Menteri ESDM Sebut B40 Mulai Diterapkan Awal 2025
B40 adalah bahan bakar hasil campuran minyak kelapa sawit (CPO) 40 persen dan solar 60 persen. Halaman all
(Kompas.com) 12/07/24 21:00 10559533
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, penerapan biodiesel 40 persen atau B40 mulai berlaku pada awal 2025.
B40 adalah bahan bakar hasil campuran minyak kelapa sawit (CPO) 40 persen dan solar 60 persen.
"Iya (B40 diterapkan 2025). Mudah-mudahan awal tahun. Ini kita sudah siap," ujarnya saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (12/7/2024).
KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (8/3/2024).Ia menuturkan, pihaknya sudah mempersiapkan segala hal terkait penerapan B40. Mulai dari uji coba, kesiapan teknis, pasokan, hingga pendanaannya.
"Uji coba sudah siap, teknis siap, pasokan juga siap, pendanaan siap, tinggal launching saja," kata Arifin.
Untuk diketahui, penerapan bahan bakar biodiesel merupakan mandatori yang ditetapkan pemerintah sejak 2018 lalu. Mandatori dimulai dengan B20 dan terus berkembang hingga kini dipersiapkan untuk penerapan B40.
Tahun lalu, dari penerapan B35, pemanfaatan biodiesel untuk pasar domestik mencapai 12,2 juta kilo liter (KL). Jumlah tersebut melebihi target yang dipatok pada 2023 sebesar 10,65 juta KL, atau secara persentase mencapai 114,5 persen.
Arifin pernah mengatakan, mandatori biodiesel telah memberi efek ekonomi yang besar bagi Indonesia pada 2023. Terjadi penghematan devisa negara mencapai 7,9 miliar dollar AS atau sekitar Rp 120,54 triliun.
"Devisa kita bisa hemat, karena kita bisa mengurangi importasi solar, termasuk crude, karena kita bisa campur dengan kita punya fame," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (15/4/2024).
#biodiesel #minyak-kelapa-sawit #b40 #b40-adalah
https://money.kompas.com/read/2024/07/12/210000426/menteri-esdm-sebut-b40-mulai-diterapkan-awal-2025