Indonesia Bakal Punya BBM Jenis Baru yang Rendah Sulfur Halaman all
BBM rendah sulfur akan tersedia di beberapa SPBU Pertamina. Halaman all
(Kompas.com) 12/07/24 21:05 10561907
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan Indonesia akan memiliki produk bahan bakar minyak (BBM) baru. Produk ini diklaim bakal rendah sulfur atau lebih ramah lingkungan.
Ia mengatakan, saat ini pemerintah sedang berupaya untuk mengurangi polusi udara dari sektor kendaraan. Maka dari itu, dibuat BBM yang rendah sulfur, terutama pada jenis BBM solar.
"Kan sekarang udara kita banyak emisi, jadi gimana kita bisa kurangi supaya hidup sehat, jadi alternatifnya pakai BBM rendah sulfur," ujarnya saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (12/7/2024).
Arifin bilang, saat ini sedang dicari bahan bakar nabati (BBN) untuk campuran BBM yang bisa menekan kandungan sulfur. Saat ini sulfur yang ada pada BBM di RI masih berkisar 500 ppm, sedangkan ditargetkan bisa berada di bawah 50 ppm.
"Tapi menuju itu ada ongkosnya, dan kilang kita belum kelar sih di Balikpapan," paparnya.
Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi menambahkan, BBM baru rendah sulfur akan mulai diperkenalkan pada 17 Agustus 2024.
Uji coba perkenalan produk BBM baru itu akan dilakukan bertahap di beberapa SPBU. Agus tidak menyebut nama produk BBM baru itu, tapi yang pasti merupakan produk solar non-subsidi milik PT Pertamina (Persero).
"Kalau rendah sulfur itu akan mulai, tapi sebagai pilot, 17 (Agustus) itu adalah semacam kick off-nya mau mulai di sana," ungkap Agus.
"Masih mulai di beberapa SPBU. Enggak tahu namanya nanti, kayaknya yang Dex juga, yang non-subsidi." imbuhnya.