INKA Hanya Mampu Remajakan 2 Rangkaian KRL, Kemenhub Tak Permasalahkan Diganti KRL Baru dari China

INKA Hanya Mampu Remajakan 2 Rangkaian KRL, Kemenhub Tak Permasalahkan Diganti KRL Baru dari China

Dengan adanya tambahan 8 rangkaian KRL baru impor ini, maka KCI akan kedatangan 11 rangkaian KRL baru dari China pada tahun depan. Halaman all

(Kompas.com) 21/07/24 19:34 11574019

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Perkeretaapian Risal Wasal tak permasalahkan PT KAI Commuter (KCI) menambah impor 8 rangkaian (trainset/TS) pada 2025.

Sebab, KCI membutuhkan armada tambahan sesegera mungkin untuk memenuhi kebutuhan armada. Mengingat PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA hanya mampu meremajakan (retrofit) 2 rangkaian di tahun depan dari yang sebelumnya disepakati sebanyak 19 rangkaian.

"Enggak (masalah), kita yang penting masyarakatnya terlayani dan semua kereta yang masuk ke Indonesia teruji dan tersertifikasi hingga dinyatakan laik karena berkaitan dengan keselamatan," ujar Risal saat ditemui di kawasan Kota Tua, Jakarta, Minggu (21/7/2024).

Dengan adanya tambahan 8 rangkaian KRL baru impor ini, maka KCI akan kedatangan 11 rangkaian KRL baru dari China pada tahun depan.

Selain itu, pada 2025 KCI juga akan kedatangan 12 rangkaian KRL baru dari INKA dari total yang dipesan sebanyak 16 rangkaian. Dua rangkaian KRL yang diremajakan INKA juga akan selesai pada tahun depan.

"Tahun depan akan ada kereta baru ke Indonesia untuk memenuhi kebutuhan KRL. Segera kebutuhan KRL Jabodetabek terpenuhi sehingga yang sekarang kekurangan bisa segera teratasi," ucapnya.

Dia menegaskan, kebutuhan KRL Jabodetabek harus segera terpenuhi meskipun harus impor dari China karena INKA tidak mampu memenuhi pesanan KCI.

Mengingat pada tahun ini KCI hanya memiliki 89 rangkaian KRL yang dioperasikan dari seharusnya 101 rangkaian.

"Kami kasih arahannya ke KCI, bagaimana KCI bisa memenuhi kebutuhan kereta api untuk masyarakat melayani masyarakat Jabodetabek. Ketika ternyata ada keterbatasan, mereka berupaya untuk mengadakan yang terbaru dari pihak lain," jelasnya.

Kendati demikian, dia memastikan 17 rangkaian yang seharusnya diremajakan INKA tahun depan akan tetap dikerjakan INKA sesuai dengan kontrak kerjasama antara kedua perusahaan tersebut.

Namun dia tidak dapat memastikan kapan tepatnya retrofit 17 rangkaian ini akan diselesaikan INKA. "Pokoknya on the way," tutur Risal.


Sebagai informasi, KCI telah menandatangani kontrak impor 3 KRL baru dari China Railway Construction Corporation (CRRC) senilai Rp 783 miliar pada 31 Januari 2024.

Lalu dengan tambahan 8 rangkaian KRL ini, maka KCI akan mengimpor kembali dari CRRC Shifang. Diketahui nilainya mencapai Rp 2,20 triliun.

Corporate Secretary PT KAI Commuter (KCI) Anne Purba menjelaskan, pihaknya kembali memilih impor KRL baru ke CRRC karena sebelumnya telah dilakukan kontrak impor 3 KRL baru sehingga tidak perlu lagi dilakukan pengkajian desain KRL.

"Desain keretanya itu kan kita desain satu tahun ini, kalau misalkan kita ambil manufaktur yang beda lagi, maka kita harus mendesain lagi. Bahkan ini kan ada cost yang memang bisa dikecilkan ketika kita dari CRRC," jelas Anne saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (1/7/2024).

#jakarta #inka #kai-commuter

https://money.kompas.com/read/2024/07/21/193442826/inka-hanya-mampu-remajakan-2-rangkaian-krl-kemenhub-tak-permasalahkan-diganti