IHSG Galau Gara-gara Ini
Pilarmas menjelaskan, IHSG hari ini galau karena menanti hasil RDG BI sehubungan dengan arah kebijakan moneter suku bunga acuannya - Halaman all
(InvestorID) 17/07/24 13:23 11104462
JAKARTA, investor.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) galau, karena hanya naik tipis 2,11 poin (0,03%) ke level 7.226,4 pada penutupan sesi I, Rabu (17/7/2024). Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, IHSG hari ini galau karena menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) sehubungan dengan arah kebijakan moneter suku bunga acuannya.
“Pasar berharap kebijakan BI pro untuk menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri di saat ketidakpastian gejolak perekonomian global,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Rabu (17/7/2024).
Ditambah lagi, lanjut Pilarmas, International Monetary Fund (IMF) juga memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2024 tetap di level 5%. Asian Development Bank juga mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5% untuk 2024 atau di bawah target pemerintah yang sebesar 5,2%.
“Ini memberikan gambaran ekonomi dalam negeri tumbuh namun tampaknya masih belum sesuai dengan target pemerintah, hal ini tak lepas dari masih besarnya ketidakpastian perekonomian global,” tambah Pilarmas.
Sementara itu, Indeks saham Asia bergerak cenderung menguat, tampaknya masih ditopang reaksi optimistis pasar akan pemangkasan suku bunga acuan The Fed. Pasar memiliki pandangan suku bunga The Fed akan mulai dipangkas pada September tahun ini.
Hal itu karena pasar merujuk data Retail Sales Advance MoM Amerika Serikat (AS) yang turun dari sebelumnya 0,3% menjadi 0%, ini memberikan pandangan bagaimana ketahanan konsumen yang masih lemah dalam mendukung prospek pertumbuhan ekonomi AS.
Pemangkasan Suku Bunga
Sehingga berdasarkan CME Fedwatch, probabilitas pemangkasan suku bunga acuan menjadi sebesar 93,3% pada September 2024. “Katalis lainnya datang dari hasil survei Japan Reuters Tankan yang menunjukkan terjadinya peningkatan optimisme pebisnis,” papar Pilarmas.
Terakhir, Pilarmas menyebut, International Monetary Fund (IMF) dalam World Economic Outlook (WEO) memperkirakan perekonomian global akan mengalami pertumbuhan moderat selama dua tahun ke depan.
Pada sesi pertama hari ini, saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar IBFN, IOTF, CNKO, POLU, BSBK. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar BTEK, MIRA, INTA, RICY, LIVE.
Pilarmas merekomendasikan saham ANTM pada perdagangan sesi II. “Kami merekomendasikan ANTM buy dengan support dan resistance di level 1.315 -1.410,” tutup Pilarmas.
Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #ihsg #ihsg-hari-ini #indeks-harga-saham-gabungan #pilarmas #sentimen-ihsg #hasil-rdg-bi #imf #ekonomi-indonesia #rekomendasi-saham #antm #berita-ekonomi-terkini