Perjalanan Bisnis Pempek Candy Palembang Raup Omzet Puluhan Miliar Rupiah

Perjalanan Bisnis Pempek Candy Palembang Raup Omzet Puluhan Miliar Rupiah

Ada salah satu makanan khas provinsi ini yang sayang dilewatkan begitu saja jika kamu menginjakkan kaki di Palembang. Ya, makanan itu adalah pempek. Halaman all

(Kompas.com) 18/07/24 18:46 11213180

PALEMBANG, KOMPAS.com - Berkunjung ke Palembang, Sumatera Selatan, tentu tidak sah kalau tidak berwisata kuliner khas daerah setempat.

Ada salah satu makanan khas provinsi ini yang sayang dilewatkan begitu saja jika kamu menginjakkan kaki di Palembang. Ya, makanan itu adalah pempek.

Hidangan olahan ikan tenggiri itu sangat banyak dijumpai di Palembang, baik toko-toko besar, pedagang kaki lima, hingga UMKM lokal.

DOK.SHUTTERSTOCK/tyasindayanti Ilustrasi pempek.

Kompas.com berkesempatan berbincang dengan Manajer Pempek Candy bernama Tantry di gerai yang berlokasi di Tanjung Api-api Palembang, Rabu (17/7/2024).

Asal mula nama Pempek Candy

Tantry menceritakan bagaimana bisnis yang dirintis tiga bersaudara itu bisa bertahan selama kurang lebih 30 tahun.

Tantry bilang, pemilik usaha pempek Koh Agong dan istri, bersama dengan Sukartina (adik Koh Agong) dan Sukartini (kakak Koh Agong) pada tahun 1990-an, dengan modal Rp 100.000 hingga Rp 200.000.

“Kenapa namanya Candy karena terinsipirasi oleh film Candy Candy. Saat ini, binsis pempek Candy dipegang oleh generasi kedua. Berawal berjualan di pinggir jalan, sewa di (Jalan) Kapten A Rivai,” kata Tantry.

Omzet puluhan miliar rupiah sebulan

Berbicara mengenai omzet atau pendapatan kotor yang dibukukan oleh Pempek Candy dalam sebulannya juga cukup besar, yakni sekitar puluhan miliar rupiah.

Itu tentu ditopang oleh gerai-gerai, dan penjualan secara online baik di dalam kota hingga ke berbagai daerah.

PIXABAY/FAIZDILLA Ilustrasi pempek.

“Omzetnya sekarang bisa puluhan miliar dalam sebulan. Ya, sekitar dari ratusan ribu sampai puluhan miliar sebulan, kurang lebih ya itu,” jelasnya.

Tantry menuturkan, awalnya gerai pempek Candy berjualan berbentuk cukup sederhana dengan etalase, atau meja.

Dia bilang, awalnya Pempek Candy hanya berbentuk isian telur, lenjer, dan kapal selam. Saat ini, Pempek Candy sudah berinovasi dengan berbagai bentuk dan rasa.

“Kita sekarang ada pempek keriting, jumbo, kulit cubit, dan pastel candy,” katanya.

"Memang dari awal sudah punya keahlian, dan terus di-upgrade, divariasikan, dan idenya terus dibangun, dari yang satu sampai dua varian menjadi banyak varian,” ungkap Tantry.

Dampak pandemi Covid-19

Namun, Tantry menceritakan bahwa ketika pandemi Covid-19 mulai melanda pada tahun 2020, bisnis Pempek Candy juga terpukul.

Agar bisnis tetap berjalan, Pempek Candy terus berupaya meningkatkan standar mutu dan penerapan higenitas sesuai dengan instruksi pemeritnah.

Meski tertatih, bisnis Pempek Candy mampu tetap tumbuh hingga saat ini sudah 30 tahun menjadi salah satu top of mindoleh-oleh khas Palembang.

“Pas masa Covid-19, semua bisnis juga turun, kami tetap mempertahankan kualitas, dan berharap bisa dipercaya terus oleh customer. Kami juga menjalankan aturan pemerintah terkait dengan socialdistancing,” jelas Tantry.

“Jumlah karyawan kita saat ini 300-an, dan kita enggak ada penurunan karyawan saat pandemi Covid-19,” tambahnya.

Ekspansi ke luar Sumsel?

Saat ini Pempek Candy sudah tersebar di seluruh Sumatera Selatan, 11 berada di Palembang, dan 1 berada di Prabumulih. Namun demikian, Pempek Candy belum berencana untuk mengembangkan cabangnya hingga ke luar Sumsel.

Alasannya, karena produk yang dikeluarkan adalah produk segar, sehingga butuh teknologi yang lebih baik lagi untuk menjamin mutu hingga sampai dan siap dinikmati konsumen.

Selama ini, untuk menjamin kualitas Pempek Candy juga menggunakan kotak styrofoam yang bisa tahan tiga hari.

“Untuk ekspansi saya rasa belum, karena kita saat ini fokusnya ke kualitas. Kita maunya Pempek Candy ini jadi Chinese authentic Palembang, mau jadi ikon Sumsel, makanya kita enggak buka gerai di tempat lain,” tambah dia.

Walau demikian, pembeli dari luar kota Palembang tak perlu berkecil hati, karena saat ini Pempek Candy memiliki sistem pemesanan online, dari mulai website, hingga penjualan dari Shopee dan Tokopedia.

“Tapi kita tidak menutup pemesanan dari luar kota Palembang, kita permudah dengan pengiriman, dan itu bergaransi. Jadi kalau lokasinya dipastikan aman untuk produk kita, dan jika saat datang tidak dalam kondisi baik, kita akan ganti 100 persen,” jelas dia.

Adapun beberapa lokasi dengan kontribusi paling besar untuk produk Pempek Candy yaitu Jakarta dan Kalimantan.

Akan tetapi, untuk pengiriman ke Kalimantan, Tantry mengatakan masih mengalami kendala untuk logistik.

Sementara itu, pangsa pasar luar negeri ada sebagaian dari Singapura dan Malaysia. Hanya saja jumlahnya tidak terlalu banyak. Walau demikian, Tantry menyebut tidak menutup kemungkinan suatu hari nanti Pempek Candy akan melakukan ekspansi ke luar negeri.

“Pangsa pasar kita memang belum ke sana (luar negeri) Tapi kita tidak menutup kemungkinan, kalau ada yang mau kasih jalan ke kita untuk tembus pasar ekspor,” ujarnya.

WIKIMEDIA COMMONS/MIDORI Ilustrasi pempek.

“Karena kalau kita lihat pangsa pasar Indonesia paling besar, karena produk kita selera lokal, kalau ke Eropa dan lainnya kita sudah pernah survei tapi peminatnya masih minim. Singapura dan Malaysia juga tidak terlalu besar,” tegasnya.

Selain modal yang besar untuk ekspansi, Pempek Candy juga sudah menjalani pelatihan untuk ekspor. Namun, hingga saat ini masih terus melakukan eksplorasi agar kualitas produk yang dikirim dengan waktu tempuh yang jauh, bisa tetap terjaga kualitasnya.

“Karena produk kita fresh ya tiap hari, kita juga sudah ada pelatihan untuk ekspor. Tapi kita harus memastikan produk kita aman ke luar negeri, barulah mulai membidik potensi disana,” ujarnya.

“Kualitas produk kami ini harus sesuai dengan standar, itulah kenapa kami belum mau untuk membuka cabang di luar Palembang,” lanjut dia.

Saat ini bisnis Pempek Candy masih berbentuk CV, adapun bahan baku yang digunakan berasal dari pemasok lokal yang sudah menjalin kontrak kerja sama dengan standar mutu yang ditetapkan, termasuk izin BPOM hingga sertifikasi halal.

Tantry berharap ke depannya Pempek Candy bisa terus mempertahankan branding sebagai salah satu oleh-oleh khas Palembang.

Pihaknya juga turut aktif mengikuti berbagai festival dan pameran baik skala domestik dan international. Tantry juga berharap pengiriman ke luar daerah bisa lebih masif lagi.

“Yang pastinya, jangkauan orang membeli itu bisa lebih luas, karena ke Kalimantan saja masih minim karena kendala pengiriman. Kami inginnya Pempek Candy bisa dijangkau tidak hanya di Indonesia saja, tapi juga luar negeri,” tegasnya.

#umkm #pempek #palembang #oleh-oleh-khas-palembang #pempek-candy

https://money.kompas.com/read/2024/07/18/184602826/perjalanan-bisnis-pempek-candy-palembang-raup-omzet-puluhan-miliar-rupiah