Kemenperin Apresiasi Komitmen Le Minerale Jaga Kualitas Produk dan Lingkungan dari Hulu hingga Hili

Kemenperin Apresiasi Komitmen Le Minerale Jaga Kualitas Produk dan Lingkungan dari Hulu hingga Hili

Merri berharap lebih banyak perusahaan yang mengikuti jejak Le Minerale dalam menjalankan bisnis yang taat dan berkelanjutan. Halaman all

(Kompas.com) 14/07/24 16:54 10757599

KOMPAS.com –Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Direktorat Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar (Mintemgar) mengapresiasi komitmen air minum dalam kemasan (AMDK) Le Minerale dalam memastikan produksi AMDK berkualitas terbaik, mulai dari hulu hingga hilir.

Direktur Industri Mintemgar Merrijantij Punguan Pintaria mengatakan, Le Minerale telah membuktikan komitmennya dalam menjaga kualitas produk dan lingkungan melalui berbagai inisiatif yang menginspirasi.

Menurutnya, upaya yang dilakukan Le Minerale merupakan praktik bisnis yang patuh dan menunjukan komitmen tinggi terhadap semua regulasi yang ditetapkan pemerintah terkait industri AMDK.

“Kami berharap lebih banyak perusahaan dapat mengikuti jejak Le Minerale dalam menjalankan bisnis yang taat dan berkelanjutan,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (13/7/2024).

Hal tersebut disampaikan Merri saat melakukan kunjungan ke pabrik PT Tirta Fresindo Jaya yang memproduksi air AMDK Le Minerale di Desa Ciherang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/7/2024).

Untuk diketahui, Le Minerale berkomitmen menjaga kualitas produk dan lingkungan dari dari hulu hingga hilir.

Upaya itu dilakukan, mulai dari konservasi sumber daya air, proses produksi teknologi modern, pemilihan kemasan, sistem distribusi yang aman dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung, hingga upaya mengurangi timbulan sampah melalui gerakan ekonomi sirkular.

AMDK Le Minerale diproduksi dari sumber mata air pilihan yang selalu dipastikan memiliki kandungan mineral sesuai yang tertera di kemasannya. Guna menjaga kualitas tersebut, quality control Le Minerale dilakukan secara kontinu, mulai dari pemilihan sumber mata air hingga pengemasan.

Begitu pula dengan higienitas produk. Untuk memastikan higienitas, proses pengemasan dilakukan langsung dari sumber mata air menggunakan teknologi canggih yang memastikan produk tidak tersentuh tangan manusia secara langsung.

Atas upayanya tersebut, Le Minerale mendapatkan sertifikat SNI 3553 pada 2015 serta Food Safety System Certification (FSSC) 22000.

“Ketika meninjau produksi hingga pengemasan, kami melihat Le Minerale telah mematuhi seluruh parameter Standar Nasional Indonesia (SNI). Le Minerale diproduksi sesuai, bahkan melebihi standar industri air kemasan dan keamanan pangan,” ungkap Merri.

Komitmen tersebut terus dijaga Le Minerale di proses distribusi. Dalam proses distribusi, Le Minerale menggunakan standar pengiriman dan penyimpanan produk tinggi.

Produk Le Minerale tidak terpapar sinar matahari langsung dan disimpan di tempat yang bersih, sejuk, serta tidak berdekatan dengan benda berbau tajam. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas produk hingga sampai ke tangan konsumen.

Menurut Merri, upaya yang dilakukan Le Minerale dalam distribusi produknya tersebut telah sesuai dengan regulasi pemerintah. Ia juga mengapresiasi Le Minerale yang sudah melakukan hal tersebut.

“Dalam regulasi telah ditetapkan bahwa produsen AMDK berkewajiban untuk menjaga agar distribusi bisa dikontrol produsen. Mesti dipastikan (produk AMDK) tidak boleh terpapar langsung oleh matahari,” ungkapnya.

Merri mengungkapkan, saat meninjau penyimpanan hingga armada pengiriman produk Le Minerale, semua armada truk tertutup.

“Oleh karena itu, kami yakin bahwa selain proses produksi, distribusi Le Minerale juga dilakukan dengan aman,” imbuhnya.

Jaga keberlanjutan lingkungan

Lebih lanjut, Le Minerale juga menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung upaya pemerintah untuk memelihara dan menjaga keberlanjutan sumber daya air yang merupakan aset vital bagi bangsa.

dok. Istimewa Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar, Kementerian Perindustrian, Merrijantij Punguan Pintaria, saat melakukan kunjungan ke pabrik PT Tirta Fresindo Jaya yang memproduksi air AMDK Le Minerale di Desa Ciherang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/7/2024).

Selama bertahun-tahun, Le Minerale telah berkontribusi pada konservasi air melalui berbagai inisiatif yang sejalan dengan Peta Jalan Perluasan Penerapan Rencana Pengamanan Air Minum 2021-2025 yang dikembangkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Government Director Le Minerale Johan Muliawan mengatakan, hingga 2023, Le Minerale telah menanam lebih dari 200.000 pohon di tujuh wilayah Indonesia, termasuk Jawa Timur, Jawa Barat, Makassar, dan Palembang.

“Setiap tahun, program penanaman pohon ini berhasil menanam tidak kurang dari 20.000 pohon yang tersebar di daerah tangkapan air,” katanya.

Selain itu, Le Minerale juga telah terakreditasi sebagai Industri Hijau yang mematuhi standar no SIH 11050.1 2020 untuk industri air mineral, serta ISO 14001 2015 untuk sistem manajemen lingkungan.

Tanggung jawab tersebut juga berlanjut hingga ke hilir atau pascakonsumsi. Sejak 2021, Le Minerale telah menginisiasi Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional (GESN) untuk mengurangi timbulan sampah plastik.

Melalui program itu, Le Minerale bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengolah sampah plastik menjadi produk daur ulang yang bernilai ekonomi tinggi.

Kemudian, untuk memastikan terserapnya sisa konsumsi polyethylene terephthalate (PET), Mayora Group juga mendirikan PT Bumi Indus Padma Jaya (BIPJ). Perusahaan ini memiliki pabrik daur ulang plastik khusus PET yang memenuhi standar keamanan pangan (food grade).

“BIPJ akan menjadi hilir dari GESN Le Minerale. Sementara, edukasi tentang pemilahan sampah dari rumah serta kegiatan yang mendukung peningkatan collection rate akan terus digalakkan kepada Masyarakat,” kata Johan.

Dengan pendekatan itu, Johan berharap, dapat mendorong lebih banyak pihak untuk berpartisipasi dalam gerakan ekonomi sirkular yang berkelanjutan.

#air-mineral #kementerian-perindustrian #air-minum-dalam-kemasan-amdk #keberlanjutan-lingkungan

https://money.kompas.com/read/2024/07/14/165457526/kemenperin-apresiasi-komitmen-le-minerale-jaga-kualitas-produk-dan-lingkungan