Lahan Terminal Tanjung Priok Terbatas, Penumpang Jaklingko Tak Punya Tempat Tunggu yang Layak
Lahan yang terbatas menjadi penyebab belum adanya area tunggu yang layak untuk para penumpang Jaklingko di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara. Halaman all
(Kompas.com) 23/07/24 13:02 11789240
JAKARTA, KOMPAS.com - Lahan yang terbatas menjadi penyebab belum adanya area tunggu yang layak untuk para penumpang Jaklingko di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara.
"Jadi, memang terminalnya kecil, sehingga dengan prasarana sedemikian rupa semuanya bisa terlayani, gitu," ucap Kepala Terminal Tanjung Priok Muzofar Surya Alam saat diwawancarai Kompas.com, Selasa (23/7/2024).
Apabila dibuatkan tempat tunggu permanen, kata Muzofar, Terminal Tanjung Priok akan semakin sempit.
Pasalnya, Jaklingko selalu bertambah trayeknya di Terminal Tanjung Priok.
Di sisi lain, pengelola Terminal Tanjung Priok juga tidak bisa membangun tambahan fasilitas begitu saja.
Semua pembangunan yang ingin dilakukan harus ada prosedur dan pengajuannya terlebih dahulu.
"Di sini kita enggak bisa bangun semerta merta begitu saja, karena pengajuannya langsung ke dinas dan nanti diteruskannya ke perusahaan Jaklingko," terang Muzofar.
Nantinya, pengajuan itu harus disetujui terlebih dahulu oleh pihak Jaklingko. Baru pengelola bisa melakukan pembangunan fasilitas tempat menunggu yang layak.
Sebelumnya diberitakan, antrean penumpang Jaklingko mengular panjang setiap malam di Terminal Tanjung Priok.
Antrean itu akan semakin panjang jika arus lalu lintas di Jakarta Utara sedang mengalami kemacetan yang tak biasa.
Alhasil, banyak penumpang yang harus rela berdiri berjam-jam untuk menunggu Jaklingko.
Mirisnya, tak ada tempat menununggu yang layak untuk para penumpang sehingga mereka rela mengantre sambil berhujan-hujanan atau kepanasan.
Di sisi lain, area tempat menunggu Jaklingko sangat minim dengan penerangan yang membuat para penumpang menjadi lebih was-was.