Berusaha Pulihkan Operasi, Delta Air Lines Telah Batalkan Sekitar 5.000 Penerbangan

Berusaha Pulihkan Operasi, Delta Air Lines Telah Batalkan Sekitar 5.000 Penerbangan

Ini terjadi berkat gangguan sistem Microsoft.

(Kontan) 22/07/24 12:38 11660946

Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.Maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS), Delta Airlines masih terus berusaha memulihkan operasinya setelah melakukan pembatalan hampir mencapai 1.500 penerbangan. Insiden ini membuat calon penumpangnya terlantar bahkan ada yang harus menunggu berhari-hari untuk mendapatkan penerbangan baru.

Dilansir dari Reuters, data FlightAware menyebutkan maskapai penerbangan yang berbasis di Atlantaini telah membatalkansepertiga dari jadwalnya dan menunda 1.700 penerbangan.Total penerbangan yang dibatalkan sejak Jumat kini mencapai lebih dari 5.000.

Apa yang menimpa Delta Airlines ini adalah imbas dari pembaruan perangkatlunak oleh perusahaan keamanan siber global CrowdStrikeyangmemicu masalah sistem bagi pelanggan Microsoft, termasukdiantaranyamaskapai penerbangan.

Walaupunsebagian besar maskapai penerbangan Amerika telah pulih, Delta masih kesulitan untuk kembali normal. United Airlines membatalkan 9% - atau 266 - penerbangan hari Minggu, terbanyak kedua di antara maskapai penerbangan.

“Khususnya salah satu alat kami yang terkait dengan pelacakan kru terpengaruh dan tidak dapat secara efektif memproses sejumlah perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dipicu oleh penutupan sistem,” kataCEO Delta, EdBastian kepada pelanggan melalui email.

Sementara ituMenteri Transportasi Pete Buttigieg mengingatkanagar maskapai bertanggung jawab terhadap pelanggan.

“Saya akan memastikan bahwa departemen kami mendukung penumpang Delta dengan menerapkan semua perlindungan penumpang yang berlaku,” kata Buttigieg.



#pembatalan-penerbangan #delta-air-lines #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #bisnis #n-a

https://internasional.kontan.co.id/news/berusaha-pulihkan-operasi-delta-air-lines-telah-batalkan-sekitar-5000-penerbangan