[POPULER NASIONAL] Prabowo

[POPULER NASIONAL] Prabowo "Effect" Pengaruhi 66,5 Persen Dukungan Kandidat di Pilkada Jakarta | Evaluasi Polri dalam Pengusutan Kasus Vina Cirebon

Hasil survei Litbang Kompas terkait persentase dukungan politik menjelang Pilkada Jakarta 2024 menjadi sorotan pembaca. Halaman all

(Kompas.com) 17/07/24 05:00 11030711

JAKARTA, KOMPAS.com - Efek politik yang dibawa Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih Prabowo Subianto sampai mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan turut menjadi pertimbangan responden dalam memilih calon kepala daerah dalam Pilkada Jakarta 2024.

Hal itu terungkap dalam hasil survei Litbang Kompas yang berlangsung pada 15-20 Juni 2024.

Dari dunia hukum, langkah Polri yang mengevaluasi penanganan kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita atau dikenal dengan "Vina Cirebon" menjadi perhatian masyarakat, setelah Pengadilan Negeri (PN) Bandung mengabulkan gugatan praperadilan Pegi Setiawan.

1. Survei Litbang "Kompas" Pilkada Jakarta: Prabowo "Effect" 66,5 Persen, Ahok 65 Persen, Anies 63,5 Persen

Faktor Menteri Pertahanan sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto hingga mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan menjadi pertimbangan bagi responden dalam memilih calon pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Daerah Khusus Jakarta 2024.

Dikutip dari Kompas.id, total terdapat lima sosok yang menjadi pertimbangan responden dalam memilih calon pada Pilkada Jakarta.

Kelima sosok tersebut adalah Prabowo, mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Anies Baswedan, Presiden Joko Widodo, dan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri.


"Pertimbangan responden dalam memilih kepala daerah juga dipengaruhi sosok-sosok kuat yang akan mendukung calon," tulis peneliti Litbang Kompas Vincentius Gitiyarko, dikutip dari Kompas.id, Selasa (16/7/2024).

Berdasarkan temuan penelitian ini, 66,5 persen responden akan memilih calon yang didukung oleh Prabowo.

Hanya sekitar 23,3 persen yang tidak mempertimbangkan faktor Prabowo dan 10,2 persen responden menyatakan tidak tahu. Selanjutnya, 65 persen responden akan memilih calon yang didukung Ahok.

Sekitar 22,8 persen tidak mempertimbangkan faktor dukungan Ahok dan 12,2 persen tidak tahu. Kemudian, 63,5 persen responden akan menentukan pilihannya dengan mempertimbangkan arah dukungan Anies.

Sebanyak 25 persen tak mempertimbangkan dan 11,5 persen responden menyatakan tidak tahu.

2. Kala Polri Evaluasi Kasus “Vina Cirebon” Setelah Pegi Bebas...

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tengah mengevaluasi penanganan kasus pembunuhan remaja, Vina Dewi Arsita (16) dan Muhammad Rizki atau Eki (16), yang terjadi di Cirebon, Jawa Barat (Jabar), pada 2016.

Evaluasi ini dilakukan usai putusan Pengadilan Negeri (PN) Bandung mengabulkan gugatan praperadilan Pegi Setiawan serta mencabut status tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eki.

"Terkait kasus Vina tentu kita terus mengkaji apa yang sudah terjadi dan juga kita membuka ruang kepada rekan-rekan sekalian, kepada masyarakat untuk memberikan masukan-masukan terhadap penanganan kasus Vina ini," kata Kepala Bareskrim Polri Komjen Wahyu Widada di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/7/2024).

Wahyu tidak menjelaskan secara detail evaluasi seperti apa yang akan dilakukan, termasuk evaluasi kepada penyidik yang menangani kasus pembunuhan Vina.

Ia hanya menyebutkan bahwa proses evaluasi sedang dilakukan oleh Bareskrim, Divisi Profesi dan Pegamanan (Propam), serta Inspektorat Pengawas Umum (Itwasum) Polri.

#polri #litbang-kompas #prabowo-effect #kasus-vina-cirebon #pilkada-jakarta-2024

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/17/05000071/-populer-nasional-prabowo-effect-pengaruhi-66-5-persen-dukungan-kandidat-di