Jokowi Ingin Indonesia Kuasai 85% Pasar Nikel Dunia
Setelah sepakat dengan Presiden MBZ, Jokowi tengah mendekati dua negara lagi, supaya Indonesia menguasai 85% pasar nikel dunia. - Halaman all
(InvestorID) 19/07/24 21:45 11348546
JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuturkan tengah mendekati dua negara, selain Persatuan Emirat Arab (PEA) untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar nikel dunia. Jika rencana ini berhasil, Kepala Negara menyebut Indonesia bisa menguasai hingga 85% pasar nikel dunia.
“Kalau ini berhasil, kita harapkan bisa menguasai pasar 80-85% pasar dunia, itu yang kita harapkan,” jelas Presiden Jokowi dalam keterangannya di hadapan awak media di Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat pada Jumat, (19/7/2024).
Dia bilang, kerja sama dengan PEA mengenai nikel telah disepakati pada pertemuan dengan Presiden PEA, Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Abu Dhabi, pada Selasa-Rabu (16-17/7/2024) lalu.
Kerja sama menekankan sektor nikel, yang mencakup seluruh rantai nilai dari hulu hingga hilir. Dimulai dari dari pertambangan, produksi katode dan prekursor, pembuatan baterai kendaraan listrik, hingga kendaraan listrik itu sendiri. Selanjutnya selain PEA dan Indonesia, Presiden Jokowi menyebut akan ada dua negara lain yang saat ini tengah didekati untuk bekerja sama.
Menurut dia, kerja sama menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam menguatkan posisi Indonesia di pasar global, khususnya dalam industri yang sedang berkembang pesat seperti kendaraan listrik dan teknologi baterai.
Di saat sama, Presiden Jokowi juga menyampaikan ingin meniru kemampuan Dubai bagi Ibu Kota Nusantara (IKN) bisa menyerap investasi dan dana keuangan lainnya. Seperti yang diketahui, IKN telah memulai membangun financial center. Klaster ini yang akan meneladani sistem di Dubai International Financial Center (DIFC).
“Di situ ada sistemnya kita ingin tiru, rekrutnya seperti apa, membawa uang untuk bisa masuk ke financial center di Dubai seperti apa, DIFC,” ungkapnya.
Terkait hal tersebut, Presiden mengungkapkan bahwa telah ditandatangani sebuah nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan DIFC. “Artinya financial center yang di IKN ini nanti akan kita harapkan segera dibentuk dan segera bisa berjalan,” demikian jelas Presiden Jokowi.
Editor: Prisma Ardianto (redaksi@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #presiden-jokowi #pasar-nikel-dunia #indonesia-penguasa-nikel-dunia #kendaraan-listrik #ekosistem-kendaraan-listrik #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/business/367549/jokowi-ingin-indonesia-kuasai-85-pasar-nikel-dunia