Pemkot Bogor Bakal Bahas Biaya Operasional Biskita Trans Pakuan dengan DPRD

Pemkot Bogor Bakal Bahas Biaya Operasional Biskita Trans Pakuan dengan DPRD

Diperkirakan besaran biaya yang diperlukan untuk operasional Biskita Trans Pakuan Bogor mencapai Rp 56 miliar per tahun. Halaman all

(Kompas.com) 17/07/24 14:21 11072732

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bogor akan berdiskusi dengan Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) kota Bogor terkait besaran biaya operasional Biskita Trans Pakuan.

Diperkirakan besaran biaya yang diperlukan untuk operasional Biskita Trans Pakuan mencapai Rp 56 miliar per tahun yang berasal dari anggaran pendapatan belanja Daerah (APBD).

“Dana untuk Biskita sudah kami alokasikan. Kami alokasikan Rp 56 miliar, tapi akan dibahas dengan DPRD karena harus ada pengalihan pola dari pusat APBN,” ujar Sekretaris Daerah Kota Bogor, Syarifah Sofiah kepada Kompas.com, Rabu (17/7/2024).

Rencana pengalihan pengelolan Biskita Trans Pakuan dari Kementerian Perhubungan ke Pemkot Bogor bakal dimulai di 2025.

Keputusan tersebut mengikuti permintaan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang ingin pelaksanaan BTS Biskita tidak lagi dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan melalui APBD.

Untuk itu, Syarifah masih mengkaji opsi pembiayaan untuk 49 armada Biskita Trans Pakuan. Pola pengelolaanya bisa melalui subsidi atau meniru pengelolaan Biskita dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat, yang sudah terlebih dahulu mengambil alih pengelolaan program Buy the Service (BTS) dari Pemerintah Pusat.

Di mana Pemerintah Jawa Barat memiliki anggaran khusus untuk penyelenggaraan transportasi publik setelah subsidi dari Kemenhub berakhir.

“Tapi Rp 56 miliar juga dengan konsep subsidi, nanti kita komunikasikan dengan Jawa Barat. Mudah-mudahan nanti bisa kurang di angka Rp 56 miliar, karena semakin turun semakin baik,” ujarnya.

Saat ini Pemkot Bogor masih berusaha ke BPTJ agar pengelolaan Biskita Trans Pakuan dilakukan secara bertahap.

Salah satunya dengan meminta agar koridor yang dikelolah oleh Pemkot Bogor hanya dua koridor dari empat koridor yang ada.

“Masih komunikasi dengan pusat, misalnya pengurangan koridor itu nanti akan kita bahas,” ujarnya.

Upaya ini terus dilakukan agar pelayanan transportasi Biskita Trans Pakuan tetap berjalan lancar tanpa ada kenaikan tarif harga, meski tanpa disubsidi.

#biskita-trans-pakuan-bogor #biaya-operasional-biskita-trans-pakuan

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/07/17/14211341/pemkot-bogor-bakal-bahas-biaya-operasional-biskita-trans-pakuan-dengan