Kasus Polio Masih Terjadi, Jokowi Minta Vaksinasi Digencarkan

Kasus Polio Masih Terjadi, Jokowi Minta Vaksinasi Digencarkan

Jokowi meminta vaksinasi polio digencarkan karena penyebaran wabah polio masih terjadi di seluruh dunia Halaman all

(Kompas.com) 23/07/24 11:57 11783633

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) di seluruh wilayah menggencarkan vaksinasi polio kepada anak-anak, terutama di daerah-daerah dengan capaian yang masih rendah.

Hal ini diungkapkan Jokowi usai meninjau Pekan Imunisasi Nasional (PIN) di Posyandu Rajawali 3, Kecamatan Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (23/7/2024).

"Kita ingin mendahului untuk daerah-daerah yang vaksin polionya masih rendah. kemenkes, Dinkes dikerahkan semuanya agar semuanya sudah mendapatkan vaksin polio anak-anak kita sehingga tidak terjadi lumpuh layu," kata Jokowi dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa.

Kepala Negara menuturkan, semua pihak harus mawas diri terhadap penyakit lumpuh layu atau polio karena wabahnya masih terus menyebar di seluruh dunia.

"Ya kita harus mawas diri bahwa saat ini di seluruh dunia outbreak polio itu terjadi lagi. TBC juga naik," ucap Jokowi.

Untuk diketahui, Kementerian Kesehatan kembali menggelar Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahap kedua. PIN Polio ini akan dilaksanakan pada minggu ketiga Juli 2024.

PIN Polio tahap pertama sebelumnya dilaksanakan di lima provinsi, yaitu Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Sedangkan, PIN Polio tahap kedua dilaksanakan di 27 provinsi, yaitu Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, dan DI Yogyakarta kecuali di Kabupaten Sleman.

Lalu, Banten, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku, dan Maluku Utara.

Imunisasi pada PIN Polio diberikan untuk mencegah virus polio yang dapat mengakibatkan kelumpuhan permanen, terutama pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi polio lengkap.

Sasaran PIN Polio adalah anak usia 0 hingga 7 tahun tanpa memandang status imunisasi sebelumnya. Vaksin yang akan diberikan adalah vaksin imunisasi tetes dan suntik.

Kemenkes sendiri masih menerima laporan terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) akibat virus Polio di sejumlah wilayah di Indonesia. Sebanyak 32 Provinsi dan 399 kabupaten/kota di Indonesia masuk dalam kategori risiko tinggi polio.

Sejak 2022 hingga 2024, telah dilaporkan sebanyak total 12 kasus kelumpuhan, dengan 11 kasus yang disebabkan oleh virus polio tipe 2 dan satu kasus diakibatkan oleh virus polio tipe 1.

Kasus-kasus ini tersebar di 8 provinsi di Indonesia, yaitu Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Banten.

#joko-widodo #jokowi #polio #vaksinasi-polio #pekan-imunisasi-nasional

https://nasional.kompas.com/read/2024/07/23/11571261/kasus-polio-masih-terjadi-jokowi-minta-vaksinasi-digencarkan