BMAD Diterapkan, Ini Dampak bagi Industri dalam Negeri

BMAD Diterapkan, Ini Dampak bagi Industri dalam Negeri

Dampak penerapan BMAD ke tujuh komoditas impor akan membawa implikasi bagi industri tersebut di dalam negeri antara lain kenaikan harga. - Halaman all

(InvestorID) 16/07/24 15:26 10965683

JAKARTA, investor.id - The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) membeberkan sejumlah implikasi jika bea masuk anti dumping (BMAD) diterapkan ke tujuh komoditas impor, salah satunya keramik dari China. Alih-alih menguatkan industri dalam negeri, regulasi ini justru akan menguntungkan negara lain.

Salah satunya adalah trade diversion ke India dan Vietnam seperti yang terjadi di Amerika Serikat. Terlebih kedua negara tersebut, dikatakan Andry merupakan eksportir terbesar keramik HS 690721.

“India salah satu yang kelimpahan keuntungan ketika BMAD produk keramik dari China itu diterapkan di US. Jadi ada trade diversion yang pada akhirnya importasi tidak menurun tetapi berpindah ke India dan juga ke Vietnam,” beber Head of Center Industry, Trade and Investment INDEF, Andry Satrio Nugroho dalam kanal Youtube INDEF, Selasa (16/7/2024).

Dampak negatif lain yang dapat ditimbulkan dari kebijakan tersebut adalah persaingan pasar semakin mengecil sehingga opsi konsumen menipis dan akan membuat harga keramik merangkak naik. Pasalnya produsen dalam negeri akan ikut serta meningkatkan margin keuntungan dengan cara menekan harga jual karena harga impor keramik meningkat tajam.

“Praktis, semakin rendah kuantitas atau volume keramik di pasar sementara permintaan keramik domestik meningkat maka harga diterima konsumen akan semakin mahal,” tutur dia.

Menurut Andry, pelaku industri non produsen dalam negeri di sektor retail, real estate atau properti, importir, forwarder dan logistik akan turut dirugikan. Bahkan potensi pemberlakukan efisiensi tenaga kerja atau pemutusan hubungan kerja (PHK) kian terbuka dan melahirkan banyak pengangguran.

Tak kalah mengerikan pula, imbuh Andry, “adanya retaliasi yang dilakukan oleh pihak China.” Retailiasi atau tindakan pembalasan yang bisa berupa pengenaan tarif dan hambatan-hambatan lainnya sebagai mitra dagang RI.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan mengenakan bea masuk anti dumping (BMAD) dan bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) terhadap tujuh komoditas impor dari berbagai negara. Hal ini diungkapkan Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkfli Hasan (Zulhas) di Yogyakarta, Sabtu (6/7/2024). Zulhas, memerinci ketujuh item itu, yakni tekstil dan produk tekstil, pakaian jadi, keramik, elektronik, kosmetik, barang tekstil jadi, dan alas kaki.

Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #bmad #trade-diversion #implikasi-bmad #andry-satrio-nugroho #indef #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/business/367118/bmad-diterapkan-ini-dampak-bagi-industri-dalam-negeri