Bukan Sekadar Jargon, Erick Thohir Sukses Angkat Kinerja BUMN

Bukan Sekadar Jargon, Erick Thohir Sukses Angkat Kinerja BUMN

Erick Thohir mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap BUMN

(Republika) 21/07/24 15:25 11564322

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berbagai jargon yang diusung Erick Thohir selama menjabat sebagai Menteri BUMN dinilai bukan sekadar kata-kata. Erick terbukti telah merealisasikan jargon itu ke dalam berbagai aksi dan program yang akhirnya sukses meningkatkan kinerja BUMN.

Analis Perfekto untuk Indonesia Azhar Umar mengatakan, jargon sering diidentikkan hanya sebagai pemanis untuk memperindah sebuah kata dan gebrakan. Bahkan, tak jarang jargon sering dipakai dalam dunia politik yang kemudian jauh dari realisasi. "Namun berbeda halnya dengan jargon yang dimanifestokan oleh Menteri BUMN Erick Thohir," kata Azhar dalam keterangannya dikutip pada Ahad (21/7/2024)

Azhar kemudian mencontohkan jargon AKHLAK yang merupakan akronim dari amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif, yang menjadi pedoma kerja insan BUMN. Dalam pengimplementasian AKHLAK, kata dia, Erick Thohir berhasil melakukan transformasi besar di tubuh BUMN.

"Ia konsisten mengimplementasikan AKHLAK dalam menggerakan BUMN agar sesuai dengan jalur yang ideal.

Ia pun tegas mengeluarkan oknum-oknum yang dinilai tidak mampu atau tidak menjalankan core value AKHLAK ini. "Penerapan AKHLAK sangat urgen, karena BUMN berjibaku dengan berbagai konflik terutama conflict of interest," kata Azhar.

Selain AKHLAK, Erick juga menggaungkan "bersih-bersih BUMN". Terkait hal ini, Azhar mengatakan Erick Thohir tidak segan-segan mengungkap kasus-kasus korupsi di perusahaan pelat merah. "Keadaan ini yang kemudian membuat BUMN semakin sehat dan jauh dari zona degradasi atau kebangkrutan," katanya.

Azhar menambahkan, Erick Thohir juga membuat sistem dan sanksi bagi para pelaku korupsi dan siapa pun yang berlaku curang dimasukkan ke dalam daftar hitam. Dia menegaskan, sistem pencegahan menjadi bagian terpenting untuk mewujudkan BUMN yang sehat karena akan berdampak secara jangka panjang dan memperkecil peluang kecurangan.

Menurut Azhar, kinerja BUMN yang semakin hari semakin baik, merupakan buah dari jargon AKHLAK, bersih-bersih BUMN, dan semboyan transformasi BUMN. Meningkatnya kinerja BUMN tecermin dari pendapatan dan laba yang meningkat, BUMN yang nyaris bangkrut terselamatkan, zona utang yang semakin menjauh dan yang paling penting kehadiran BUMN dapat dirasakan oleh masyarakat secara langsung.

"Berbagai jargon ini pun dapat direalisasikan oleh Erick Thohir, alhasil menjadikan BUMN sebagai pabrik talenta bukan pabrik wacana sehingga dapat menjadi pegangan dalam menyongsong era emas Indonesia pada tahun 2045," katanya.

Saat ini, kata dia, harus diakui bahwa Erick Thohir berhasil mengubah citra BUMN menjadi positif dan mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap BUMN yang dulu dianggap suka berhutang, sarang korupsi, dan menara gading yang tak tersentuh rakyat.

Kesuksesan Erick Thohir dalam menyelamatkan dan membawa BUMN ke arah yang tepat, membuat dirinya mendapat apresiasi dari kalangan nasional hingga internasional. "Serta menempatkan Erick Thohir menjadi calon wakil presiden yang banyak diharapkan publik," ujar Azhar.

Azhar mengatakan, hasil dari berbagai survei menunjukkan elektabilitas Erick semakin tinggi. "Bagi publik, Erick Thohir merupakan sosok baru pemimpin Indonesia yang dinilai bisa membawa harapan lebih baik dengan kinerjanya yang cepat tanpa banyak wacana," kata Azhar.

Terkait kinerja BUMN...lanjut baca >>>

Terkait kinerja BUMN, Lembaga Management Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) sebelumya mencatat, BUMN Indonesia berhasil mengungguli dua superholding BUMN negara tetangga yakni Temasek dari Singapura dan Khazanah dari Malaysia. Associate Director BUMN Research Group Lembaga Management FEB UI Toto Pranoto mengatakan, hal ini terlihat dari raihan laba bersih dan pendapatan pada periode 2019-2020, 2021-2022, dan 2023.

"(Laporan) BUMN Indonesia untuk 2023 masih proyeksi karena belum bisa mendapat angka definitif. Namun, kemampuan BUMN untuk laba bersih dan pendapatan terus pulih dan meningkat sejak 2021," ujar Toto dalam seminar bertajuk "Analisis Kinerja dan Prospek BUMN Masa Depan" di Jakarta, Selasa (11/6/2024)

Pada periode 2019-2020, Toto menjelaskan, laba bersih BUMN Indonesia sempat mengalami penurunan drastis dari Rp 8,83 miliar dolar AS menjadi 0,91 miliar dolar AS akibat pandemi. Sedangkan pendapatan BUMN meningkat dari 113,09 miliar dolar AS menjadi 132,38 miliar dolar AS.

Toto menyampaikan BUMN berhasil bangkit pada periode 2021-2022 dengan laba bersih yang melonjak dari 14,60 miliar dolar AS menjadi 20,81 miliar dolar AS. Pun dengan peningkatan pendapatan dari 160,10 miliar dolar AS menjadi 196,39 miliar dolar AS.

"Pada 2023, laba bersih BUMN mencapai 19,14 miliar dolar AS dengan pendapatan sebesar 121,31 miliar dolar AS," ucap Toto.

Sebagai pembanding, laba bersih Temasek sempat mencapai Rp 42 miliar dolar AS pada 2021, namun anjlok setahun berselang di angka 7,68 miliar dolar AS. Toto menyampaikan laba Temasek kian terjerembab minus 5,43 miliar dolar AS pada 2023 akibat unrealized gains, meski pendapatan meningkat hingga 124,46 miliar dolar AS.

Adapun laba bersih Khazanah tercatat sebesar 161 juta dolar AS pada 2021 meningkat sebesar 372 juta dolar AS pada 2022 dan naik hingga 1,35 miliar dolar AS dengan pendapatan sebesar 2,40 miliar pada 2023. Meski secara angka tidak sebesar BUMN dan Temasek, kinerja Khazanah menunjukkan tren yang meningkat.

#menteri-bumn-erick-thohir #jargon-erick-thohir #kinerja-erick-thohir #kinerja-bumn #akhlak #bersih-bersih-bumn

https://ekonomi.republika.co.id/berita/sgysog416/bukan-sekadar-jargon-erick-thohir-sukses-angkat-kinerja-bumn