga menarik perhatian Samsung. Samsung memahami banyak orang di Indonesia menjadikan lari sebagai salah satu olahraga dasar yang mereka pilih.Berdasarkan hal itu, perangkat wearable seperti smartwatch dan earphone true wireless stereo (TWS) menjadi perangkat andalan masyarakat dalam mendukung performa lari masyarakat. Karenaya, Samsung menegaskan bahwa Galaxy Watch7 dan Galaxy Buds3 Pro dengan Galaxy AI siap menemani pengguna menjalani maraton atau fun run dengan lebih maksimal.
“Perangkat Galaxy Wearables terbaru yang kamu hadirkan ini dapat menunjang aktivitas berlari hingga marathon bagi pengguna. Galaxy Watch7 dengan prosesor 3nm yang memproses data dengan lebih cepat, serta BioActive Sensor generasi kedua untuk analisa aktivitas fisik dan kondisi tubuh lebih akurat, serta Dual GPS System lebih akurat mendeteksi laju track berlari,” ujar MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Annisa Maulina.
Selain itu, Samsung juga menyuguhkan Buds3 Series untuk melengkapi ekosistem, dengan Ultra High Quality Audio, desain yang nyaman dipakai, dan baterai tahan lama, diklaim Samsung hingga tujuh jam, dan disebut Samsung dihadirkan untuk menemani pengguna mencapai target lari mereka.
Bersama atlet lari dan kreator konten Anke Ardine, Samsung membagikan tips menjalani olahraga lebih maksimal bersama lini terbaru Samsung Wearable ini. Salah satunya adalah memahami kondisi tubuh lebih mendalam dengan Energy Score di Watch7 agar olahraga lebih maksimal.
Fitur Energy Score mencerminkan tingkat energi pengguna yang dihitung berdasarkan kualitas tidur, detak jantung saat tidur, dan aktivitas fisik di hari sebelumnya. Skor numerik yang muncul disebut Samsung dapat menjadi rekomendasi bagi pengguna untuk menentukan aktivitas fisik yang akan dilakukan.
Selain itu, Energy Score juga didukung dengan Galaxy AI serta generasi terbaru BioActive Sensor diklaim Samsung mampu memberikan analisa akurat, dari pelacakan detak jantung hingga pengawasan tidur.
Tips lain yang disampaikan Samsung adalah untuk melacak kemajuan dengan lebih akurat menggunakan teknologi Dual GPS. Samsung menegaskan bahwa Dual GPS pada Galaxy Watch7 memberikan akurasi tinggi dalam melacak posisi pengguna saat berlari.
Tidak hanya itu, teknologi ini juga diklaim Samsung akan sangat membantu pengguna dalam menganalisa dan meningkatkan kemampuan berlari, sehingga setiap latihan menjadi lebih efektif dan terukur.
Sebagai informasi, Samsung juga membekal Galaxy Watch7 dengan baterai berkapasitas 425mAh untuk ukuran 44mm dan 300mAh untuk ukuran 40mm, serta didukung Fast Wireless Charge. Sementara itu, Galaxy Buds3 Series juga diklaim Samsung menawarkan kenyamanan berkat desain ergonomis dan menawan.
Selain kenyamanan saat digunakan, desain Galaxy Buds3 Series ini juga disebut Anke menghadirkan keamanan karena tidak mudah lepas saat digunakan ketika berlari atau banyak bergerak, namun tetap menyuguhkan suara jernih dan immersive.
Anke menambahkan, TWS ini juga siap untuk mendampingi pengguna saat maraton sebab dapat digunakan hingga tujuh jam dengan kondisi mode ANC nonaktif dan hingga enam jam saat mode ANC aktif.
Samsung juga mengunggulkan fitur ANC di Galaxy Buds3 Pro, disebut berkemampuan mendeteksi suara di sekitar untuk otomatis atur level ANC dan Ambient Mode. Selain itu, Samsung juga menyebut bahwa earphone ini akan secara otomatis meningkatkan tingkat ANC melalui Adaptive Noise Control.
Samsung menawarkan penawaran menarik selama masa pre-order hingga 30 Juli 2024, termasuk konsumen bisa mendapatkan diskon Rp500.000 dan cashback sebesar Rp150.000. Samsung juga memberikan penawaran khusus untuk pembelian Galaxy Buds3 Pro.
Bagi pembeli Galaxy Buds3 Pro, konsumen akan mendapatkan Buds Case gratis, Samsung BRI Credit Card Exclusive Benefit, diskon Rp200.000, cashback hingga Rp150.000, gratis Fabric Band untuk pembelian Watch7 dan Buds Case untuk pembelian Buds3 Series.
Samsung Galaxy Watch7 varian Bluetooth tersedia dalam ukuran 40mm dan pilihan warna Green dan Cream, ditawarkan seharga Rp4.499.000. Samsung Galaxy Buds3 Pro ditawarkan dengan harga dari Rp3.299.000, sedangkan Galaxy Buds3 dari Rp2.299.000, tersedia dalam pilihan warna perak dan putih.
(MMI)
Fitur Live Translate Samsung Kini Hadir di WhatsApp dkk, Ini Fungsinya
Fitur Live Translate Samsung kini hadir di aplikasi pihak ketiga, termasuk WhatsApp, Telegram, dkk untuk menerjemahkan telepon secara langsung. Halaman all [557] url asal
#whatsapp #telepon #line #samsung #panggilan #instagram #galaxy-ai #live-translate #galaxy-z-flip-6 #galaxy-z-fold-6
(Kompas.com) 19/07/24 08:33
v/11276425/
KOMPAS.com - Vendor smartphone asal Korea Selatan, Samsung meningkatkan alias meng-upgrade rangkaian fitur berbasis kecerdasan buatan, yakni Galaxy AI.
Salah satu fitur Galaxy AI yang di-upgrade adalah Live Translate. Fitur ini memungkinkan pengguna menerjemahkan panggilan suara secara langsung ke bahasa pilihan pengguna.
Kini, fitur Live Translate akhirnya mendukung aplikasi panggilan suara pihak ketiga populer, termasuk WhatsApp, Instagram, Google Meet, Facebook Messanger, Line, Telegram, WeChat, hingga Kakao Talk.
Dengan dukungan Live Translate di aplikasi pihak ketiga, pengguna bakal semakin mudah teleponan dengan orang asing.
Ini merupakan peningkatan signifikan, mengingat saat awal debut di Galaxy S24 series, fitur Live Translate hanya terbatas pada panggilan suara lewat dialer telepon bawaan ponsel.
YouTube/ Samsung Live Translate mendukung aplikasi pihak ketiga seperti WhatsApp, Instagram, Facebook Messenger, dkk.Samsung mengatakan, Live Translate mendukung 16 bahasa per akhir Juli 2024, termasuk China, Inggris (India, Inggris, AS), Prancis, Jerman, Hindi, Italia, Jepang, Korea, Polandia, Portugis (Brasil), Spanyol (Meksiko, Spanyol, AS), Thailand, Arab, Indonesia, Rusia, Vietnam, Australia Inggris, dan Kanton.
Dukungan bahasa ini akan bertambah menjadi 20 bahasa pada akhir 2024.
Ketersediaan
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Live Translate mendukung 16 bahasa per akhir Juli 2024, termasuk China, Inggris (India, Inggris, AS), Prancis, Jerman, Hindi, Italia, Jepang, Korea, Polandia, Portugis (Brasil), Spanyol (Meksiko, Spanyol, AS), Thailand, Arab, Indonesia, Rusia, Vietnam, Australia Inggris, dan Kanton. Dukungan bahasa ini akan bertambah menjadi 20 bahasa pada akhir 2024.Jadi, untuk saat ini, hanya duo ponsel lipat terbaru Samsung Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6 yang fitur Live Translate-nya bisa digunakan di aplikasi pihak ketiga. Sebab, keduanya debut dengan OneUI 6.1.1 out of the box atau secara bawaan.
Menurut Samsung, fitur Live Translate di aplikasi pihak ketiga ini tetap akan berfungsi jika lawan bicara tidak menggunakan perangkat Galaxy, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Sammobile, Jumat (19/7/2024).
Belum diketahui kapan update antarmuka OneUI 6.1.1 hadir ke perangkat Samsung yang lain. Sejauh ini, rangkaian fitur Galaxy AI tersedia untuk beberapa perangkat, utamanya flagship yang menjalankan OneUI 6.1.
Berikut daftar perangkat Galaxy yang kebagian Galaxy AI per Juli 2024:
- Galaxy S24 series
- Galaxy S23 series
- Galaxy S22 series
- Galaxy Z Fold6 dan Z Flip6
- Galaxy Z Fold5 dan Z Flip5
- Galaxy Z Fold4 dan Z Flip4
- Galaxy Tab S9, S9+, S9 Ultra
- Galaxy Tab S8, S8+, S8 Ultra
- Galaxy Watch 7
- Galaxy Watch Ultra
- Galaxy Book 4 Edge
Riset Samsung: Orang yang Manfaatkan AI Lebih Kreatif dan Inovatif
Secara umum, mereka yang lebih sering menggunakan mobile AI memiliki kualitas hidup yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang jarang menggunakan AI. Halaman all [1,298] url asal
#kreativitas #kreatif #samsung #studi #inovatif #demokratisasi #ai #galaxy-ai #mobile-ai
(Kompas.com) 16/07/24 16:00
v/10967006/
PARIS, KOMPAS.com - Samsung kini fokus mengembangkan AI untuk perangkat Galaxy lewat kehadiran Galaxy AI di deretan ponsel flagship Galaxy S series dan Galaxy Z Fold-Flip series.
Samsung pun mengadakan studi pilot untuk melihat hubungan penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari dengan tingkat kualitas hidup. Studi ini dilakukan bersama Symmetry, firma penelitian AI global yang berbasis di Inggris.
Pemimpin studi bertajuk "Mobile AI Report: AI's potential as a gateway to better living", Dr. Chris Brauer mengatakan, Mobile AI telah memberikan dampak yang besar kehidupan sehari-hari masyarakat di seluruh dunia.
Secara umum, orang yang lebih sering menggunakan mobile AI memiliki kualitas hidup yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang jarang menggunakan AI. Perbandingannya adalah 58 persen banding 42 persen.
"Penelitian kami mengungkapkan hubungan positif yang sangat kuat antara indikator kualitas hidup dan penggunaan Mobile AI oleh konsumen saat ini," kata Dr. Brauer dalam panel diskusi di sela-sela rangkaian acara Galaxy Unpacked, Kamis (11/7/2024).
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Di sela-sela rangkaian Galaxy Unpacked Paris, Samsung mengadakan panel diskusi dengan topik Pencapaian Terbesar Mobile Technology: Cara Mobile AI Mendefinisikan dan Memperluas Pengalaman Pengguna yang Mengubah Dunia. Salah satu yang dibahas adalaj studi eksploratif soal hubungan penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari dengan tingkat kualitas hidup seseorang.2024.
Peserta mengevaluasi diri mereka berdasarkan indikator utama kualitas hidup, termasuk soal kreativitas; produktifitas; hubungan sosial; dan kesehatan fisik.
Responden juga Mereka juga menilai kesediaan mereka untuk menggunakan AI seluler di berbagai bidang dan wilayah yang mereka yakini memiliki nilai yang paling kuat.
1. AI meningkatkan kreativitas
Samsung Mobile Press Menurut studi, orang yang sering memanfaatkan mobile AI ternyata dua kali lipat lebih sering mengekspresikan sisi kreativitasnya, dibandingkan orang yang jarang memanfaatkan mobile AI.Pengguna yang sering menggunakan Mobile AI untuk menyarankan konsep baru dan membantu mereka mengembangkan ide-ide yang ada. Mobile AI dinilai dapat meningkatkan kreativitas manusia, bukan mengurangi atau menggantinya.
Responden mengaku paling tertarik menggunakan AI dalam konteks kreativitas untuk:
- Mencari hal-hal yang menginspirasi dan untuk belajar
- Mengedit foto dan video
- Membuka diri untuk perspektif baru dan kesempatan baru
- Meningkatkan hobi
- Mengembangkan bakat kreatif di bidang musik, seni, tari atau drama
2. AI bikin lebih inovatif
Samsung Mobile Press Dari studi ini, pengguna yang sering menggunakan Mobile AI disebut lebih produktif dibandingkan pengguna lain. Perbandingannya 63 persen banding 43 persen.Menurut Samsung, ekspansi AI secara global mengubah produktivitas, tidak hanya sekedar efisiensi atau mengerjakan tugas dengan cepat, tapi juga mendorong gaya hidup yang lebih inovatif.
Responden mengaku paling tertarik menggunakan AI produktivitas untuk:
- Mengatur informasi
- Mendapatkan rekomendasi produk
- Membuat catatan seat rapat atau percakapan
- Membantu membuat atau mendesain laporan/proyek
- Meningkatkan aksesibiliatas ketika bercakap
3. AI untuk komunikasi tanpa hambatan
Samsung Mobile Press Menurut hasil studi, pengguna Mobile AI yang rutin lebih mudah bersosialisasi dibandingkan pengguna yang jarang menggunakan Mobile AI. Perbandingannya 48 persen dan 31 persen.Menurut Samsung, hal ini dikarenakan Mobile AI memungkinkan pengguna mengatasi hambatan budaya, geografi, dan identitas untuk menjalin koneksi yang lebih baik.
Dengan AI, pengguna bisa dengan mudah menerjemahkan percakapan hingga menu dalam bahasa asing secara langsung ke bahasa ibunya, sehingga memudahkan untuk terhubung dengan orang lain.
Menurut studi, responden paling ingin memanfaatkan AI untuk:
- Menggunakan terjemahan untuk berbicara dengan seseorang dengan bahasa ibu yang berbeda
- Meningkatkan inteligensi
- Mendapatkan saran
- Menerjemahkan menu dan membuat pesanan
- Merencanakan liburan
4. AI bikin lebih sehat
Samsung Mobile Press Menurut studi, pengguna Mobile AI yang sering mengatakan bahwa mereka lebih sehat daripada pengguna yang jarang. Perbandingannya ada 48 persen dan 32 persen.Masyarakat optimis terhadap kemampuan AI untuk membantu mereka meningkatkan kualitas hidup mereka kesehatan fisik. Misalnya dengan fitur saran tidur, pola makan, dan pelacakan olahraga.
Menurut studi, responden paling ingin memanfaatkan AI untuk:
- Memonitor kesehatan
- Belajar soal penyakit
- Membantu olahraga teratur
- Mendapatkan rekomendasi untuk hidup lebih sehat
- Makan dengan baik dan benar
Studi "Mobile AI Report: AI's potential as a gateway to better living" selengkapnya bisa dibaca melalui tautan berikut ini.
Upaya Samsung demokratisasi AI
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto TM Roh mengatakan Samsung punya misi mendemokratisasi AI ke lebih banyak pengguna.Demokratisasi AI ini termasuk upaya memperluas aksesibilitas teknologi Galaxy AI ke perangkat yang lebih banyak, basis pengguna yang lebih luas, serta dukungan bahasa yang lebih banyak.
"Tahun lalu, saya menyatakan kepada seluruh bisnis MX (Mobile Experience Samsung) bahwa kami bukan lagi bisnis ponsel pintar "biasa", melainkan bisnis smartphone AI. Kami akan memfokuskan semua upaya pada implementasi AI," kata TM Roh, Kamis (11/7/2024) di Paris.
Hal ini diungkap TM Roh ketika sesi interview eksklusif bersama jurnlalis Kompas.com Galuh Putri Riyanto dan empat jurnalis lainnya di sela-sela rangkaian acara "Galaxy Unpacked" Paris 2024.
TM Roh mengatakan, teknologi AI memungkinkan konsumen dan pelanggan atau orang-orang di seluruh dunia mendapatkan pengalaman yang lebih baik. AI juga dapat membantu menyelesaikan masalah.
Dengan AI pula, orang bisa mengakses fitur-fitur "profesional" dengan lebih mudah dan nyaman. Kehadiran AI di perangkat mobile, membuat teknologi juga lebih mudah dijangkau dan diakses sehari-hari.
"Itulah sebabnya, kami menerapkan teknologi AI dalam bentuk Galaxy AI untuk perangkat seluler. Kami sangat yakin dengan manfaat AI dan ingin menjadikan hal ini tersedia dan mendemokratisasi AI ke sebanyak mungkin orang," kata Bos Samsung.
Setelah Galaxy AI debut awal tahun 2024, Samsung memperluas fitur Galaxy AI ke lebih banyak perangkat, termasuk segmen flagship yang lebih lawas. Kemudian, yang paling baru, Samsung juga menghadirkan Galaxy AI secara bawaan di Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6.
Berikut daftar perangkat Galaxy yang kebagian Galaxy AI per Juli 2024.
- Galaxy S24 series
- Galaxy S23 series
- Galaxy S22 series
- Galaxy Z Fold6 dan Z Flip6
- Galaxy Z Fold5 dan Z Flip5
- Galaxy Z Fold4 dan Z Flip4
- Galaxy Tab S9, S9+, S9 Ultra
- Galaxy Tab S8, S8+, S8 Ultra
- Galaxy Watch 7 Galaxy Watch Ultra
- Galaxy Book 4 Edge
Ini merupakan langkah konkret Samsung mendemokratisasi AI ke lebih banyak pengguna perangkat Galaxy.
Dalam keynote Galaxy Unpacked Paris, TM Roh mengatakan bahawa fitur Galaxy AI akan tersedia di 200 juta perangkat Galaxy pada akhir 2024.
Per Januari 2024 dilaporkan ada sekitar 1 miliar pengguna ponsel Galaxy secara global. Artinya, Samsung akan membuat Galaxy AI tersedia di 1/5 perangkatnya yang ada di pasar smartphone global dalam kurun waktu setahun setelah debut.
Meski, belum ada informasi apakah lini ponsel kelas menengah Samsung seperti Galaxy A-series, Galaxy F-series, Galaxy M-series akan ikut kebagian juga.
Jika dibandingkan dengan kompetitor lain, Samsung boleh dibilang menjadi perusahaan yang paling agresif menghadirkan fitur-fitur AI bawaan di ponsel dan menghadirkannya ke perangkat flagship yang lebih lawas untuk saat ini.
Video: Test Kemampuan AI di Galaxy Z Fold 6, Bisa Apa Saja?
Ponsel lipat Galaxy Z Fold 6 dari Samsung menyajikan perubahan desain dan hardware, tapi yang menjadi andalannya justru serangkaian fitur AI terbaru. Halaman all [752] url asal
#samsung #galaxy-unpacked #galaxy-ai #galaxy-z-fold-6 #samsung-galaxy-z-fold-6 #galaxy-z-flip-6
(Kompas.com) 13/07/24 13:14
v/10636408/
KOMPAS.com - Selain Galaxy Z Flip 6, pekan ini Samsung turut memperkenalkan ponsel lipat generasi terbaru dari seri Galaxy Z Fold, yaitu Galaxy Z Fold 6 yang berukuran lebih lebar dari sebelumnya.
Baik cover screen maupun layar utama Galaxy Z Fold 6 yang menggunakan panel Dynamic AMOLED 2x sama-sama lebih lebar dibanding Galaxy Z Fold 5 pendahulunya. Namun, bobot Galaxy Z Fold 6 justru lebih ringan.
Samsung ikut menerapkan perubahan desain dan peningkatan hardware. Meski demikian, andalan Galaxy Z Fold 6 sebenarnya adalah rangkaian fitur AI yang kini diperbarui dan menjadi lebih canggih dari sebelumnya.
AI untuk produktivitas
Galaxy Z Fold 6 memiliki sejumlah fitur AI yang dapat membantu pengguna baik dalam hal produktivitas maupun kreasi konten. KompasTekno mencobanya dalam event preview Galaxy Z Fold 6 yang digelar Samsung di Jakarta pekan ini.
Salah satu yang menarik adalah fitur AI Composer yang diintegrasikan di Samsung keyboard dan mampu menyusun pesan secara otomatis, misalnya untuk keperluan korespondensi dengan atasan atau klien.
Pengguna cukup memberikan instruksi (prompt) soal pesan apa yang ingin dibuat, dan memilih gaya bahasanya, apakah ingin profesional alias formal atau casual menggunakan bahasa sehari-hari.
KOMPAS.com/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA Fitur AI Interpreter memanfaatkan layar cover screen Galaxy Z Fold 6 untuk menampilkan bahasa yang sudah diterjemahkan ke lawan bicara. Pengguna pun bisa melihat arti kata-kata dari lawan bicara di layar utama di bagian dalam,Tersedia juga fitur AI Interpreter yang sekarang dipercanggih karena memanfaatkan layar lipat Galaxy Z Fold 6. Dengan setengah membuka layar sehingga sudutnya 90 derajat, pengguna dan lawan bicara dapat sama-sama langsung melihat teks terjemahan.
Fitur Google Circle to Search yang sebelumnya sudah hadir di seri Galaxy S juga mendapat peningkatan dan kini sanggup melakukan penerjemahan dokumen PDF dan pemindaian QR code secara langsung dari tampilan layar.
AI untuk kreasi
Untuk aspek kreatif, Galaxy Z Fold 6 antara lain menghadirkan fitur Sketch to Image yang bisa menyulap gambar sketsa pengguna menjadi hasil akhir yang memukau dengan bantuan AI image generation.
KompasTekno mencobanya dengan menggambar mobil di aplikasi Galaxy Notes. Galaxy Z Fold 6 mengenali obyek tersebut sebagai mobil dan memberikan gambar hasil image generation yang sesuai. Pengguna pun bisa bebas memilih style gambar, misalnya kartun atau 3D.
Sketch to Image juga bisa diaplikasikan ke gambar atau foto yang tersimpan di galeri ponsel. Pengguna dapat menggambar obyek seperti kacamata atau topi di wajah seseorang. AI image generation akan mengenali dan menyulapnya jadi gambar akhir yang jauh lebih bagus.
KOMPAS.com/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA Ilustrasi fitur AI Sketch to Image di Samsung Galaxy Z Fold 6Lalu ada pula AI Portrait Studio yang bisa diaplikasikan ke foto-foto yang diambil lewat mode Portrait di aplikasi kamera. Fungsinya adalah menyulap foto pengguna menjadi gambar ilustrasi dengan AI image generation.
Seperti Sketch to Image, pengguna juga bisa memilih gaya ilustrasi di AI portrait studio. Hasilnya akan mirip dengan wajah pengguna karena memang dibuat berdasarkan foto.
Pendingin lebih besar
Dapur pacu Galaxy Z Fold 6 tentunya tak luput dari upgrade. Layaknya ponsel flagship di 2024, perangkat ini sudah ditenagai chip Snapdragon 8 Gen 3 (for Galaxy) dengan RAM 12 GB dan pilihan kapasitas media internal hingga 1 TB.
Chip teratas Qualcomm di Galaxy Z Fold 6 itu didinginkan dengan vapor chamber yang menurut Samsung memiliki ukuran 1,6 kali lebih besar dibanding cooler serupa di Galaxy Z Fold 5 sebelumnya.
Smasung turut memperkuat ketahanan atau durability dari Galaxy Z Fold 6, khususnya di bagian engsel dan frame yang terbuat dari bahan Armor Aluminum generasi terbaru. Sisi punggung dan cover screen juga berlapis Gorilla Glass Victus 2.
Aneka pembaruan hardware dan fitur AI tersebut mesti ditebus dengan harga yang lebih tinggi karena Galaxy Z Fold 6 lebih mahal dibandingkan pendahulunya, dengan selisih hingga jutaan rupiah.
Nah, kira-kira seperti apa kemampuan AI dan penampilan baru dari Samsung Galaxy Z Fold 6? Anda dapat menyimaknya dalam video hands-on KompasTekno di link ini.