Tak Lagi Ricuh, Pengosongan Rumah Dinas di Komplek Bea Cukai Tomang Berjalan Damai

Tak Lagi Ricuh, Pengosongan Rumah Dinas di Komplek Bea Cukai Tomang Berjalan Damai

Pengamatan Kompas.com di lokasi, puluhan petugas Bea Cukai terlihat membantu warga untuk mengemasi barang-barang dari dalam rumahnya. Halaman all

(Kompas.com) 24/07/24 12:48 11922268

JAKARTA, KOMPAS.com - Eksekusi pengosongan rumah di kompleks Bea Cukai, Tomang, Jakarta Barat, berjalan dengan damai, Rabu (24/7/2024).

Pengamatan Kompas.com pada pukul 10.50 WIB di lokasi, puluhan petugas Bea Cukai terlihat membantu warga untuk mengemasi barang-barang dari dalam rumahnya.

Terlihat sejumlah warga mengambil beberapa barang dari dalam rumah, kemudian barang itu dikemas menggunakan kardus berwarna coklat.

Dibantu oleh petugas Bea Cukai, warga menaikkan barang-barangnya ke truk dan akhirnya meninggalkan lokasi.

Para pemilik rumah dan pengacara berkumpul di satu lokasi rumah. Mereka terlihat duduk bersama tim dari petugas Bea Cukai.

Humas Bea Cukai Adhitya Riandhika mengatakan, saat ini sedang dilakukan proses mediasi.

"Kebetulan dari lawyer kami dan pemilik rumah sedang negosiasi," ucap Adhitya saat diwawancarai di lokasi, Rabu.

Adhitya mengatakan, petugas mengosongkan dua rumah pada hari ini.

"Ada dua rumah, nomor A19 dan A2," jelas dia.

Beberapa warga sudah meninggalkan rumah, Bea Cukai juga menyediakan truk untuk memindahkan barang-barang warga yang terdampak.

"Dengan saran dari Komnas HAM, kami sediakan rumah pengganti, bantu perpindahan barang, kami sudah lakukan," kata Adhitya.

"Kami sudah lakukan ini lama, bukan asal datang terus mengusir mereka paksa. Kami sudah lakukan secara humanis," tambah dia.

Salah satu pemilik rumah bernama Kresna hadir untuk menjembatani warga dan Bea Cukai.

"Ya walaupun rumah saya sudah dikosongkan kemarin ya, saya tetap hadir," kata dia.

Berbeda dengan minggu lalu, Kresna mengakui tidak ada kerusuhan saat penertiban ini.

"Tidak serusuh minggu lalu. Kami bawa tim lawyer untuk mediasi. Sampai sekarang masih berlangsung," tutur dia.

Diberitakan sebelumnya, petugas Bea Cukai mengosongkan sejumlah rumah di Kompleks Bea Cukai di Tomang, Jakarta Barat, Selasa (16/7/2024).

Namun, aksi tersebut sempat menuai kericuhan.

Pagar pintu masuk kompleks juga sudah rusak akibat kericuhan saat eksekusi beberapa hari lalu.

Namun, pagar itu masih terpasang di pintu masuk kompleks.

Tidak ada lampu yang menyala pada rumah yang sudah disegel itu.

Namun, terdapat beberapa rumah yang masih diisi oleh penghuninya. Salah satunya, rumah dari warga bernama Alfan (43).

Ia membenarkan penertiban itu berujung bentrok antara petugas Bea Cukai dan penghuni kompleks. Kerusuhan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.

"Ada ratusan petugas kira-kira yang datang, mereka bawa linggis, pentungan, dan alat lain," ucap Alfan saat diwawancarai.

#kompleks-bea-cukai #eksekusi-kompleks-bea-cukai #eksekusi-kompleks-bea-cukai-rusuh

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/07/24/12482041/tak-lagi-ricuh-pengosongan-rumah-dinas-di-komplek-bea-cukai-tomang