Mumpung Diminati, Airlangga Ingatkan Iklim Investasi Indonesia Harus Kondusif

Mumpung Diminati, Airlangga Ingatkan Iklim Investasi Indonesia Harus Kondusif

Airlangga Hartarto meminta semua elemen masyarakat agar menciptakan dan mendukung upaya menghadirkan iklim investasi Indonesia kondusif. - Halaman all

(InvestorID) 13/07/24 18:37 10663209

JAKARTA, investor.id – Mumpung sedang diminati, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta semua elemen masyarakat agar menciptakan dan mendukung upaya menghadirkan iklim investasi Indonesia yang kondusif. Ia mengatakan, saat ini Indonesia sedang diminati oleh para investor.

Ia menyampaikan hal ini saat memimpin Rapat Koordinasi yang membahas kondisi terkini perkembangan penyelesaian dan penanganan Kawasan Rempang Ecocity di Batam, Jumat (12/7/2024). Adapun proyek ini sudah menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Pengembangan Kawasan Rempang Ecocity merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari arah kebijakan dan langkah-langkah strategis pengembangan Kawasan Batam, Bintan, dan

Karimun (BBK) yang telah disusun dalam Rencana Induk Pengembangan KPBPB BBK.

"Kita perlu melakukan harmonisasi agar situasinya kondusif dan investasi bisa masuk mumpung Indonesia ini lagi diminati," paparnya dalam keterangan resmi Sabtu (13/7/2024).

Airlangga mengatakan pemerintah mengoptimalkan pengembangan Kawasan Rempang Ecocity untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Batam dan Kepulauan Riau.

"Jadi tadi kita rapat terkait dengan perkembangan PSN, termasuk yang PSN di Rempang. Pada prinsipnya, berbagai hal telah dibahas. Terutama untuk ketersediaan dari anggaran, kesiapan untuk pembangunan rumah dan infrastruktur. Dan juga rencana investasi ke depannya," jelasnya.

Airlangga juga memberikan sejumlah arahan termasuk koordinasi antar Kementerian atau Lembaga dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Ia meningkatkan agar dukungan dan fasilitasi bagi percepatan pembangunan terkait relokasi masyarakat dan realisasi investasi.

“Tadi saya juga meminta kepada Forkopimda untuk secara rutin melakukan koordinasi. Agar realisasi dari PSN ini bisa diselenggarakan. Dan tentunya dari kementerian terkait, apakah itu PUPR (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), apakah itu Kementerian LHK (Lingkungan Hidup dan Kehutanan), untuk menyelesaikan hal-hal yang diperlukan, terutama untuk ketersediaan lahan," sebutnya.

Rencana investasi di Kawasan Rempang diperkirakan akan mencapai Rp 381 triliun. Target penyerapan tenaga kerja langsung dari proyek ini mencapai 308.000 orang hingga 2080.

Hadir pula Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Usaha BUMN, Riset, dan Inovasi Kemenko Perekonomian Elen Setiadi, Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto dalam rakor tersebut.

Selain itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Walikota Batam Muhammad Rudi yang sekaligus merupakan Kepala BP Batam, Jajaran Forkopimda Provinsi Kepri dan Kota Batam, serta sejumlah perwakilan kementerian/ lembaga ambil bagian dalam pertemuan tersebut.

Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #airlangga-hartarto #iklim-investasi #iklim-investasi-indonesia #investor #indonesia-diminati-investor #rempang-ecocity #proyek-strategis-nasional #psn #berita-ekonomi

https://investor.id/national/366897/mumpung-diminati-airlangga-ingatkan-iklim-investasi-indonesia-harus-kondusif