[POPULER NASIONAL] 2 Kasus Korupsi yang Seret Hasto | Jokowi Ucapkan Duka atas Meninggalnya Pemimpin Vietnam

[POPULER NASIONAL] 2 Kasus Korupsi yang Seret Hasto | Jokowi Ucapkan Duka atas Meninggalnya Pemimpin Vietnam

Pemberotaan dua kasus Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto hingga ucapan duka Presiden Joko Widodo terhadap pemimpin Vietnam menjadi artikel populer. Halaman all

(Kompas.com) 22/07/24 07:55 11637511

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemberitaan dua kasus korupsi yang menyeret Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjadi artikel populer di Kompas.com, Minggu (21/7/2024).

Artikel populer selanjutnya terkait Presiden Joko Widodo menyampaikan duka cita atas meninggalnya Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong.

Pemberitaan populer lainnya mengenai berderet sanksi yang dialamatkan kepada aktivis Nahdlatul Ulama (NU) yang bertemu Presiden Israel Isaac Herzog.

Berikut ulasan selengkapnya:

1. Dua Kasus Korupsi yang Seret Hasto Kristiyanto: Harun Masiku dan Proyek Jalur Kereta di DJKA

Nama Sekjen PDI-P Hasto Krsitiyanto terseret dalam dua kasus dugaan korupsi yang tengah diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pada 10 Juni lalu, Hasto dipanggil KPK sebagai saksi dugaan suap eks kader PDI-P Harun Masiku ke anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan yang sampai saat ini masih buron.

Beberapa bulan terakhir, KPK memang kian gencar mencari keberadaan Harun. Hal itu ditunjukkan dengan memanggil sejumlah saksi yang diduga mengetahui persembunyian Harun.

Setelah mengantongi beberapa informasi, penyidik pun memanggil Hasto. Namun, pemeriksaannya saat itu belum masuk pokok perkara karena Hasto ribut dengan penyidik.

Hasto tidak terima staf yang menemaninya ke KPK digeledah. Tiga buah handphone, kartu ATM, dan buku catatan pun disita penyidik.

"(Kusnadi dipanggil) katanya untuk bertemu dengan saya, tapi kemudian tasnya dan handphone-nya atas nama saya, itu disita," kata Hasto seusai pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (10/6/2024) lalu.

Baca selengkapnya: Dua Kasus Korupsi yang Seret Hasto Kristiyanto: Harun Masiku dan Proyek Jalur Kereta di DJKA

2. Jokowi Ucapkan Duka atas Meninggalnya Pemimpin Tertinggi Vietnam Nguyen Phu Trong

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) turut menyampaikan duka cita atas meninggalnya Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong.

Saya merasakan duka yang mendalam atas wafatnya Yang Mulia Nguyen Phu Trong, Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam,” tulis Presiden Jokowi dalam unggahan di akun X resminya, @jokowi, pada Minggu (21/7/2024).

Jokowi mengatakan, kontribusi Phu Trong dalam membentuk kemitraan strategis antara Vietnam dan Indonesia akan dikenang oleh generasi mendatang.

“Atas nama masyarakat Indonesia, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat Vietnam pada masa berduka ini,” tulis Jokowi.

Baca selengkapnya: Jokowi Ucapkan Duka atas Meninggalnya Pemimpin Tertinggi Vietnam Nguyen Phu Trong

3. Sanksi demi Sanksi Dialamatkan ke Aktivis NU yang Bertemu Presiden Israel

Sanksi demi sanksi dialamatkan kepada dosen Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Zainul Maarif setelah ia bertemu Presiden Israel Isaac Herzog bersama 4 orang tokoh muda Nahdliyin lain baru-baru ini.

Terbaru, ia dinyatakan terbukti melanggar etik oleh Mahkamah Etik Pegawai Unusia pada 17 Juli 2024. Zainul menerima putusan tersebut dan langsung mengundurkan diri.

"Pernyataan mundur ini disampaikan secara tertulis oleh yang bersangkutan pada tanggal 19 Juli 2024," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat Unusia Dwi Putri dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/7/2024).

Dwi menyampaikan, dari sidang Mahkamah Etik Unusia, dapat disimpulkan aktivitas Zainul Maarif ke Israel merupakan undangan pribadi.

Para Pemimpin Barat Serukan kepada Israel untuk Lindungi Warga Sipil Artikel Kompas.id Undangan itu tak terkait dengan Unusia tetapi Zainul Maarif menggunakan atribut Unusia tanpa meminta dan mendapat persetujuan pimpinan Unusia.

"Kedua, tindakan dan perbuatan yang bersangkutan ke Israel tidak mewakili sikap Unusia dan justru bertolak-belakang," ucap Dwi.

Baca selengkapnya: Sanksi demi Sanksi Dialamatkan ke Aktivis NU yang Bertemu Presiden Israel

#staf-hasto-kristiyanto #pihak-hasto-gugat-kpk-ke-pn-jaksel #kpk-panggil-hasto #hasto-jadi-target-kpk

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/22/07553031/populer-nasional-2-kasus-korupsi-yang-seret-hasto-jokowi-ucapkan-duka-atas