Pembiayaan Kendaraan Listrik Melonjak 128,34 Persen pada Maret 2024 Halaman all
OJK melaporkan, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik meningkat 128,34 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Halaman all
(Kompas.com) 16/07/24 20:52 11016351
JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik meningkat 128,34 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman menyampaikan, Per Maret 2024 penyaluran pembiayaan terhadap kendaraan listrik tercatat senilai Rp 2,56 triliun,
"Atau sebesar 0,50 persen dari total piutang pembiayaan dengan total sebesar 19.470 kontrak," kata dia dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (16/7/2024).
SHUTTERSTOCK/MIKE FLIPPO Ilustrasi mobil listrik, kendaraan listrik."Dan dapat berkontribusi dalam mendorong percepatan terbentuknya ekosistem green financing di Indonesia," imbuh dia.
OJK mencatat piutang pembiayaan kendaraan bermotor secara umum per Mei 2024 meningkat 12,62 persen secara tahunan menjadi sebesar Rp 400,57 triliun.
Sampai akhir 2024, pertumbuhan pembiayaan kendaraan bermotor diprediksi bakal menyentuh 9 hingga 11 persen.
Secara keseluruhan, piutang pembiayaan industri multifinance tercatat sebesar Rp 490,69 triliun per Mei 2024. Angka tersebut tumbuh 11,21 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Industri pembiayaan mencatat rasio pembiayaan macet atau Non Performing Financing (NPF) gross sebesar 2,77 persen dan NPF net sebesar 0,84 persen.
Adapun, gearing ratio multifinance naik menjadi sebesar 2,37 kali, atau jauh di bawah batas maksimum 10 kali.
#kendaraan-listrik #kendaraan-bermotor #multifinance #pembiayaan-kendaraan-listrik