Soal Makan Gratis Rp 7.500, Tim Prabowo Bantah Pernah Diskusi dengan Ekonom Heriyanto Irawan
Tim Sinkronisasi Prabowo-Gibran membantah pernah berdiskusi dengan ekonom Heriyanto Irawan soal program makan gratis, termasuk soal anggaran Rp 7.500. Halaman all
(Kompas.com) 19/07/24 20:58 11345648
JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka membantah pernah membahas soal program makan bergizi gratis dengan ekonom Verdhana Sekuritas, Heriyanto Irawan,
“Enggak ada, dari tim sinkronisasi enggak ada (bahasan dengan Heriyanto),” kata Anggota Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi usai konferensi pers di Media Center Prabowo-Gibran, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2024) petang.
Hasan mengatakan, Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran belum pernah membahas pemangkasan program makan bergizi gratis menjadi Rp 7.500 per anak seperti diungkapkan Heriyanto.
“Saya ingin menyampaikan bahwa tidak ada pembahasan itu sama sekali di tim dan tim sinkronisasi,” ujar Hasan.
Hasan juga memastikan bahwa pemangkasan anggaran makanan bergizi gratis menjadi Rp 7.500 per anak, hanyalah isu.
“Itu hanya pernyataan atau mungkin saja ide dari ekonom tersebut. Bukan statement resmi dari tim,” kata Hasan, dikutip dari siaran pers, Jumat.
Hasan mengatakan, fokus utama dari Prabowo dan Gibran adalah memberikan menu makanan yang sesuai standar kecukupan gizi.
“Jadi ukurannya adalah ketercukupan gizi. Ketercukupan gizi ini ditentukan oleh ahli gizi,” ujar Hasan.
Hasan menyebut, besaran angka makan bergizi gratis masih dikaji oleh dewan pakar Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran.
“Semua sedang dikaji dan diuji coba dengan sangat detail oleh Dewan Pakar. Sampai saat ini, belum ada angka tertentu yang menjadi patokan, sebab yang menjadi tolok ukur kami adalah ketercukupan gizi,” kata Hasan.
Hasan juga mengatakan, besaran angka makan bergizi gratis bagi anak-anak sekolah berpotensi berbeda di setiap wilayah.
Hal ini karena disesuaikan dengan ketersediaan bahan makanan dengan menu lokal tersebut.
“Di berbagai wilayah, untuk memenuhi standar gizi, jenis menunya berbeda-beda. Sesuai dengan ketersediaan bahan makanan dan jenis menu lokal di masing-masing tempat. Dari sisi harga tentu juga akan berbeda-beda nilainya,” ucap Hasan.
Adapun Heriyanto Irawan mengaku bahwa dirinya diajak mendiskusikan program makan bergizi gratis untuk anak-anak oleh tim sinkronisasi presiden terpilih Prabowo Subianto.
Salah satu pembahasannya adalah mengenai keinginan Prabowo mengefisienkan pagu anggaran Rp 71 triliun agar dapat digunakan secara maksimal dan menjangkau sebanyak mungkin anak-anak.
“Yang saya mau sharing itu adalah angka itu memang dibahas dengan Pak Prabowo gitu, yang dikomunikasikan ke saya. Angka Rp 71 triliun dan defisit 2,5 persen, bukan ke 3 persen ataupun ke 3,5 persen gitu, enggak begitu. Mereka sudah agree on that,” ujar Heriyanto dalam acara Market Outlook 2024, yang disiarkan lewat kanal YouTube, Selasa (16/7/2024).
Dari situ, Heriyanto melihat ada keinginan dari pihak Prabowo untuk bisa menjalankan program makan bergizi gratis secara maksimal, tanpa perlu menambahkan atau mengurangi pagu anggaran Rp 71 Triliun.
Menurut Heriyanto, opsi yang kemudian dimunculkan oleh tim sinkronisasi dalam diskusi adalah menurunkan alokasi biaya makanan per anak, dari rencana Rp 15.000 menjadi Rp 7.500.
#makan-siang-gratis-rp-7500 #anggaran-makan-siang-gratis-turun-jadi-rp-7-500 #anggaran-makan-siang-gratis #program-makan-siang-dan-susu-gratis #anggaran-makan-siang-gratis-prabowo #makan-gratis-rp-7-50