Tak Ikut Daftar Capim, Ketua KPK: Terlalu Banyak Persoalan di Lembaga Ini

Tak Ikut Daftar Capim, Ketua KPK: Terlalu Banyak Persoalan di Lembaga Ini

Ketua KPK Sementara, Nawawi Pomolango menyatakan, tidak akan mendaftar sebagai calon pimpinan atau pun dewas KPK karena banyaknya persoalan di KPK. Halaman all

(Kompas.com) 15/07/24 17:04 10861870

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sementara, Nawawi Pomolango menyatakan, tidak akan mendaftar calon pimpinan (Capim) maupun Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Nawawi menyebut, KPK sudah mengidap begitu banyak persoalan. Permasalahan itu tidak hanya terkait dengan pimpinan.

Adapun pendaftaran Capim KPK ditutup hari ini, Senin (15/7/2024) setelah mulai dibuka pada 26 Juni lalu.

“Saya tidak ikutan lagi mendaftarkan diri. Terlalu banyak \'persoalan\' di lembaga ini, dan itu bukan hanya soal pimpinan,” kata Nawawi saat dihubungi Kompas.com, Senin.

Mantan Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) itu mengaku sangat lelah menjadi pimpinan KPK.

“Sangat (lelah), melebihi lelahnya saya 32 tahun sebagai hakim,” ujar Nawawi.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata juga memutuskan akan pensiun setelah masa jabatannya habis pada Desember mendatang.

Alex menyatakan tidak akan mendaftarkan diri sebagai Capim atau calon anggota Dewas KPK.

“Saya mau pensiun setelah di KPK,” ujar Alex saat dihubungi.

Mantan Hakim Pengadilan Tipikor ini juga mengaku sangat lelah melihat situasi penegakan hukum saat ini.

Alex mengatakan, pemberantasan korupsi cuma sekadar mimpi jika tidak disokong political will atau keinginan politik dan dukungan penuh dari presiden.

“Jangan bermimpi pemberantasan korupsi berhasil jika tidak dilandasi political will dan dukungan penuh dari pimpinan tertinggi negeri,” ujar Alex.

Menurutnya, KPK seharusnya menjadi supervisor lembaga yang menangani kasus korupsi.

Semua Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) kasus korupsi harus diterbitkan KPK meskipun penegakan hukumnya bisa dibantu penyidik Polri maupun Kejaksaan.

“Tapi mereka harus melaporkan hasil penyidikannya ke KPK,” tutur Alex.

Adapun dua Wakil Ketua KPK lainnya, Nurul Ghufron dan Johanis Tanak menyatakan mendaftar Capim KPK.

Informasi itu mereka sampaikan hari ini, menjelang pendaftaran Capim dan Dewas KPK ditutup.

Ketua Tim Pansel Capim KPK, Muhammad Yusuf Ateh merincikan, sebanyak 253 orang telah mendaftar menjadi Capim KPK.

Kemudian, 171 orang mendaftar menjadi calon anggota Dewas KPK.

“Pendaftar posisi sore ini (15/7) pukul 15.45,” tutur Ateh saat dihubungi Kompas.com.

#pendaftaran-capim-kpk #pendaftaran-capim-dan-dewas-kpk #seleksi-capim-kpk

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/15/17042141/tak-ikut-daftar-capim-ketua-kpk-terlalu-banyak-persoalan-di-lembaga-ini