Beda Nasib Makan Siang Gratis Indonesia dengan China, Xi Jinping Siapkan Rp328 Triliun
Prabowo belum lama ini berkunjung ke China bertemu Presiden Xi Jinping hingga meninjau langsung pelaksanaan makan siang gratis di salah satu sekolah di Beijing.... | Halaman Lengkap
(SINDOnews Ekbis) 23/07/24 15:45 11810293
JAKARTA - Presiden terpilih Prabowo Subianto belum lama ini berkunjung ke China bertemu Presiden China Xi Jinping hingga meninjau langsung pelaksanaan makan siang gratis di Sekolah Menangah Pertama (SMP) II Beijing, di Distrik Dongcheng, Beijing. Program makan siang gratis di China telah berjalan sejak 2011 lalu.Prabowo sempat berbincang dan bercanda dengan beberapa siswa yang sedang makan siang di kantin sekolah. "Sehat sekali," komentar Prabowo saat melihat menu yang disajikan, mulai dari protein hewani, sayuran, hingga makanan ringan. Prabowo menjadikan China sebagai kiblat makan siang gratis.
Sementara, di Indonesia anggaran makan siang gratis atau makan bergizi gratis telah ditetapkan dalam rancangan APBN 2025 sebesar Rp71 triliun. Meski demikian, tanda tanya masih menggantung seputar sumber dana dan detail pelaksanaannya.
Tidak mengherankan, mengingat pemerintahan Jokowi dan tim Prabowo tiba-tiba mengumumkan bahwa mereka telah sepakat mengalokasikan anggaran tersebut. Padahal, detil skema pelaksanaan program tersebut sampai sekarang masih belum matang. Isu terkait pemotongan anggaran makan siang gratis Rp15 ribu menjadi Rp7.500 per porsi atau separuhnya pun mencuat.
Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mengingatkan bahwa setiap pilihan kebijakan ekonomi memiliki implikasi negatif yang perlu diantisipasi. Dia mengindikasikan adanya pelebaran defisit anggaran 2025 menjadi 2,45-2,8 persen atau naik dari defisit 2024 yang diperkirakan mencapai 2,29 persen terhadap perekonomian atau produk domestik bruto (PDB).
(nng)